"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Kamis, 10 Oktober 2013

AL-MUNTAQIMU

AL-MUNTAQIMU (الْمُنْتَقِمُ) artinya Yang Maha Menuntut Bela, Yang Maha Penyiksa kepada orang-orang yang berhak untuk memperoleh siksa-Nya.
Orang-orang yang mendapat siksaan Allah, ialah yang pendurhaka-pendurhaka yang kufur kepada-Nya, sebaliknya Allah tidak akan menganiaya hamba-Nya, yakni menyiksa orang-oang yang tak bersalah.
Karena demikian orang Mu’min tidak merasa takut dan gentar melihat neraka Allah, karena mereka tidak bersalah (berdosa).
Firman الله سبحانه وتعالى dalam Al-Qur’an surat As-Sajdah ayat 22 yang artinya :
“Siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan, tetapi ia berpaling, mungkir daripada-Nya. Sesungguhnya Kami menyiksa orang-orang yang bersalah.”

Firman الله سبحانه وتعالى dalam Al-Qur’an surat Az-Zumar ayat 37 yang artinya :
“Siapa yang ditunjuki Allah, maka tiadalah seorang juga dapat menyesatkannya. Tiadakah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai siksaan?”
--------------------------------
URAIAN ASMA'UL HUSNA, H. Hadiyah Salim, PT. Alma'arif, Cetakan Pertama 1983, halaman 86-87.
DO’A ASMAULLAH AL HUSNA DAN URAIAN MAKNANYA, Staf Redaksi C.V. Peladjar, C.V. Peladjar Bandung, halaman 46-47.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar