"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Minggu, 30 Juni 2019

Tidak Akan Terhalang Doa

Berhati-hatilah dari orang yang terzhalimi, yang terkalahkan padahal ia berada di pihak yang benar. Ketahuilah, sesungguhnya tidak ada penghalang bagi doanya untuk terkabulkan.

Wahai orang yang terzhalimi, jangan engkau takut dengan kuatnya kezhaliman dan bersatunya mereka dalam melakukan kezhaliman, sesungguhnya tidaklah mungkin Tuhanmu menjanjikanmu dengan pengabulan doa kemudian ia menelantarkanmu.

Prof. Dr. Afnan Tilmisani, Dosen Fiqh di fakultas Syariah, Universitas Ummul Quro, Saudi Arabia. (Twitter : @AfnanTilmisani) - Twit Ulama   

Sabtu, 29 Juni 2019

Terdapat Tahapan Dalam Berdo'a

Yang pertama, doa untuk diri sendiri, kemudian untuk orang tua, lalu untuk saudara seiman secara khusus, lalu untuk orang-orang beriman secara umum. Do’a Nabi Nuh عليه السلام, “Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan”. (QS. Nuh : 28).

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama    

Jumat, 28 Juni 2019

Tidak Berlebihan Untuk Urusan Dunia

Dunia dan akhirat dua hal yang saling berkebalikan. Jika engkau ridho pada salah satunya maka engkau akan kehilangan yang lainnya. Maka nikmatilah sekedarnya bagian yang akan punah (dunia) dan bersemangatlah untuk abadi yang kekal (akhirat).

Allah Ta’ala berfirman,

(وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّـهُ إِلَيْكَ)

“Dan janganlah kalian lupa bagianmu dari kehidupan dunia, berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu”. (QS. al-Qashash : 77).

Syaikh Prof. Dr. Sa'ud Al-Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama  

Kamis, 27 Juni 2019

Luasnya Rahmat Allah

Rahmat Allah lebih luas dari semua dosa (yang dilakukan seorang hamba -pent). Orang yang diharamkan (dari rahmat Allah) adalah dia yang berharap rahmat tersebut sementara ia malah menghampiri sebab-sebab datangnya azab. 

وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ۚفَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ

“dan rahmat-Ku luas meliputi segala sesuatu,maka aku akan memberikan nya bagi mereka yang bertaqwa” (QS. al-A’raf : 156).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama  

Rabu, 26 Juni 2019

Untuk Hamba Yang Dipilih

Allah berfirman:

وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَىٰ دَارِ السَّلَامِ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam). (QS. Yunus : 25)

Renungilah ayat ini, Allah menjadikan ajakan menuju surga-Nya dalam konteks umum. Adapun hidayah untuk menggapai surga, hanya Allah berikan untuk hamba-hamba-Nya yang terpilih. Allah memberi taufik kepada orang-orang yang Dia kehendaki.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama  

Selasa, 25 Juni 2019

Lebih Buruk Kemunafikan Sekarang

Seorang yang paling paham dengan gerakan kemunafikan, yaitu sahabat Hudzaifah bin Al-Yaman berkata : “Orang-orang munafik di zaman kalian lebih buruk daripada orang-orang munafik di masa Rasul. Karena orang munafik di masa Rasul menyembunyikan kemunafikannya, sementara orang munafik sekarang menampakkan kemunafikannya.”

Dr. Abdul ‘Aziz alu Abdul Latif, dosen Jurusan Aqidah Universitas Al-Imam, anggota lembaga editorial dan pusat penelitian dan studi Majalah al-Bayan. (Twitter : @dralabdullatif) - Twit Ulama  

Senin, 24 Juni 2019

Yang Tersisa, Yang Diamalkan

Hari-hari berlalu, dan tahun-tahun berakhir.. Yang tersisa darinya untuk Anda adalah apa yang Anda amalkan di dalamnya, yang baik maupun yang buruknya.

Allah berfirman: “Siapa yang beramal kebaikan walaupun sebesar dzarrah ia akan melihatnya kelak. Dan siapa yang beramal kejelekan walaupun sebesar dzarrah, ia akan menjumpainya kelak” (QS. al-Zalzalah : 7,8).

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama  

Minggu, 23 Juni 2019

Sebaik-baik Manusia

Rasulullah ﷺ bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari).

Dalam riwayat lain, “Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya”

Syaikh Hamd bin Abdurrahman al-Kus. (Twitter : @dralabdullatif) - Twit Ulama   

Sabtu, 22 Juni 2019

Doa Ketika Tertimpa Musibah

Nabi ﷺ bersabda, “Tidaklah seorang hamba tertimpa musibah, kemudian dia berdoa: Innaa lillahi wa innaa ilaihi rajiun, Allahumma jurnii fii mushibatii wakhluflii khairan minhaa (Sesungguhnya kita dari Allah dan kan kembali kepada-Nya. Ya Allah berilah ganjaran atas musibah yang menimpaku dan gantikan yang lebih baik untukku), kecuali Allah pasti kan memberinya ganjaran dan akan menggantikan dengan yang lebih baik.

Syaikh Prof. Dr. Saud al-Funaisan, Guru Besar Syariah Universitas Imam Muhammad bin Saud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama   

Jumat, 21 Juni 2019

Perkataan Yang Lembut

Amru bin Ma'di berkata: Perkataan yang lembut akan melembutkan hati yang lebih keras dari batu, sebaliknya perkataan yang kasar akan mengeraskan hati yang lebih lembut dari sutera.

وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

“Jika engkau keras dan berhati kasar maka mereka akan berpaling darimu” (QS. Ali Imran : 159).

Syaikh Prof.Dr. Sa'ud Al-Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama  

Kamis, 20 Juni 2019

Pahala Semisal

بإعانة الصائمين والقائمين والذاكرين، يستوجب من أعانهم مثل أجرهم، كما أن من جهَّز غازياً فقد غزا

الإمام ابن رجب رحمه الله
Menolong orang yang puasa akan mendapat pahala seperti yang puasa, seperti orang yang membantu jihad, dapat pahala jihad - Ibnu Rajab رحمه الله.

Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al-Muhanna, anggota Institut Ilmu Kehakiman Saudi Arabia (bagian dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud), dan salah seorang da’i di Kementerian Urusan Islam, KSA. (Twitter : @almohannam) - Twit Ulama      

Rabu, 19 Juni 2019

Jika



قال الحسن البصري
.
اذا زللت فارجع
وإذا ندمت فأقلع
وإذاجهلت فإسأل
وإذاغضبت فأمسك
.
واعلم أن أفضل الأعمال ما أكرهت النفوس عليها
.
العقد الفريد

Hasan al-Bashri رحمه الله berkata ;

Jika keliru, kembalilah
Jika menyesal, tinggalkanlah
Jika tak tahu, bertanyalah
Jika marah, tahanlah

Kita tahu bahwa amalan terbaik adalah apa yang dibenci oleh jiwa. 

Al-'Iqd Al-Farid

Dr. Bassam asy-Syaththi, Dosen pengajar ‘aqidah dan dakwah di Universitas Kuwait. (Twitter : @BassamAlshatti) - Twit Ulama     

Selasa, 18 Juni 2019

Yang Lembut Dan Yang Kasar

Amru bin Ma'di berkata: Perkataan yang lembut akan melembutkan hati yang lebih keras dari batu, sebaliknya perkataan yang kasar akan mengeraskan hati yang lebih lembut dari sutera. 

وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

“Jika engkau keras dan berhati kasar maka mereka akan berpaling darimu” (QS. Ali Imran : 159).

Syaikh Prof.Dr. Sa'ud Al-Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama   

Senin, 17 Juni 2019

Jangan Menjadi Penentang

Rela mati demi membela orang-orang yang berkhianat kepada agama dan negeri mereka bukanlah perbuatan yang terpuji secara syariat. Jangan sampai engkau membela mereka kemudian engkau malah jatuh dalam kondisi yang sulit karena mereka. “Dan janganlah engkau menjadi penentang (orang yang tidak bersalah) karena (membela) orang yang berkhianat” (QS. An-Nisaa : 105).

Dr. Abdullah As-Sulmi, pengajar fiqh di Perguruan Tinggi Kehakiman, Riyadh, pakar dalam fiqh jual beli kontemporer, salah seorang murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @DrAbdullahsulmi) - Twit Ulama  

Minggu, 16 Juni 2019

Nikmatnya Kelapangan Dengan Ketauhidan

Ibnul Qoyyim رحمه الله berkata, “Sebab terbesar untuk mendapatkan kelapangan hati adalah tauhid. Sesuai dengan kesempurnaan dan kekuatan tauhid, sebesar itu pula kelapangan dada pemiliknya. “Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya” (QS. az-Zumar : 22).

Dr. Hisyam al-Husani, anggota dewan pendidikan di Uni Emirat Arab, S3 dalam bidang fikih muamalah, S2 dalam bidang akidah. (Twitter : @HeshamAlhosani) - Twit Ulama   

Sabtu, 15 Juni 2019

Dzikir Yang Agung

Dzikir yang paling agung adalah yang membuat dada penuh dengan rasa takut pada Allah, penyerahan diri, kemuliaan dan kembali kepada-Nya.

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّـهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka. (QS. Ali Imran : 135).

Dr. Abdullah as-Sakaakir Dosen Pengajar di Universitas Ibnu Su'ud cabang Qashim. (Twitter : @faal26) - Twit Ulama   

Jumat, 14 Juni 2019

Seburuk - buruk Manusia

Seburuk-buruk manusia adalah suatu kaum yang menikmati karunia Allah kemudian kafir dengannya dan berpaling dari jalan-Nya. Allah Ta'ala berfirman : 

إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِندَ اللَّـهِ الَّذِينَ كَفَرُوا فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman. (QS. al-Anfal : 55).

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama  

Kamis, 13 Juni 2019

Yang Menentramkan Hati

Ibnu Mas’ud رَضِيَ اللََّهُ عَنْه berkata, “Tidak ada ayat Qur'an yang lebih menentramkan dan memberikan ketenangan dibandingkan sebuah ayat pada surat Az-Zumar : “Katakanlah, ‘wahai hamba-Ku yang telah melampaui batas pada diri mereka, janganlah kalian putus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah menghapus dosa semuanya, Sesungguhnya Dia Maha Pengampun dan Maha Penyayang” (QS. Az-Zumar : 53).

Fadhail al-Qur'an, karya al-Qasim bin Salaam Bab Keutamaan Ayat-Ayat Al-Qur'an, Juz 1 Halaman 499.

Syaikh Salim Al-Thawil, salah seorang murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsamin رحمه الله. (Twitter : @saltaweel) - Twit Ulama  

Rabu, 12 Juni 2019

Kesia - Siaan Beramal Dengan Qur'an

Diantara kesia-siaan dalam beramal dengan Al-Qur'an, ialah sebagian orang membacanya dengan (tajwid yang) kacau. Mereka menyangka bacaan mereka sulit, berteknik tinggi, dan cerdas. Kitabullah jauh di atas amal yang rendah ini. Dan cara ini tidak akan membuat seseorang menjadi mutqin (terjaga hafalannya, tidak salah-salah -pent).

Dr. Ahmad bin ‘Ali As-Sudais, ketua jurusan Qira’at Universitas Islam Madinah Munawwarah. (Twitter : @dr_AhmadAlsdies) - Twit Ulama  

Selasa, 11 Juni 2019

Sebab Datangnya Kemuliaan

Shalat malam (qiyamul lail) adalah sebab datangnya kemuliaan, sebagaimana dalam hadits, “Kemuliaan seorang mu'min adalah dengan shalat malamnya” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi, dihasankan oleh Al Hafizh Al Mundziri dan Al Albani -pent). Apalagi dengan menjaga shalat-shalat wajib? (Tentu kemuliaannya lebih besar -pent)

Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad As-Sadhan, salah seorang murid Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Doktor dalam ilmu Ushuluddin Universitas Al Imam. (Twitter : @Dr_Alsadhan) - Twit Ulama   

Senin, 10 Juni 2019

Wahai Pemuda !

Wahai pemuda Islam! Bersungguh-sungguhlah dalam menghafal al-Qur'an! Janganlah kalian menjadi lemah dan malas. Kalian adalah tulang punggung masa depan dan generasi yang dinanti. Di saat manusia berlomba untuk dunia dan orang-orang yang berilmu berguguran dan orang-orang bodoh tidak mau belajar, kalau bukan kalian yang berada di atas kebenaran, siapa lagi..?!

Dr. Shalah Budair, imam dan khatib Masjid Nabawi Asy-Syarif dan Hakim di mahkamah agung Madinah Nabawiyah (Twitter : @slah1971) - Twit Ulama  

Minggu, 09 Juni 2019

Yang Tidak Dibolehkan

Membiarkan para siswa dan siswi untuk berbuat curang, khianat/tidak amanah, termasuk bentuk tolong menolong yang tidak dibolehkan. Dan hal tersebut merupakan perbuatan yang diharamkan. Karena termasuk tolong menolong dalam kejelekan dan kedholiman.

"Dan janganlah saling tolong menolong dalam kemaksiatan dan kedholiman." (QS. Al-Maidah : 20).

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia, salah satu murid senior sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin . (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama   

Sabtu, 08 Juni 2019

Menjadi Orang Yang Faqih

Seseorang tidak disebut faqih hingga mampu menimbang antara maslahat (kebaikan) dan mafsadat (kerusakan), mengetahui yang terbaik diantara dua kebaikan, yang terburuk diantara dua keburukan. Sesungguhnya syariat itu bertujuan untuk memperoleh maslahat dan melengkapinya, dan menghilangkan mafsadat serta menguranginya.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama   

Jumat, 07 Juni 2019

Seruan Untuk Berbuat Baik

Allah berfirman (yang artinya), “Dan tidaklah Rabb-mu menghancurkan suatu kota dengan zhalim selama penduduknya memerintahkan berbuat baik (mushlihun)” (QS. Hud: 117).

Apakah kita termasuk mushlihun? “Wahai Rabb kami kami telah menzhalimi diri-diri kami, jika Engkau tidak mengampuni dan merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang zhalim” (QS. Al-A’raaf: 23).

Fahad Al-Kundari, imam masjid besar negara Kuwait, dan insya Allah recital Al-Qur’an beliau telah masyhur- (Twitter : @fahadalkandri) - Twit Ulama  

Kamis, 06 Juni 2019

Dalam Barisan Yang Teratur

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur” (QS. As-Shaff : 4).

Mereka berperang dijalan-Nya, tetapi Dia mencintai mereka ketika mereka bersatu dalam barisan yang teratur.

Dr. Abdullah bin Balqasim lulusan S3 Universitas Darman, Sudan. (Twitter : @dr_Balgasem) - Twit Ulama  

Rabu, 05 Juni 2019

Di Hari Raya

Menampakkan kesenangan pada hari raya Idul Fitri, dan bergembira di hari itu adalah termasuk mengagungkan syiar-syiar Allah.

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama   

Selasa, 04 Juni 2019

Pelaksanaan Sholat

Sholat ‘Ied tidak dilakukan kecuali di lapangan atau di masjid-masjid. Maka tak ada sholat Ied yang dilakukan di rumah. Siapa yang tidak mampu karena ada halangan, maka dia akan mendapatkan pahala niatnya.

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia, menantu Syaikh Ibnu Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama   

Senin, 03 Juni 2019

Setelah Ramadhan

Setelah masa ibadah yang telah dilaksanakan pada bulan Ramadhan, kita perlu mengingat firman Allah : “Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.” Janganlah kamu merasa berjasa dengan amalmu di hadapan Allah. Jangan merasa bangga, kagum dan tertipu dengan amal-amalmu sangat banyak.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama   

Sabtu, 01 Juni 2019

Ketika Datang Malam

Betapa indah jika di malam Lailatul Qodar kita memenuhi dengan maaf dan berlapang dada. Siapa yang memberi maaf, maka Allah pun kan memaafkan. Siapa yang memberikan kelapangan, Allah pun kan melapangkan. Malam itu adalah malam yang “Salam”, penuh keselamatan. Maka jadikanlah kaum muslimin pada malam ini mendapatkan keselamatan Anda.

Dr. Suleman Al-Ruba’i Kepala Jurusan Aqidah dan Madzhab Kontemporer Fakultas Syari’ah dan Ilmu Islam Universitas Qosiim. (Twitter : @sulemanalrobei) - Twit Ulama