"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Selasa, 31 Desember 2019

Cara Rasul Menyelisihi Yahudi

Kalau ada yang mengatakan, “Bagaimana Rasulullah ﷺ bisa mencocoki orang-orang Yahudi pada puasa Asyura, padahal beliau telah melarang kita untuk tasyabbuh dengan mereka?” Maka jawabannya, “Dalam puasa Asyura, Rasulullah meniru Musa, bukan meniru orang-orang Yahudi, kemudian Rasulullah pun menyelisih mereka dengan bertekad untuk puasa pula pada hari ke-9 nya”.

Dr. Shalih al-Syamrani, Dosen Fiqih di Universitas Ummul Qura, Saudi Arabia. (Twitter : @d_alshamrani) - Twit Ulama 

Jumat, 27 Desember 2019

Seruan Ketaatan

Sebuah kedudukan yang tinggi kan didapatkan manusia jika dia menyeru orang lain untuk menaati Allah. 

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat : 33).

Maka gunakan segala sarana untuk menegakkan dakwah.

Dr. Sa’ad Asy-Syitsriy, Doktor dalam bidang Ushul Fiqh, pernah menjadi anggota Hai’ah Kibaril Ulama (Lembaga Ulama Senior di Saudi Arabia), kini menjabat dosen di King Saud University (KSU), Riyadh. 27/2/2013. (Twitter : @Dr_Alshathry) - Twit Ulama   

Jumat, 20 Desember 2019

Gambaran Akhlak Seorang Muslim

“Dan hendaklah dia berlaku lemah lembut” (QS. al-Kahfi : 19), 

Potongan kalimat dari surat al-Kahfi ini memberikan pelajaran tentang akhlak kepada seorang muslim, agar Anda menjadi orang yang lembut dan tidak berkata kasar kepada manusia. Agar jangan sampai Anda tidak pula mengganggu orang lain, kalau Anda tidak bisa memberi manfaat dengan perkataan Anda.

Syaikh Sa'ad al-Ghamidi, Imam Masjid di Dammam, Saudi Arabia, bacaan indah Qur'an dari suara beliau sudah sering terdengar di negara kita 9/5/2013. (Twitter : @S3dGhamdi) - Twit Ulama   

Jumat, 22 November 2019

Cukuplah Kepada-Nya

“Dan sesungguhnya masjid-masjid itu kepunyaan Allah, maka jangan kalian sembah siapapun selain Allah” (QS. al-Jin : 18).

Jadilah orang mulia yang merdeka, jangan hinakan diri Anda di hadapan manusia atau batu atau kuburan. Anda adalah hamba Allah! Menghinakan diri, berdoa dan meminta hajat, semuanya hanya kepada Allah saja.

Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al ‘Arifi, dosen di King Saud University (KSU), Riyadh, anggota Rabithah (Ikatan) Ulama Syari’ah. (Twitter : @MohamadAlarefe) - Twit Ulama   

Jumat, 08 November 2019

Seburuk - Buruk Manusia

Seburuk-buruk manusia adalah suatu kaum yang menikmati karunia Allah kemudian kafir dengannya dan berpaling dari jalan-Nya. Allah Ta'ala berfirman :

إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِندَ اللَّـهِ الَّذِينَ كَفَرُوا فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman. (QS. al-Anfal : 55)

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama  

Jumat, 01 November 2019

Dari Sebuah Perkataan

Amru bin Ma'di berkata : Perkataan yang lembut akan melembutkan hati yang lebih keras dari batu, sebaliknya perkataan yang kasar akan mengeraskan hati yang lebih lembut dari sutera.

وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

“Jika engkau keras dan berhati kasar maka mereka akan berpaling darimu” (QS. Ali Imran : 159).

Syaikh Prof.Dr. Sa'ud Al-Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama  

Jumat, 25 Oktober 2019

Luasnya Rahmat

Rahmat Allah lebih luas dari semua dosa (yang dilakukan seorang hamba -pent). Orang yang diharamkan (dari rahmat Allah) adalah dia yang berharap rahmat tersebut sementara ia malah menghampiri sebab-sebab datangnya azab.

وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ۚفَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ

“dan rahmat-Ku luas meliputi segala sesuatu,maka aku akan memberikan nya bagi mereka yang bertaqwa” (QS. al-A’raf : 156).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama   

Jumat, 18 Oktober 2019

Kuatnya Kekuasaan

Kokohnya kekuasaan di muka bumi tak kan mencapai puncaknya kecuali apabila telah sempurna peribadatan kepada Allah semata, “(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar” (QS. al-Hajj : 41).

Syaikh Prof. Dr. Sa’ud bin Ibrahim al-Syuraim, Imam dan Khatib Masjidil Haram, Dosen Universitas Ummul Qura Mekkah. (Twitter : @saudalshureem) - Twit Ulama   

Kamis, 17 Oktober 2019

Jika Terdzhalimi

Jika seorang yang dizhalimi tidak mendapat seorang penolongpun, dan tidak ia dapati seorang hakim yang dapat menyelesaikan perkaranya, maka angkatlah suara dan mohonlah hakmu kepada Allah, dan jangan memberontak (jika yang menzhalimi penguasa -pent). “Allah tidak menyukai ucapan buruk (maksudnya doa untuk perkara kejelekan), (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya” (QS. Ali Imran : 148)

Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA. (Twitter : @AbdulazizTarifi) - Twit Ulama  

Jumat, 11 Oktober 2019

Turunnya Al-Kitab

“Dan Kami turunkan al-Kitab kepadamu wahai Muhammad, sebagai penjelas segala sesuatu dan sebagai petunjuk. rahmat serta kabar gembira bagi orang-orang muslim” (QS. an-Nahl : 89).

- Petunjuk:berupa akidah dan hukum, 
- Rahmat: yang mengantar pada kebahagiaan dunia dan akhirat,
- Kabar gembira: berupa surga

Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al-‘Arifi, dosen di King Saud University (KSU), Riyadh, anggota Rabithah (Ikatan) Ulama Syari’ah. (Twitter : @MohamadAlarefe) - Twit Ulama  

Kamis, 10 Oktober 2019

Doa Mohon Pemahaman Agama

Ibrahim عليه السلام berdoa memohon pemahaman dalam masalah agama, diberikan petunjuk atasnya, dan penjelasan agar dapat beribadah kepada Allah diatas ilmu dan bashirah. Maka beliau berkata, “Wa arina manasikana”, dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami. (QS. Al-Baqarah : 128).

Ya Allah, berilah kami rizki berupa ilmu dan amal yang ikhlas lagi mutaba'ah (mengikuti petunjuk Rasul ﷺ -pent).

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama  

Senin, 07 Oktober 2019

Selalu Ingat

فالمؤمن يذكر الله تبارك وتعالى دائمًا، 
ويطيعه ويتّقيه ويخشاه ويراقبه في كل ساعات حياته.

Seorang mukmin selalu ingat Allah, menaati-Nya, bertakwa pada-Nya, takut pada-Nya dan merasa diawasi-Nya, setiap saat.  (Majmu al-Fatawaa (15 / 339) 

Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali (Twitter : @RabeeMadkhaly) - Twit Ulama    

Sabtu, 05 Oktober 2019

Tempat Berdo'a Ketika Haji

في الحج ست وقفات للدعاء ؛ على الصفا ، وعلى المروة - وهذا في السعي - ، وفي عرفة ، ومزدلفة ، وبعد الجمرة الأولى ، وبعد الجمرة الوسطى ؛ فهذه ست وقفات ؛ كلها وقفات للدعاء في هذه المواطن ، ثبتت عن رسول الله صلى الله عليه وسلم .

ابن عثيمين

Ketika haji ada 6 kondisi yang dikhususkan berdoa, berdasarkan hadits Nabi ﷺ:
1. Di Shofa
2. Di Marwah
3. Di Arafah
4. Di Muzdalifah
5. Setelah jumratul ula
6. Setelah jumratul wustha
(Ibnu Utsaimin)


Dr. Isa al-Sa’di, Guru Besar Akidah di Universitas Thaif, Saudi Arabia. (Twitter : @dr_alsaady) - Twit Ulama     

Jumat, 04 Oktober 2019

Keridhoan Kepada Para Sahabat

Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang terdahulu dari kalangan Muhajirin maupun Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha dengan mereka, mereka pun ridha dengan Allah” (QS. at-Taubah : 100).

Kalau mereka (para sahabat Muhajirin dan Anshar) itu benar-benar murtad seperti yang dikatakan orang-orang Syiah, maka bagaimana dengan para pengikutnya?! (padahal mereka semua Allah ridhai –pent)

Syaikh Dr. Muhammad al-Barrak, dosen di Universitas Ummul-Qura, anggota Rabithah Ulama Muslim. (Twitter : @mohamdalbarrak) - Twit Ulama

Kamis, 03 Oktober 2019

Terhindar Dari Yang Sia - Sia

“Tidaklah mereka akan mendengar di dalamnya (di surga) kata-kata yang sia-sia.“ (QS. Maryam : 62).

Ayat ini menunjukkan bahwa majelis yang isinya pembicaraan sia-sia akan menjadi penyesalan dan kecelakaan di dunia. Oleh karena itu, di antara kenikmatan penduduk surga adalah terbebas dari majelis yang isinya pembicaraan sia-sia.

Asy-Syaikh Khalid bin Utsman As-Sabt, doktor dalam bidang ‘Ulumul Qur’an, dosen di Universitas Damam Jurusan Pendidikan Fakultas Studi Islam, Saudi Arabia. (Twitter : @khaled_alsabt) - Twit Ulama   

Rabu, 02 Oktober 2019

Wajah Bersinar dan Kemarahan

Empat hal yang bisa membuat wajah semakin bersinar : menjaga kehormatan, balas budi, sifat dermawan, dan sifat takwa. 
Empat hal yang mengumpulkan kebencian dan kemarahan : kesombongan, hasad, dusta, dan adu domba.

Dr. Shalih As-Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @_salehalsultan) - Twit Ulama  

Selasa, 01 Oktober 2019

Kunci Memperoleh Keyakinan

Keyakinan dihasilkan dari 3 hal:
  1. Merenungi Qur'an,
  2. Merenungi ayat-ayat Allah yang Allah tampakkan pada diri manusia dan ufuk bumi yang membuat semakin jelas kebenaran Allah,
  3. Beramal dengan konsekuensi ilmu.


(Ibnu Taymiyyah رحمه الله)

Dr. Shalih As-Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @_salehalsultan) - Twit Ulama   

Senin, 30 September 2019

Perkara Yang Meneguhkan Hati

Empat perkara yang bisa meneguhkan hati di zaman fitnah :

  1. Al-Qur'an : “demikianlah Al-Qur'an itu kami jadikan untuk meneguhkan hatimu” (QS. al-Furqon : 32),
  2. Membaca kisah-kisah para Nabi : “Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu.” (QS. Hud : 120),
  3. Mengamalkan Ilmu : “Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka).” (QS. An-Nisaa : 66),
  4. Doa : “Sesungguhnya Rasul memperbanyak baca do'a ini : “Yaa muqallibal quluub tsabbit qalbii ala diinik (Wahai yang Maha membolak-balikkan hati, tetapkan lah hatiku diatas agama-Mu).


Syaikh Azzam Muhammad al-Muhaisini, Imam Masjid Jami’ Aisyah, Mekkah, Arab Saudi. (Twitter : @azammohmad) - Twit Ulama  

Minggu, 29 September 2019

Membersihkan Keburukan Dalam Tauhid

Tauhid adalah sesuatu yang paling lembut, paling bening, paling bersih, paling murni. Kalau kemasukan hal yang kecil saja, maka dia bisa membuatnya terganggu, kotor dan berbekas. Oleh karena itu, perbuatan, ucapan maupun syahwat yang ringan saja, dapat membuatnya terganggu. (Ibnul Qoyyim رحمه الله, dalam al-Fawaid 215).

Dr. Saleh Sindi, Dosen Universitas Islam Madinah. (Twitter : @Drsalehs) - Twit Ulama  

Sabtu, 28 September 2019

Dibukakannya Pintu Kebaikan

Imam Malik رحمه الله mengatakan, “Sesungguhnya Allah menjadikan pintu ketaatan seperti pintu rizki, Allah bukakan satu pintu ketaatan untuk seseorang dan Allah tidak bukakan pintu itu untuk orang lainnya”

Ketika kita sudah mengetahui hal ini, maka bersungguh-sungguhlah berjuang di pintu yang telah dibukakan untuk kita.

Prof. Dr. Muhammad bin Khalifah al-Tamimi, Guru Besar Aqidah Universitas Islam Madinah, Rektor Universitas Al-Madinah Internasional. (Twitter : @ProfAlTamimi) - Twit Ulama   

Jumat, 27 September 2019

Kedudukan Tinggi

Sebuah kedudukan yang tinggi akan didapatkan manusia jika dia menyeru orang lain untuk menaati Allah.

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata : “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat : 33).

Maka gunakan segala sarana untuk menegakkan dakwah.

Dr. Sa’ad Asy-Syitsriy, Doktor dalam bidang Ushul Fiqh, pernah menjadi anggota Hai’ah Kibaril Ulama (Lembaga Ulama Senior di Saudi Arabia), kini menjabat dosen di King Saud University (KSU), Riyadh. (Twitter : @Dr_Alshathry) - Twit Ulama  

Kamis, 26 September 2019

Mengadzab Musuh

Siapa yang tidak mencari sebab untuk mengazab ‘syaitan’ nya di dunia dengan; berdzikir mengingat Allah, bertauhid kepada-Nya dan menaati-Nya,

Maka dia akan menjadi sebab bagi syaitannya untuk terkena azab di neraka jahannam pada hari kiamat.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama   

Rabu, 25 September 2019

Memperbanyak Istighfar

Setiap terasa di hatimu:

- kosong dari petunjuk,
- turun semangat berbuat kebaikan,
- keras karena lalai dan tergelincir..

Maka perbanyak istighfar, sesungguhnya istighfar itu membersihkan hati Anda, memperbaiki jalan kehidupan Anda.

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama  

Selasa, 24 September 2019

Bersegera Menuju Taubat

Kalau Anda berbuat dosa, ketahuilah Anda memiliki Rabb yang Maha Penyayang. Dia cinta semua orang yang bertaubat dan kembali kepada-Nya. Maka segeralah bertaubat dan dosamu pun kan diampuni, janganlah Anda berputus asa karena, “Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa.” (QS. az-Zumar : 53).

Dr. Shalih As-Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @_salehalsultan) - Twit Ulama  

Senin, 23 September 2019

Sebagai Renungan Dalam Beramal

Amalan yang mengharapkan ganjaran yang hakiki adalah amalan yang ikhlas karena Allah dan sesuai dengan apa yang tercantum dalam al Kitab dan Sunnah.

Bukan karena amalan itu sesuai dengan keinginan manusia, kemudian mereka bertepuk tangan untukmu karena kamu mengerjakan amalan itu.

Renungkanlah wahai saudaraku!

Prof. Dr. ‘Isa Al-Ghoitsiy; adalah professor dalam bidang fikih perbandingan. Selain itu beliau juga menjabat sebagai Qodhi dan Ketua markaz Al-Wasithiyyah untuk bidang penelitian. (Twitter : @IssaAlghaith) - Twit Ulama  

Minggu, 22 September 2019

Kekhususan Sholat Malam

Di antara kekhususan sholat malam ;

(1) Sholat yang paling utama setelah sholat wajib,
(2) Kemuliaan bagi seorang mukmin,
(3) Kebiasaan orang-orang shalih, 
(4) Dilakukan di waktu turunnya Allah ke langit dunia,
(5) Di antara wasiat pertama Rasulullah ﷺ kepada para penduduk Madinah.

Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad As-Sadhan, salah seorang murid Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Doktor dalam ilmu Ushuluddin Universitas Al Imam. (Twitter : @Dr_Alsadhan) - Twit Ulama 

Sabtu, 21 September 2019

Indahnya Istighfar

Betapa indahnya buah istighfar,

Dalam sebuah hadits qudsi, “Allah berfirman: Demi kemuliaanKu dan keagunganKu, Aku kan senantiasa mengampuni mereka selama mereka beristighfar”.

Ya Allah, ampuni kami dan orang-orang yang kami cintai.

Dr. Bassam asy-Syaththi, Dosen pengajar ‘aqidah dan dakwah di Universitas Kuwait. (Twitter : @BassamAlshatti) - Twit Ulama  

Jumat, 20 September 2019

Perkataan Musa

Musa berkata kepada kaumnya yang sedang mengalami siksaan, “Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya” (QS. al-A’raf : 128).

Maka sekadar tingkat kita meminta pertolongan kepada Allah dan sekadar sabar kita, sekadar itu pulalah Allah akan memberikan pusaka.

Dr. Abdullah bin Balqasim lulusan S3 Universitas Darman, Sudan. (Twitter : @dr_Balgasem) - Twit Ulama 

Kamis, 19 September 2019

Nikmat Yang Besar

“Siapa yang mencermati keadaan alam ini, dia akan mendapatkan bahwa Allah tidak pernah memberi nikmat yang lebih besar kepada penduduk bumi yang setara dengan nikmat diutusnya Muhammad ﷺ sebagai Rasul.” (Ibnu Taymiyyah رحمه الله)

Dr. Abdul ‘Aziz alu Abdul Latif, dosen Jurusan Aqidah Universitas Al-Imam, anggota lembaga editorial dan pusat penelitian dan studi Majalah al-Bayan. (Twitter : @dralabdullatif) - Twit Ulama 

Rabu, 18 September 2019

Sebab Hilangnya Keberkahan Harta

Membuang-buang waktu kerja dengan mengobrol, buka-buka internet yang menyebabkan pelayanan masyarakat terbengkalai dan terlambat sama dengan zhalim. Hal ini juga merupakan sebab hilangnya barokah harta. Banyak kezhaliman akan dibalas dengan hukuman yang segera di dunia, (berhati-hatilah –pent)

Syaikh Abdurrahman bin Shalih As-Sudais, penulis kitab-kitab ilmiah diantaranya Syarh ‘Aqidah Ath-Thahawiyah. (Twitter : @assdais) - Twit Ulama 

Selasa, 17 September 2019

Aturan Dalam Berteman

Kalau kau perhatikan aturan-aturan syariat tentang pergaulan, engkau akan temukan bahwa tujuan terbesarnya adalah persatuan umat. Nabi ﷺ melarang 2 orang berbisik-bisik sementara ada orang ke-3 tidak diajak bicara, sebagai bentuk menjaga hati dan perasaan.

Dr. Ahmad Hammud al-Jassar; Imam dan Khotib di Masjid Kuwait, Ketua Dewan Pembina Lembaga Studi Qur'an di Kuwait, Doktor Teknik Sipil di Universitas Kuwait. (Twitter : @DrAAljassar) - Twit Ulama 

Senin, 16 September 2019

Lisan Orang Bijak Dan Bodoh

Para salaf mengatakan, “Lisannya orang bijak itu ada di belakang hatinya, kalau tak bermudharat, maka dia akan bicara, tapi kalau ternyata mudharat maka dia akan diam. Sebaliknya orag bodoh, hatinya ada di ujung lisannya, pembicaraannya tidak akan ditimbang oleh hatinya” (Hasan al-Bashri رحمه الله)

Dr. Muhammad al-Khudairi, Dosen Ulumul Qur'an di King Saud University (KSU) Saudi Arabia. (Twitter : @mkh1384) - Twit Ulama

Minggu, 15 September 2019

Perjuangan Orang Yang Bersungguh-Sungguh

Dan orang-orang yang sungguh-sungguh berjuang di jalan Kami, niscaya Kami kan tunjukkan jalan-jalan Kami” Allah mengaitkan hidayah dengan perjuangan. Maka orang yang mendapatkan hidayah yang paling sempurna, adalah dia yang paling besar perjuangannya. Perjuangan yang paling wajib adalah berjuang melawan jiwa, melawan hawa nafsu, melawan syaitan dan melawan dunia. Siapa yang berjuang melawan keempat hal ini, Allah akan menunjukkan kepada jalan ridho-Nya yang akan mengantarkan pada surga. Siapa yang meninggalkan perjuangan ini, dia akan kehilangan hidayah karena tidak ada perjuangan.

Dr. Shalih As-Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @_salehalsultan) - Twit Ulama 

Sabtu, 14 September 2019

Untuk Seorang Mukmin

Taubat bukan hanya untuk orang yang bermaksiat saja! Bahkan seorang mukmin harus terus menerus bertaubat.

Allah subhaanahu wa ta’ala berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, taubatlah kepada Allah dengan taubat yang nashuha” (QS. at-Tahrim : 8).

Taubat nashuha : taubat yang sempurna dan sebenar-benarnya.

Dr. Muhammad al-Hamuud an-Najdi, Doktor dalam bidang akidah, Imam dan Khotib di Masjid Shobaah An-Naashir. (Twitter : @alnajdi1) - Twit Ulama  

Jumat, 13 September 2019

Yang Mengaku Moderat

Orang-orang yang mengaku “moderat” menyangka bahwa mereka bisa berdiri antara kebenaran dan kebatilan kemudian dia selamat dari kritikan semuanya.

“Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya.” (QS. an-Nisaa : 91).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi,Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama  

Kamis, 12 September 2019

Hakikat Penghinaan

Sujud adalah hakikat penghinaan diri sekaligus mendekatkan diri kepada Allah.

Allah berfirman, “sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan)” (QS. al-Alaq : 19).

Syaikh Shoolih Al-Maghoomisiy adalah imam dan khotib di Masjid Quba, Madinah Al-Munawwaroh, KSA. (Twitter : @ALSHEHRI89) - Twit Ulama  

Selasa, 10 September 2019

Kasih Sayang Yang Utama

Rabb kita Yang Maha Tinggi berfirman yang artinya, “Dan kalau sekiranya Allah menyegerakan kejahatan bagi manusia seperti permintaan mereka untuk menyegerakan kebaikan, pastilah diakhiri umur mereka.” (QS. Yunus : 11).

Allah lebih penyayang kepada hamba-hamba-Nya dari pada seorang ibu sayang pada anak-anaknya.

Fahad Al-Kundari, imam masjid besar negara Kuwait, dan insya Allah recital Al-Qur’an beliau telah masyhur.(Twitter : @fahadalkandri) - Twit Ulama  

Senin, 09 September 2019

Yang Dianggap Orang Syiah

“Temannya temanku, temanku juga”, “Orang yang dicintai oleh orang yang kucintai, maka aku pun mencintainya” sebuah hikmah yang disepakati oleh seluruh bangsa di bumi ini, kecuali orang-orang Syiah Rafidhah. Mereka bilang, “Teman, orang yang dicintai dan sahabat Muhammad ﷺ adalah musuh kami!” tidakkah mereka berpikir?!

Dr. Abdul Muhsin Al-Muthiri, Doktor dalam bidang tafsir, Fakultas Syari’ah Universitas Kuwait. (Twitter : @q8azm) - Twit Ulama 

Minggu, 08 September 2019

Do'a Imam Ahmad

Dahulu Imam Ahmad رحمه الله pernah berdoa,

“Ya Allah jangan Engkau halangi kami dari kebaikan yang ada pada-Mu karena keburukan yang ada pada kami” (Thabaqat al Hanabilah 1/205)

Syaikh Muhammad as-Saih at-Tamimi; Pengajar di Ma’had Ilmi di Hail, da’i ketika musim haji dan umrah, sedang menempuh S2 bidang Ilmu Islam di Arab Saudi. (Twitter : @alsayeh_m) - Twit Ulama   

Sabtu, 07 September 2019

Perkara Yang Sia - Sia

10 perkara yang sia-sia:
(1) ilmu yang tidak diamalkan,
(2) amal yang tidak ikhlas,
(3) harta yang tidak disedekahkan,
(4) hati yang kosong,
(5) badan yang malas,
(6) cinta yang bertepuk sebelah tangan,
(7) waktu yang dilewatkan,
(8) memikirkan sesuatu yang tidak ada manfaatnya,
(9) berkhidmat untuk sesuatu yang tidak mendekatkan dirimu pada Allah,
(10) takut terhadap sesuatu yang tidak bisa memberi mudharat dan manfaat kepadamu.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama

Jumat, 06 September 2019

Memberikan Ampunan

Sungguh betapa lembutnya Allah terhadap hamba-Nya yang berdosa, Ia tutupi sang hamba ketika bermaksiat namun Ia janjikan baginya ampunan apabila hamba tersebut meminta ampunan.
وَمَن يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّـهَ يَجِدِ اللَّـهَ غَفُورًا رَّحِيمًا

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. an-Nisaa : 110).

Dr. Abdullah al-Ju'aitsin; Dosen ilmu hadits di Universitas Ibnu Su'ud, da'i di kementrian agama Saudi Arabia. (Twitter : @aboali1406) - Twit Ulama 

Kamis, 05 September 2019

Melakukan Cek Ulang

Seruan untuk mengecek kembali seberapa hubungan kita dengan al-Qur'an.

Ibnu Taymiyyah رحمه الله mengatakan, “Aku sangat menyesal mengapa aku telah menyia-nyiakan waktuku untuk selain menyelami makna al-Qur'an” (Thabaqat al-Hanaabilah).

Maka bagaimana lagi dengan kita?!

Syaikh Sa’ad al-Qa’ud, anggota pengajar Universitas Internasional Al-Ma’rifah, Riyadh. (Twitter : @saadalqaoud) - Twit Ulama  

Rabu, 04 September 2019

Perumpamaan Hidup

Tahun-tahun itu seperti pohon, bulan-bulan itu seperti cabang pohon, hari-hari seperti rantingnya, jam demi jam seperti daun-daunnya, dan nafas kita adalah buahnya.
Siapa yang setiap desahan nafasnya diisi dengan ketaatan kepada Allah, maka buah pohon itu adalah buah yang baik. Ibnul Qoyiim رحمه الله.

Dr. Daghsy bin Syabib al-‘Ajmi Imam, Khatib dan Dosen Universitas Islam Kuwait. (Twitter : @D_dagsh_alajmi) - Twit Ulama 

Selasa, 03 September 2019

Tidak Tertipu Dengan Diri

Jangan sampai Anda tertipu dengan rasa percaya diri Anda. Anda kan senantiasa memerlukan taufik Allah. Karena boleh jadi Anda melakukan sesuatu yang sudah mahir Anda lakukan, namun Allah tak memberi taufik-Nya pada Anda.

“Bukanlah engkau yang melempar ketika engkau melempar, akan tetapi Allah lah yang melempar” (QS. al-Anfaal : 17).

Syaikh Prof. Dr. Sa’ud bin Ibrahim al-Syuraim, Imam dan Khatib Masjidil Haram, Dosen Universitas Ummul Qura Mekkah. (Twitter : @saudalshureem) - Twit Ulama 

Senin, 02 September 2019

Amalan Sebelum Tidur

Sebelum tidur, amalkan beberapa amalan penting nan mudah ini:
(1) Berwudhu,
(2) Shalat witir,
(3) Membaca ayat kursi,
(4) Berdoa sebelum tidur,
(5) Membaca surat al Mulk,
(6) Memaafkan orang lain,
(7) Bertaubat dari kesalahan,
(8) Pasang alarm untuk shalat subuh

Dr. Hasan al-Husaini seraong Da’i dari Bahrain, anggota majelis ulama negara-teluk teluk. (Twitter : @7usaini) - Twit Ulama  

Minggu, 01 September 2019

Jenis Syariat

Syariat ada 3 jenis:
(1) Syariat Keadilan, itulah syariat taurat, ada hukum dan qishash dalam setiap perbuatan.
(2) Syariat pemaafan, itulah syariat Injil,
(3) Syariat Quran: di dalamnya ada keadilan, dan ada pemaafan (Ibnul Qoyyim رحمه الله)

Dr. Ahmad bin ‘Ali As Sudais, ketua jurusan Qira’at Universitas Islam Madinah Munawwarah. (Twitter : @dr_AhmadAlsdies) - Twit Ulama 

Sabtu, 31 Agustus 2019

Melihat Orang Berdusta

Jika Anda melihat orang yang berdusta atas nama Islam, membuat makar kepada Islam, maka ingatlah firman-Nya,
“Jika Rabbmu berkehendak mereka tak akan melakukannya, maka waspadailah mereka dan apa yang mereka ada-adakan” (QS. al-An’am : 116).

Jangan sampai orang-orang yang tidak punya keyakinan mengecoh Anda.

Dr. Shalih al-Bahlal; dosen hadits di Universitas Qoshim. (Twitter : @Dr_albahlal) - Twit Ulama 

Jumat, 30 Agustus 2019

Dalam Waktu Yang Cepat

Dalam satu waktu yang cepat, selesailah balasan bagi para thaghut, bala tentaranya dan kekuasaannya. Azab itu pun terjadi dengan sangat pedih, keras, cepat dan tiba-tiba.

“Dan Kami siksa Firaun dan balatentaranya, Kami tenggelamkan dia ke dalam lautan” (QS. adz-Dzariyat : 40).

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama  

Kamis, 29 Agustus 2019

Menundukan Pandangan

“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi.” (QS. an-Nuur : 35).

Ayat ini terletak setelah ayat mengenai menundukkan pandangan. Maka barangsiapa yang menundukkan pandangannya dari yang haram, Allah akan memberikan kepadanya cahaya bashiroh (pandangan hati yang tajam) serta Allah membukakan Ilmu untuknya. (Ibnu Taymiyyah رحمه الله)

Syaikh Abdul Malik bin Abdurrahman Al-Qasim, salah seorang murid dari Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh at-Tamimi. (Twitter : dr_alqassem) - Twit Ulama 

Rabu, 28 Agustus 2019

Wasiat Rasul

Dari sahabat Abu Hurairah رَضِيَ اللََّهُ عَنْه, beliau mengatakan, “Kekasihku Rasulullah ﷺ berwasiat 3 hal kepadaku :

(1) berpuasa 3 hari setiap tengah bulan
(2) mengerjakan 2 rakaat shalat di waktu dhuha
(3) shalat witir sebelum aku tidur” (Muttafaqun ‘alaih).

dr. Khalid al-Jubair, Da’i di Kuwait. Beliau juga dokter spesialis jantung. (Twitter : @Khalid_Aljubair) - Twit Ulama 

Selasa, 27 Agustus 2019

Sifat Cahaya

“Allah lah cahaya langit dan bumi” (QS. an-Nuur : 35).

Cahaya yang menjadi sifat Allah ada 2 jenis;
(1) Indrawi: dari Allahlah semua cahaya yang ada di alam ini,
(2) Maknawi: itulah yang ada di hati para Nabi dan wali-wali-Nya" – Imam Ibnu Sa’di رحمه الله.

Dr. Ahmad bin Hamd Jailani, Murid Syaikh Ibnu Baz, da’i Badan Penanggulangan Teroris Saudi. (Twitter : @ahmedjelin) - Twit Ulama 

Senin, 26 Agustus 2019

Kunci Jalan Keluar

“Dan barangsiapa bertaqwa kepada Allah, Allah akan jadikan baginya jalan keluar.” (QS. Ath-Thalaq : 2).

Mafhum dari ayat ini bahwasanya barangsiapa yang tidak bertaqwa kepada Allah, akan ditutup di hadapannya seluruh pintu (jalan keluar). Dan kita berlindung pada Allah dari yang demikian.

Dr. Abdul Muhsin Al-Muthiri, Doktor dalam bidang tafsir, Fakultas Syari’ah Universitas Kuwait. (Twitter : @q8azm) - Twit Ulama 

Minggu, 25 Agustus 2019

Ditinggalkan Atau Dilakukan

Siapa yang meninggalkan kemaksiatan karena Allah padahal dia mampu untuk melakukan maksiat tersebut, maka dia akan diberikan ganjaran pahala.
Namun siapa yang meninggalkan maksiat, karena dia tidak mampu melakukannya dan dia telah mengerahkan segala kemampuan untuk melakukan maksiat tersebut, maka dia berhak mendapatkan dosa seperti pelaku maksiat itu.
Karena orang model kedua ini sama kedudukannya seperti pelaku maksiat dari segi hukumannya.

Dr. Saleh Sindi, Dosen Universitas Islam Madinah. (Twitter : @Drsalehs) - Twit Ulama 

Kamis, 22 Agustus 2019

Yang Harus Dimusuhi

Memusuhi syaitan adalah mutlak, bahkan Allah menetapkan hal ini untuk diri-Nya sendiri, sehingga tak ada seorangpun yang lepas dari kewajiban memusuhi syaitan, maka bersikaplah teguh dan bersabar.

“Janganlah kalian mengambil musuh-Ku dan musuh kalian sebagai penolong” (QS. al-Mumtahanah : 1).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama 

Rabu, 21 Agustus 2019

Menghindari Angan - Angan

Tipu daya iblis yang paling besar kepada manusia adalah tipu daya memperpanjang angan-angan untuk mendapatkan kepemimpinan dan kekuasaan. “Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata : “Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tak akan binasa?” (QS. Thaha : 120).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama 

Selasa, 20 Agustus 2019

Jika Menyelisihi Aqidah

Siapa yang menyelisihi akidah Ahlu Sunnah, maka dia bakal:
(1) Menyelisihi dalil-dalil Naql (Quran dan Sunnah) dan dalil akal,
(2) Akan menjadi saling bertolak belakang antara apa yang dia tetapkan dan apa yang dia nafikan.

(Syaikh Ibnu Baz رحمه الله)

Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad As-Sadhan, salah seorang murid Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Doktor dalam ilmu Ushuluddin Universitas Al Imam. (Twitter : @Dr_Alsadhan) - Twit Ulama 

Senin, 19 Agustus 2019

Tipu Daya Iblis

Tipu daya iblis yang paling besar kepada manusia adalah tipu daya memperpanjang angan-angan untuk mendapatkan kepemimpinan dan kekuasaan. “Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata : “Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tak akan binasa?” (QS. Thaha : 120)

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama 

Minggu, 18 Agustus 2019

Bermanfaat Bagi Seorang

Hal yang paling manfaat bagi seorang hamba dan hatinya adalah ketika dia senantiasa berzikir, berdoa dan memperbaharui taubatnya.
  • Dengan berzikir kepada Allah hati menjadi tenang,
  • Dengan doa segala yang dicita-citakan kan tercapai,
  • Dengan taubat kan terhindar dari azab dan sesuatu yang dibenci.
Syaikh Hamd bin Abdurrahman al-Kus; Imam dan Khatib di Masjid di Kuwait. (Twitter : @hamadalkous) - Twit Ulama  

Sabtu, 17 Agustus 2019

Memperbaiki Diri Dan Keluarga

Semangatlah untuk memperbaiki dirimu dan memperbaiki keluargamu, karena keluarga yang baik akan berkumpul denganmu di dalam surga.
“Dan orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka” (QS. ath-Thur : 21)

Dr. Shalih al-Syamrani, Dosen Fiqih di Universitas Ummul Qura, Saudi Arabia. (Twitter : @d_alshamrani) - Twit Ulama 

Jumat, 16 Agustus 2019

Tadabbur Ayat

Renungkan ayat yang mulia ini;

“Dan kepada Allahlah semuanya kembali” kemudian bayangkan bagaimana keadaan orang-orang shalih dan keadaan para thagut yang zhalim, kufur nan pembangkang, semuanya akan kembali kepada Allah kemudian “tidak ada kezhaliman pada hari ini” (QS. al-Mukmin : 17).

Dr. Sulaiman ar-Rajihi, Dosen Akidah dan Madzhab Kontemporer di Universitas Ibnu Su’ud, KSA. Anggota Yayasan Wakaf al-Rajihi. (Twitter : @SulimanAlrajhi_) - Twit Ulama 

Kamis, 15 Agustus 2019

Penyebab Kesedihan

Di antara penyebab kesedihan : perkataan yang buruk, perkataan yang buruk adalah penyebab kesedihan yang akan berlanjut pada penyesalan.

Obatnya adalah : berusaha memilih kata-kata yang baik, “Agar mereka mengatakan perkataan yang terbaik, Sesungguhnya syaitan benar-benar memecah belah mereka”. (QS. al-Isra : 53).

Dr. Muhammad Hisyaam Thaahiri, mendapatkan gelar Doktor dari Fakultas Akidah Universitas Islam Madinah, Imam dan Khotib di Kementrian Wakaf Kerajaan Arab Saudi. (Twitter : @dr_abusalah) - Twit Ulama 

Rabu, 14 Agustus 2019

Sebab Ditutupnya Aib

Memaafkan dan berlapang dada kepada orang yang berbuat salah adalah sebab ditutupnya aib dan diampuninya dosa.
“dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu?” (QS. an-Nuur : 22).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama 

Selasa, 13 Agustus 2019

Terbukanya Pintu Ilmu

لا يُفتح باب العلم لطالبه حتى يطهر قلبه عن الرياء ونفسه عن رذائل الأخلاق وجوارحه عن ذنوب الخلوات

Tak akan terbuka pintu ilmu untuk yang mencarinya sebelum dia bersihkan :
- hatinya dari riya,
- jiwanya dari akhlak buruk,
- anggota tubuhnya dari dosa-dosa di waktu sendiri.

Dr. Shoolih Asy-Syamrooniy adalah pengajar fiqh di Universitas Ummul Quro, Makkah Al-Mukarromah, KSA. (Twitter : @d_alshamrani) - Twit Ulama    

Senin, 12 Agustus 2019

Wanita Yang Menjaga Diri

Gambaran wanita yang menjaga diri : Anak wanita Syuaib menghindari ungkapan yang bisa membuat galau, dia berkata, “Sesungguhnya bapakku mengundangmu agar ia memberikan balasan terhadap (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami” (QS. al-Qashash : 25). Dia tidak mengatakan, “Aku mengundangmu sehingga aku bisa membalas kebaikanmu memberi minum ternak kami”!

Dr. Muhammad Majdu’ asy-Syahri; pengasuh situs aefaf.com penasihat masalah rumah tangga. (Twitter : @mmajdo) - Twit Ulama 

Minggu, 11 Agustus 2019

Kecuali Dua Orang

Surga itu tidak akan dicapai oleh dua golongan, mereka yang menyombongkan diri dan mereka yang menginginkan kerusakan tersebar di dunia. Allah ta'ala berfirman,

تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا

Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. (QS: Al-Qashash : 83)

Syaikh Prof. Dr. Sa’ud bin Ibrahim al-Syuraim, Imam dan Khatib Masjidil Haram, Dosen dan Profesor di Universitas Ummul Qura Mekkah. (Twitter : @saudalshureem) - Twit Ulama     

Sabtu, 10 Agustus 2019

Teladan Umat

Ibnu Hazm رحمه الله berkata: “Perjalanan hidup Nabi Muhammad ﷺ, bagi orang yang merenungkannya, pasti akan membenarkan kenabiannya dan dia akan benar-benar menyaksikan bahwa beliau adalah utusan Allah. Seandainya tidak ada mukjizat yang turun kepada Nabi selain hanya perjalanan hidupnya, niscaya sudah cukup untuk meyakini kenabian beliau”

Prof. Dr. ‘Ashim Al-Qoryuutiy, professor dalam bidang ilmu hadits di Universitas Al-Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh, KSA. (Twitter : @alqaryooti) - Twit Ulama 

Jumat, 09 Agustus 2019

Kecuali Dua Orang

Surga itu tidak akan dicapai oleh dua golongan, mereka yang menyombongkan diri dan mereka yang menginginkan kerusakan tersebar di dunia. Allah ta'ala berfirman,

تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا

Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. (QS. Al-Qashash : 83)

Syaikh Prof. Dr Sa’ud bin Ibrahim al-Syuraim, Imam dan Khatib Masjidil Haram, Dosen dan Profesor di Universitas Ummul Qura Mekkah. (Twitter : @saudalshureem) - Twit Ulama  

Kamis, 08 Agustus 2019

Lebih Luas Dari Dosa

Rahmat Allah lebih luas dari semua dosa (yang dilakukan seorang hamba -pent). Orang yang diharamkan (dari rahmat Allah) adalah dia yang berharap rahmat tersebut sementara ia malah menghampiri sebab-sebab datangnya azab.
 
وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ۚفَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ

“dan rahmat-Ku luas meliputi segala sesuatu, maka aku akan memberikannya bagi mereka yang bertaqwa” (QS. al-A’raf : 156).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama 

Rabu, 07 Agustus 2019

Terdepan Dalam Taqwa

“Dan jadikan kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. al-Furqon : 74).

Betapa agungnya kalau Anda menjadi seorang yang bertakwa. Adapaun menjadi imamnya orang yang bertakwa, maka Anda harus menjadi terdepan di antara orang yang bertakwa, lebih berkorban dari pada mereka, dan siap untuk berbuat kebaikan dalam segala situasi.

Dr. Syaafi al-'Ajmi; Imama Masjid al-Ghazali, kuwait. Murid Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @shafi_ajmi) - Twit Ulama 

Selasa, 06 Agustus 2019

Tanda Kemunafikan

Senang dengan musibah yang menimpa umat Islam, adalah tanda kemunafikan yang jelas, “Jika kamu mendapat suatu kebaikan, mereka menjadi tidak senang karenanya; dan jika kamu ditimpa oleh sesuatu bencana, mereka berkata: “Sesungguhnya kami sebelumnya telah memperhatikan urusan kami (tidak pergi perang)” dan mereka berpaling dengan rasa gembira.” (QS. at-Taubah : 50)

Dr. Ruqayyah al-Muharib; Dosen wanita dalam bidang ilmu hadits di Universitas Putri An-Nuurah. (Twitter : @rokaya_mohareb_) - Twit Ulama 

Senin, 05 Agustus 2019

Bentuk Zhalim

Diantara bentuk menzhalimi wanita :

- Tidak menafkahi mereka,
- Tidak mengasuh mereka,
- Tidak memberikan hak mereka sama sekali atau sebagiannya dalam harta warisan,
- Menikahkan mereka tanpa kerelaan mereka,
- Memakan mahar yang sudah diberikan pada mereka,
- Merampas harta mereka, baik pendapatan, rumah atau tanah mereka.

Dr. Sa'ad bin Mathar al-Utaibi, Doktor dalam bidang Politik Islam, dosen dan studi Majalah al-Bayan. (Twitter : @otsaad) - Twit Ulama 

Minggu, 04 Agustus 2019

Memanfaatkan Waktu

Sebagian salaf mengatakan, “Akan diperlihatkan kepada Bani Adam pada hari kiamat, waktu-waktu yang digunakan dalam hidupnya. Maka setiap waktu yang tidak digunakan untuk berdzikir kepada Allah, akan membuat jiwanya gundah gulana dan senantiasa berada dalam penyesalan.” Subhaanallah Wabihamdih

Syaikh Ahmad an-Nufais, Imam Masjid al-Kabir, Kuwait. (Twitter : @ahmad_alnufais) - Twit Ulama 

Sabtu, 03 Agustus 2019

Seburuk - Buruknya Manusia

Seburuk-buruk manusia adalah suatu kaum yang menikmati karunia Allah kemudian kafir dengannya dan berpaling dari jalan-Nya. Allah Ta'ala berfirman :
 
إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِندَ اللَّـهِ الَّذِينَ كَفَرُوا فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman. (QS. al-Anfal : 55).

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama

Jumat, 02 Agustus 2019

Kecuali Yang Dikehendaki

Allah berfirman:
 
وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَىٰ دَارِ السَّلَامِ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam). (QS. Yunus : 25).

Renungilah ayat ini, Allah menjadikan ajakan menuju surga-Nya dalam konteks umum. Adapun hidayah untuk menggapai surga, hanya Allah berikan untuk hamba- hamba-Nya yang terpilih. Allah memberi taufik kepada orang-orang yang Dia kehendaki.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama 

Kamis, 01 Agustus 2019

Dalam Bersedekah

Untuk membeli keperluan rumah seharga 100 atau 200 dirham, tidak sedikitpun terlintas keraguan pada dirinya. Akan tetapi ketika dia ingin berinfak setara dengan yang ia belanjakan untuk keperluan rumah itu, tiba-tiba dia ingat anak-anaknya, ia takut kekurangan, takut ditimpa sakit. Maka sungguh benar Allah Ta"ala dalam firman-Nya;
 
الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ

“Syaithan itu selalu menjanjikan kemiskinan”. (QS. al-Baqarah : 268).

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama 

Rabu, 31 Juli 2019

Keindahan Dalam Islam

Islam semuanya indah
Aqidahnya, paling shahih dan manfaat
Akhlaknya, paling terpuji dan indah
Hukumnya, paling baik dan adil

Ibnu Sa’di

Nuuroh Bin Abdurrahman As-Sa’di, Da’iyah di saudi, putri dari Syaikh Abdurrahman As-Sa’di. (Twitter : @Mama_Noura1) - Twit Ulama 

Selasa, 30 Juli 2019

Perkataan Yang Baik

Amru bin Ma'di berkata : Perkataan yang lembut akan melembutkan hati yang lebih keras dari batu, sebaliknya perkataan yang kasar akan mengeraskan hati yang lebih lembut dari sutera.
 
وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

“Jika engkau keras dan berhati kasar maka mereka akan berpaling darimu” (QS. Ali Imran : 159).

Syaikh Prof. Dr. Sa'ud Al-Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama 

Senin, 29 Juli 2019

Cermin Pribadi Anda

 شيئان يحددان شخصيتك ومن أنت. ؟

١- صبرك: عندما لاتملك شيئاتريده
٢-وأخلاقك: عندما تملك كل شيء تحبه


2 hal yang bisa mencerminkan pribadi Anda :

1. Seberapa sabar Anda ketika tak mendapatkan yang Anda inginkan..
2. Bagaimana akhlak Anda ketika Anda mendapatkan semua yang Anda inginkan..


Syaikh Prof. Dr. Saud al-Funaisan, Guru Besar Syariah Universitas Imam Muhammad bin Saud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama     

Minggu, 28 Juli 2019

Do'a Dalam Musibah

Doa ketika tertimpa musibah : Nabi ﷺ bersabda, “Tidaklah seorang hamba tertimpa musibah, kemudian dia berdoa : "Innaa lillahi wa innaa ilaihi rajiun, Allahumma jurnii fii mushibatii wakhluflii khairan minhaa" : "Sesungguhnya kita dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Yaa Allah berilah ganjaran atas musibah yang menimpaku dan gantikan yang lebih baik untukku", kecuali Allah pasti akan memberinya ganjaran dan akan menggantikan dengan yang lebih baik.

Syaikh Prof. Dr. Saud al Funaisan, Guru Besar Syariah Universitas Imam Muhammad bin Saud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama

Sabtu, 27 Juli 2019

Terperdayanya Orang

مَن يَعمَلْ سُوءا يُجزَ بِه

“Barangsiapa yang beramal kejelekan, niscaya ia akan memperoleh balasan (kejelekannya tersebut)” (QS. an-Nisaa : 123).

“Di antara bentuk terpedayanya seseorang adalah ketika dia berbuat kejelekan kemudian dia mendapatkan kebaikan, dia pun lupa akan kejelekan tersebut dan menyangka bahwa dirinya telah dimaafkan.” (Ibnul Jauzi رحمه الله)

Syaikh Azzam Muhammad al-Muhaisini, Imam Masjid Jami’ Aisyah, Mekkah, Arab Saudi. (Twitter : @azammohmad) - Twit Ulama 

Jumat, 26 Juli 2019

Jika Ada Yang Berdusta

Jika Anda melihat orang yang berdusta atas nama Islam, membuat makar kepada Islam, maka ingatlah firman-Nya; 
“Jika Rabb-mu berkehendak mereka tak akan melakukannya, maka waspadailah mereka dan apa yang mereka ada-adakan” (QS. al-An’am : 116). 

Jangan sampai orang-orang yang tidak punya keyakinan mengecoh Anda.

Dr. Shalih al-Bahlal; Dosen hadits di Universitas Qoshim 24/8/2013. (Twitter : @Dr_albahlal) - Twit Ulama  

Kamis, 25 Juli 2019

Balasan Untuk Kejujuran

Allah Ta'ala berfirman :

قَالَ اللَّـهُ هَـٰذَا يَوْمُ يَنفَعُ الصَّادِقِينَ صِدْقُهُمْ

“Allah berfirman: Pada hari ini hari kiamat akan bermanfaat bagi orang-orang yang jujur akan kejujuran mereka” (QS. al-Maaidah : 119)

Perhatikanlah bagaimana manfaat dari kejujuran di hari kiamat, maka berjuanglah untuk menjadi orang yang jujur baik dalam lisanmu, pergaulanmu dan akidahmu.

Dr.Dhagsy al-Ajmi, Doktor dalam bidang Akidah, doson di Universitas Kuwait. (Twitter : @DrDaghashAlajmi) - Twit Ulama 


Rabu, 24 Juli 2019

Cerita Salah Satu Khalifah

Ibnu Abbas رَضِيَ اللََّهُ عَنْه apabila beliau membaca firman Allah, “(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya?” (QS. az-Zumar : 9), Ibnu Abbas رَضِيَ اللََّهُ عَنْه mengatakan, “Ayat ini menceritakan tentang Utsman bin Affan رَضِيَ اللََّهُ عَنْه.”

Fahad Al-Kundari, imam masjid besar negara Kuwait. (Twitter : @fahadalkandri) - Twit Ulama 

Selasa, 23 Juli 2019

Sudahkah Mendapat Kesan ?

Jabir bin Muth’im sebelum masuk Islam pernah mendengar Nabi ﷺ membaca ayat, “Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu ataukah mereka yang menciptakan?” (QS. ath-Thuur : 35). Jabir berkata, “Hampir-hampir hatiku melayang mendengar ayat tersebut.”
Kita, apakah al-Qur'an telah meninggalkan kesan dalam hati kita?

Fahad Al-Kundari, imam masjid besar negara Kuwait. (Twitter : @fahadalkandri) - Twit Ulama 

Senin, 22 Juli 2019

Tidak Akan Putus Asa

Seorang mukmin yang membaca firman Allah, “Sehingga apabila para rasul tidak mempunyai harapan lagi dan meyakini bahwa mereka telah didustakan, datanglah kepada para rasul itu pertolongan Kami, lalu diselamatkan orang-orang yang Kami kehendaki. Dan tidak dapat ditolak siksa Kami daripada orang-orang yang berdosa.” (QS. Yusuf : 110), maka dia takkan berputus asa selamanya.

Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al-Muhanna, anggota Institut Ilmu Kehakiman Saudi Arabia (bagian dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud), dan salah seorang da’i di Kementerian Urusan Islam, KSA. (Twitter : @almohannam) - Twit Ulama  

Minggu, 21 Juli 2019

Mulai Dari Bahasa Arab

Tidak bakal bisa paham ilmu tafsir, tidak juga ilmu fikih, tidak juga ushul fiqh tanpa ilmu Bahasa Arab. Siapa yang hari ini berbicara tentang tafsir, fikih, dan ushul fiqih tapi penguasaan Bahasa Arabnya lemah, maka sesungguhnya dia hanyalah seorang yang bertaklid (ikut-ikutan –pent) dalam mengambil putusan, walaupun dia mengklaim bahwa dia berijtihad.

Dr. ‘Isham Basyir, engineer telekomunikasi di Maroko, sekaligus doktor dalam bidang fiqh dan ‘ushul fiqh. (Twitter : @aissambachir) - Twit Ulama 

Sabtu, 20 Juli 2019

Mendatangkan Bahagia

Di antara sebab yang bisa mendatangkan banyak kebaikan dan kebahagiaan hidup adalah keimanan dan ketakwaan.

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.“ (QS. Al-A'raf : 96).

Perhatikan Allah akan memberi “barakaat” (banyak keberkahan/bentuk jamak –pent) bukan sekedar “barakah” (bentuk tunggal –pent).

Dr. Muhammad Al-Habdan, anggota Rabithah Ulama’ Al-Muslimin (Ikatan Ulama Muslimin). (Twitter : @dr_alhabdan) - Twit Ulama 

Jumat, 19 Juli 2019

Yang Mendapat Petunjuk

Allah berfirman, “Barangsiapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikitpun.” (QS. an-Nuur : 40). 

Sebagian salaf mengatakan : kalau cahaya Allah itu bukan untuk Ahli Qur'an, maka untuk siapa lagi?

Fahad Al-Kundari, imam masjid besar negara Kuwait, dan insya Allah recital Al Qur’an beliau telah masyhur. (Twitter : @fahadalkandri) - Twit Ulama   

Kamis, 18 Juli 2019

Sifat dan Keutamaan Nabi

Berbakti pada orang tua, Allah menyebutkannya sebagai sifat dan keutamaan para Nabi.
Allah berfirman tentang Nabi Yahya عليه السلام, “Dia (Yahya –pent) amat berbakti pada kedua orang tuanya” (QS. Maryam : 14).
Allah pun berfirman tentang Nabi Isa عليه السلام, “Aku (Isa) adalah orang yang berbuat baik pada ibuku” (QS. Maryam : 32)

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama

Rabu, 17 Juli 2019

Tidak Menjadi Orang Merugi

Terkadang terkumpul pada satu orang perbuatan munafik dan akhlak yang baik, seseorang kelihatan baik di hadapan makhluk tapi melupakan Sang Khal’iq. Nabi ﷺ bersabda: “Ada orang yang disebut-sebut: Sungguh cerdas! Sungguh cerdik! dan sungguh kuat! Sementara di dalam hatinya tidak ada keimanan seberat biji sawi pun.”

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama

Selasa, 16 Juli 2019

Kisah Sahabat Umar

‘Umar bin Khattab رَضِيَ اللََّهُ عَنْه tatkala membaca surat Thur dan sampai di ayat ketujuh (إن عذاب ربك لواقع) yang artinya “Sesungguhnya azab Rabb-Mu pasti terjadi.”, ia menangis dan saking tersedunya 'Umar menangis, ia jatuh sakit. Pada saat sakaratul maut, 'Umar menyuruh putranya memapahnya agar pipinya menyentuh tanah dan berkata, “Semoga Allah merahmatiku, celakalah aku dan ibuku bila Allah tidak mengampuniku.” sebanyak tiga kali, kemudian 'Umar pun wafat.

Dr. Shalih As-Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @_salehalsultan) - Twit Ulama

Senin, 15 Juli 2019

Karena Adanya Keimanan

Wanita shalihah itu seperti tempat tidur, tidak berhak mendapatkannya kecuali seorang pria yang menenun jala dan jaringnya dengan iman dan takwa.

Seorang pria yang shalih itu seperti pohon yang bagus, tidak berhak memakan buahnya kecuali perempuan yang baik, yang menjauhkan dari hal-hal yang hina, serta pandai menjaga dirinya.”

Dr. Ahmad Isa al-Mu'sharawi, ketua lajnah tashih al-Qur'an di al-Azhar, Doktor ilmu hadits Universitas al-Azhar, Mesir. (Twitter : @elmasrw) - Twit Ulama

Minggu, 14 Juli 2019

Kedekatan Dan Pertolongan

Kedekatan seorang hamba kepada Allah di dunia, dapat diraih dengan Iman kemudian Ihsan. Adapun kedekatan Allah kepada hamba-Nya di dunia adalah ketika Allah mengenalnya di dunia dan di akhirat adalah ketika Allah meridhainya di akhirat. Antara keduanya ada ujian dan pertolongan dari Allah.

Syaikh Shoolih Al-Maghoomisiy adalah imam dan khotib di Masjid Quba, Madinah Al-Munawwaroh, KSA. (Twitter : @al_rasekhoon) - Twit Ulama   

Sabtu, 13 Juli 2019

Syaitan Yang Mengganggu

Sebagian salaf mengatakan, “Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu melainkan syaitan akan mengganggu dengan dua cara, ia tak peduli dengan cara yang mana ia berhasil:

(1) Berlebih-lebihan 
(2) Menyepelekan

Dr. Ahmad bin Hamd Jailani. Murid Syaikh Ibnu Baz. Da’i di Badan Penanggulangan Teroris Saudi. Beliau pernah ke Indonesia pada Januari 2013. (Twitter : @ahmedjelin) - Twit Ulama   

Jumat, 12 Juli 2019

Yang Mendapatkan Kemenangan

Orang-orang yang tidak mengenal kesabaran tidak akan mendapatkan kemenangan;

“Dan tidak akan dianugerahkan kecuali kepada orang-orang yang sabar” (QS. Fushshilat : 35)

Syaikh Abdul Aziz Ath Tharifi; Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi 5/8/2013. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama  

Kamis, 11 Juli 2019

Sesuai Teman Bermain

Lisan mempunyai pengaruh yang sangat kuat, jika seseorang bergaul dengan orang-orang yang berkata-kata baik, maka ia akan terbiasa untuk berkata baik. Namun jika ia bergaul dengan orang-orang yang berkata buruk, maka ia pun akan terbiasa untuk berkata buruk. Oleh karenanya, perbaikilah lisanmu dengan memperbaiki lingkungan pergaulanmu.

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama   

Rabu, 10 Juli 2019

Diawali Dari Niat

Orang yang niatnya kebenaran dan semata menampakkan perkara mana yang lurus, maka hendaklah dia mencukupi dengan sedikitnya kata dan ucap.

Namun siapa yang niatnya berdebat, hanya menukil-nukil perkataan, maka perkataan yang panjang lebar hanya akan menambah orang ini semakin jauh melenceng keluar dari jalan kebenaran.

Dr. Daghsy bin Syabib al-‘Ajmi Imam; Khatib dan Dosen Universitas Islam Kuwait. (Twitter : @D_dagsh_alajmi) - Twit Ulama    

Selasa, 09 Juli 2019

Yang Bermanfaat Bagi Hamba

Hal yang paling manfaat bagi seorang hamba dan hatinya adalah ketika dia senantiasa berzikir, berdoa dan memperbaharui taubatnya. 

- Dengan berzikir kepada Allah hati menjadi tenang, 
- Dengan doa segala yang dicita-citakan kan tercapai, 
- Dengan taubat kan terhindar dari azab dan sesuatu yang dibenci.

Syaikh Hamd bin Abdurrahman al-Kus; Imam dan Khatib di Masjid di Kuwait. 28/8/2013. (Twitter : @hamadalkous) - Twit Ulama   

Senin, 08 Juli 2019

Perkara Yang Dicinta

Salah seorang salaf ditanya, “Apakah ada sesuatu yang Anda ingat ketika shalat (maksudnya mengingat permasalahan dunia)?”, beliau mengatakan, “Apakah ada sesuatu yang lebih aku cintai daripada shalat, sampai-sampai aku mengingatnya ketika shalat??!” (tidak ada yang diingat, karena shalat adalah perkara yang paling dicintainya –pent)

Dr. Sulaiman ar-Rajihi, Dosen Akidah dan Madzhab Kontemporer di Universitas Ibnu Su’ud, KSA. Anggota Yayasan Wakaf al Rajihi. 10/8/2013. (Twitter : @SulimanAlrajhi) - Twit Ulama  

Minggu, 07 Juli 2019

Amalan Sebelum Tidur

Sebelum tidur, amalkan beberapa amalan penting nan mudah ini: 
(1) Berwudhu, 
(2) Shalat witir, 
(3) Membaca ayat kursi, 
(4) Berdoa sebelum tidur, 
(5) Membaca surat al-Mulk, 
(6) Memaafkan orang lain, 
(7) Bertaubat dari kesalahan, 
(8) Pasang alarm untuk shalat subuh

Dr. Hasan al-Husaini seorang Da’i dari Bahrain, anggota majelis ulama negara-teluk teluk 10/7/2013. (Twitter : @7usaini) - Twit Ulama   

Sabtu, 06 Juli 2019

Doa Melihat Angin Kencang

Ketika angin bertiup kencang, dianjurkan untuk berdoa, 

“اللهم لاقحاً لا عقيماً”

“Allahumma laaqihan laa aqiiman”
“Ya Allah, jadikan angin ini membawa awan yang mengandung air, bukan sebagai adzab-Mu” (Dishahihkan oleh al-Albani)

Dr. Khalid al-Syinu, da'i dari Bahrain, Doktor bidang Fiqih dari Universitas Bahrain. (Twitter : @khalidalsheno) - Twit Ulama   

Jumat, 05 Juli 2019

Yang Maha Agung Dan Mulia

Dia Maha Mulia lagi Maha Agung berfirman, “Sesungguhnya hari kiamat itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik” (QS. al-Hijr : 85)

Orang yang sibuk dengan akhirat, mempunyai sifat memaafkan dan mengampuni. Manusia yang paling jauh (dari memikirkan akhirat) adalah orang-orang yang menyibukkan diri dengan permusuhan.

Dr. Ahmad al-Mikhyal; Imam dan Khatib masjid Abdullah al-Mikhyal, Kuwait. (Twitter : @al_mekhyal) - Twit Ulama   

Kamis, 04 Juli 2019

Hikmah Diturunkannya Hujan

Di antara hikmah diturunkannya hujan adalah :
1. Menunjukkan kekuatan al-Khaaliq, 
2. Menunjukkan kelemahan makhluk, 
3. Menunjukkan kayanya Sang Khaliq,
4. Menunjukkan betapa miskinnya makhluk, 
5. Tidak bolehnya seseorang berputus asa dari rahmat Allah, 
6. Dalil yang bisa direnungkan akal yang menunjukkan kebangkitan setelah kematian.

Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad As-Sadhan, salah seorang murid Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Doktor dalam ilmu Ushuluddin Universitas Al Imam. (Twitter : @Dr_Alsadhan) - Twit Ulama   

Rabu, 03 Juli 2019

Sudahkah Engkau Bersyukur ?

Sebagian salaf mengatakan, “Sungguh kami telah merasakan banyak nikmat Allah Ta’ala yang kami tidak sanggup menghitungnya, meskipun kami banyak bermaksiat kepada-Nya. Sampai-sampai kami tidak tahu mana yang lebih patut disyukuri? Apakah kami harus mensyukuri kebaikan yang Dia berikan, ataukah mensyukuri keburukan kami yang Dia tutupi?

Dr. Muhammad Majdu’ asy-Syahri; pengasuh situs aefaf.com penasihat masalah rumah tangga. (Twitter : @mmajdo) - Twit Ulama   

Selasa, 02 Juli 2019

Orang Yang Besar

Orang besar adalah orang yang memiliki kedudukan yang tinggi dan selalu berusaha mengangkat martabat dirinya dan orang lain bersama-sama. Sebaliknya, (orang rendahan adalah) orang yang berusaha mengangkat kedudukan dirinya dengan cara menjatuhkan orang lain. Sikap seperti itu tidaklah akan menambah apapun kecuali semakin jatuhnya pribadinya di mata orang lain

Dr. Abdul Muhsin Al-Muthiri, Doktor dalam bidang tafsir, Fakultas Syari'ah Universitas Kuwait. (Twitter : @q8azm) - Twit Ulama   

Senin, 01 Juli 2019

Bentuk Pengagungan Kepada-Nya

Di antara bentuk mengagungkan Allah adalah menghilangkan perasaan terkesima dengan perbuatan ketaatan walaupun banyak, dan menghilangkan perasaan meremehkan maksiat walau sedikit, karena Nabi Ibrahim, Imam orang-orang yang baik, masih minta untuk ditutupi kejelekannya seraya berdoa “Janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat…” (QS. asy-Syu’ara : 87).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama  

Minggu, 30 Juni 2019

Tidak Akan Terhalang Doa

Berhati-hatilah dari orang yang terzhalimi, yang terkalahkan padahal ia berada di pihak yang benar. Ketahuilah, sesungguhnya tidak ada penghalang bagi doanya untuk terkabulkan.

Wahai orang yang terzhalimi, jangan engkau takut dengan kuatnya kezhaliman dan bersatunya mereka dalam melakukan kezhaliman, sesungguhnya tidaklah mungkin Tuhanmu menjanjikanmu dengan pengabulan doa kemudian ia menelantarkanmu.

Prof. Dr. Afnan Tilmisani, Dosen Fiqh di fakultas Syariah, Universitas Ummul Quro, Saudi Arabia. (Twitter : @AfnanTilmisani) - Twit Ulama   

Sabtu, 29 Juni 2019

Terdapat Tahapan Dalam Berdo'a

Yang pertama, doa untuk diri sendiri, kemudian untuk orang tua, lalu untuk saudara seiman secara khusus, lalu untuk orang-orang beriman secara umum. Do’a Nabi Nuh عليه السلام, “Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan”. (QS. Nuh : 28).

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama    

Jumat, 28 Juni 2019

Tidak Berlebihan Untuk Urusan Dunia

Dunia dan akhirat dua hal yang saling berkebalikan. Jika engkau ridho pada salah satunya maka engkau akan kehilangan yang lainnya. Maka nikmatilah sekedarnya bagian yang akan punah (dunia) dan bersemangatlah untuk abadi yang kekal (akhirat).

Allah Ta’ala berfirman,

(وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّـهُ إِلَيْكَ)

“Dan janganlah kalian lupa bagianmu dari kehidupan dunia, berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu”. (QS. al-Qashash : 77).

Syaikh Prof. Dr. Sa'ud Al-Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama  

Kamis, 27 Juni 2019

Luasnya Rahmat Allah

Rahmat Allah lebih luas dari semua dosa (yang dilakukan seorang hamba -pent). Orang yang diharamkan (dari rahmat Allah) adalah dia yang berharap rahmat tersebut sementara ia malah menghampiri sebab-sebab datangnya azab. 

وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ۚفَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ

“dan rahmat-Ku luas meliputi segala sesuatu,maka aku akan memberikan nya bagi mereka yang bertaqwa” (QS. al-A’raf : 156).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama  

Rabu, 26 Juni 2019

Untuk Hamba Yang Dipilih

Allah berfirman:

وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَىٰ دَارِ السَّلَامِ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam). (QS. Yunus : 25)

Renungilah ayat ini, Allah menjadikan ajakan menuju surga-Nya dalam konteks umum. Adapun hidayah untuk menggapai surga, hanya Allah berikan untuk hamba-hamba-Nya yang terpilih. Allah memberi taufik kepada orang-orang yang Dia kehendaki.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama  

Selasa, 25 Juni 2019

Lebih Buruk Kemunafikan Sekarang

Seorang yang paling paham dengan gerakan kemunafikan, yaitu sahabat Hudzaifah bin Al-Yaman berkata : “Orang-orang munafik di zaman kalian lebih buruk daripada orang-orang munafik di masa Rasul. Karena orang munafik di masa Rasul menyembunyikan kemunafikannya, sementara orang munafik sekarang menampakkan kemunafikannya.”

Dr. Abdul ‘Aziz alu Abdul Latif, dosen Jurusan Aqidah Universitas Al-Imam, anggota lembaga editorial dan pusat penelitian dan studi Majalah al-Bayan. (Twitter : @dralabdullatif) - Twit Ulama  

Senin, 24 Juni 2019

Yang Tersisa, Yang Diamalkan

Hari-hari berlalu, dan tahun-tahun berakhir.. Yang tersisa darinya untuk Anda adalah apa yang Anda amalkan di dalamnya, yang baik maupun yang buruknya.

Allah berfirman: “Siapa yang beramal kebaikan walaupun sebesar dzarrah ia akan melihatnya kelak. Dan siapa yang beramal kejelekan walaupun sebesar dzarrah, ia akan menjumpainya kelak” (QS. al-Zalzalah : 7,8).

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama  

Minggu, 23 Juni 2019

Sebaik-baik Manusia

Rasulullah ﷺ bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari).

Dalam riwayat lain, “Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya”

Syaikh Hamd bin Abdurrahman al-Kus. (Twitter : @dralabdullatif) - Twit Ulama   

Sabtu, 22 Juni 2019

Doa Ketika Tertimpa Musibah

Nabi ﷺ bersabda, “Tidaklah seorang hamba tertimpa musibah, kemudian dia berdoa: Innaa lillahi wa innaa ilaihi rajiun, Allahumma jurnii fii mushibatii wakhluflii khairan minhaa (Sesungguhnya kita dari Allah dan kan kembali kepada-Nya. Ya Allah berilah ganjaran atas musibah yang menimpaku dan gantikan yang lebih baik untukku), kecuali Allah pasti kan memberinya ganjaran dan akan menggantikan dengan yang lebih baik.

Syaikh Prof. Dr. Saud al-Funaisan, Guru Besar Syariah Universitas Imam Muhammad bin Saud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama   

Jumat, 21 Juni 2019

Perkataan Yang Lembut

Amru bin Ma'di berkata: Perkataan yang lembut akan melembutkan hati yang lebih keras dari batu, sebaliknya perkataan yang kasar akan mengeraskan hati yang lebih lembut dari sutera.

وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

“Jika engkau keras dan berhati kasar maka mereka akan berpaling darimu” (QS. Ali Imran : 159).

Syaikh Prof.Dr. Sa'ud Al-Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama  

Kamis, 20 Juni 2019

Pahala Semisal

بإعانة الصائمين والقائمين والذاكرين، يستوجب من أعانهم مثل أجرهم، كما أن من جهَّز غازياً فقد غزا

الإمام ابن رجب رحمه الله
Menolong orang yang puasa akan mendapat pahala seperti yang puasa, seperti orang yang membantu jihad, dapat pahala jihad - Ibnu Rajab رحمه الله.

Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al-Muhanna, anggota Institut Ilmu Kehakiman Saudi Arabia (bagian dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud), dan salah seorang da’i di Kementerian Urusan Islam, KSA. (Twitter : @almohannam) - Twit Ulama      

Rabu, 19 Juni 2019

Jika



قال الحسن البصري
.
اذا زللت فارجع
وإذا ندمت فأقلع
وإذاجهلت فإسأل
وإذاغضبت فأمسك
.
واعلم أن أفضل الأعمال ما أكرهت النفوس عليها
.
العقد الفريد

Hasan al-Bashri رحمه الله berkata ;

Jika keliru, kembalilah
Jika menyesal, tinggalkanlah
Jika tak tahu, bertanyalah
Jika marah, tahanlah

Kita tahu bahwa amalan terbaik adalah apa yang dibenci oleh jiwa. 

Al-'Iqd Al-Farid

Dr. Bassam asy-Syaththi, Dosen pengajar ‘aqidah dan dakwah di Universitas Kuwait. (Twitter : @BassamAlshatti) - Twit Ulama     

Selasa, 18 Juni 2019

Yang Lembut Dan Yang Kasar

Amru bin Ma'di berkata: Perkataan yang lembut akan melembutkan hati yang lebih keras dari batu, sebaliknya perkataan yang kasar akan mengeraskan hati yang lebih lembut dari sutera. 

وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

“Jika engkau keras dan berhati kasar maka mereka akan berpaling darimu” (QS. Ali Imran : 159).

Syaikh Prof.Dr. Sa'ud Al-Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama   

Senin, 17 Juni 2019

Jangan Menjadi Penentang

Rela mati demi membela orang-orang yang berkhianat kepada agama dan negeri mereka bukanlah perbuatan yang terpuji secara syariat. Jangan sampai engkau membela mereka kemudian engkau malah jatuh dalam kondisi yang sulit karena mereka. “Dan janganlah engkau menjadi penentang (orang yang tidak bersalah) karena (membela) orang yang berkhianat” (QS. An-Nisaa : 105).

Dr. Abdullah As-Sulmi, pengajar fiqh di Perguruan Tinggi Kehakiman, Riyadh, pakar dalam fiqh jual beli kontemporer, salah seorang murid Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @DrAbdullahsulmi) - Twit Ulama  

Minggu, 16 Juni 2019

Nikmatnya Kelapangan Dengan Ketauhidan

Ibnul Qoyyim رحمه الله berkata, “Sebab terbesar untuk mendapatkan kelapangan hati adalah tauhid. Sesuai dengan kesempurnaan dan kekuatan tauhid, sebesar itu pula kelapangan dada pemiliknya. “Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya” (QS. az-Zumar : 22).

Dr. Hisyam al-Husani, anggota dewan pendidikan di Uni Emirat Arab, S3 dalam bidang fikih muamalah, S2 dalam bidang akidah. (Twitter : @HeshamAlhosani) - Twit Ulama   

Sabtu, 15 Juni 2019

Dzikir Yang Agung

Dzikir yang paling agung adalah yang membuat dada penuh dengan rasa takut pada Allah, penyerahan diri, kemuliaan dan kembali kepada-Nya.

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّـهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka. (QS. Ali Imran : 135).

Dr. Abdullah as-Sakaakir Dosen Pengajar di Universitas Ibnu Su'ud cabang Qashim. (Twitter : @faal26) - Twit Ulama