"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Senin, 30 September 2019

Perkara Yang Meneguhkan Hati

Empat perkara yang bisa meneguhkan hati di zaman fitnah :

  1. Al-Qur'an : “demikianlah Al-Qur'an itu kami jadikan untuk meneguhkan hatimu” (QS. al-Furqon : 32),
  2. Membaca kisah-kisah para Nabi : “Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu.” (QS. Hud : 120),
  3. Mengamalkan Ilmu : “Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka).” (QS. An-Nisaa : 66),
  4. Doa : “Sesungguhnya Rasul memperbanyak baca do'a ini : “Yaa muqallibal quluub tsabbit qalbii ala diinik (Wahai yang Maha membolak-balikkan hati, tetapkan lah hatiku diatas agama-Mu).


Syaikh Azzam Muhammad al-Muhaisini, Imam Masjid Jami’ Aisyah, Mekkah, Arab Saudi. (Twitter : @azammohmad) - Twit Ulama  

Minggu, 29 September 2019

Membersihkan Keburukan Dalam Tauhid

Tauhid adalah sesuatu yang paling lembut, paling bening, paling bersih, paling murni. Kalau kemasukan hal yang kecil saja, maka dia bisa membuatnya terganggu, kotor dan berbekas. Oleh karena itu, perbuatan, ucapan maupun syahwat yang ringan saja, dapat membuatnya terganggu. (Ibnul Qoyyim رحمه الله, dalam al-Fawaid 215).

Dr. Saleh Sindi, Dosen Universitas Islam Madinah. (Twitter : @Drsalehs) - Twit Ulama  

Sabtu, 28 September 2019

Dibukakannya Pintu Kebaikan

Imam Malik رحمه الله mengatakan, “Sesungguhnya Allah menjadikan pintu ketaatan seperti pintu rizki, Allah bukakan satu pintu ketaatan untuk seseorang dan Allah tidak bukakan pintu itu untuk orang lainnya”

Ketika kita sudah mengetahui hal ini, maka bersungguh-sungguhlah berjuang di pintu yang telah dibukakan untuk kita.

Prof. Dr. Muhammad bin Khalifah al-Tamimi, Guru Besar Aqidah Universitas Islam Madinah, Rektor Universitas Al-Madinah Internasional. (Twitter : @ProfAlTamimi) - Twit Ulama   

Jumat, 27 September 2019

Kedudukan Tinggi

Sebuah kedudukan yang tinggi akan didapatkan manusia jika dia menyeru orang lain untuk menaati Allah.

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata : “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat : 33).

Maka gunakan segala sarana untuk menegakkan dakwah.

Dr. Sa’ad Asy-Syitsriy, Doktor dalam bidang Ushul Fiqh, pernah menjadi anggota Hai’ah Kibaril Ulama (Lembaga Ulama Senior di Saudi Arabia), kini menjabat dosen di King Saud University (KSU), Riyadh. (Twitter : @Dr_Alshathry) - Twit Ulama  

Kamis, 26 September 2019

Mengadzab Musuh

Siapa yang tidak mencari sebab untuk mengazab ‘syaitan’ nya di dunia dengan; berdzikir mengingat Allah, bertauhid kepada-Nya dan menaati-Nya,

Maka dia akan menjadi sebab bagi syaitannya untuk terkena azab di neraka jahannam pada hari kiamat.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama   

Rabu, 25 September 2019

Memperbanyak Istighfar

Setiap terasa di hatimu:

- kosong dari petunjuk,
- turun semangat berbuat kebaikan,
- keras karena lalai dan tergelincir..

Maka perbanyak istighfar, sesungguhnya istighfar itu membersihkan hati Anda, memperbaiki jalan kehidupan Anda.

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama  

Selasa, 24 September 2019

Bersegera Menuju Taubat

Kalau Anda berbuat dosa, ketahuilah Anda memiliki Rabb yang Maha Penyayang. Dia cinta semua orang yang bertaubat dan kembali kepada-Nya. Maka segeralah bertaubat dan dosamu pun kan diampuni, janganlah Anda berputus asa karena, “Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa.” (QS. az-Zumar : 53).

Dr. Shalih As-Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @_salehalsultan) - Twit Ulama  

Senin, 23 September 2019

Sebagai Renungan Dalam Beramal

Amalan yang mengharapkan ganjaran yang hakiki adalah amalan yang ikhlas karena Allah dan sesuai dengan apa yang tercantum dalam al Kitab dan Sunnah.

Bukan karena amalan itu sesuai dengan keinginan manusia, kemudian mereka bertepuk tangan untukmu karena kamu mengerjakan amalan itu.

Renungkanlah wahai saudaraku!

Prof. Dr. ‘Isa Al-Ghoitsiy; adalah professor dalam bidang fikih perbandingan. Selain itu beliau juga menjabat sebagai Qodhi dan Ketua markaz Al-Wasithiyyah untuk bidang penelitian. (Twitter : @IssaAlghaith) - Twit Ulama  

Minggu, 22 September 2019

Kekhususan Sholat Malam

Di antara kekhususan sholat malam ;

(1) Sholat yang paling utama setelah sholat wajib,
(2) Kemuliaan bagi seorang mukmin,
(3) Kebiasaan orang-orang shalih, 
(4) Dilakukan di waktu turunnya Allah ke langit dunia,
(5) Di antara wasiat pertama Rasulullah ﷺ kepada para penduduk Madinah.

Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad As-Sadhan, salah seorang murid Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Doktor dalam ilmu Ushuluddin Universitas Al Imam. (Twitter : @Dr_Alsadhan) - Twit Ulama 

Sabtu, 21 September 2019

Indahnya Istighfar

Betapa indahnya buah istighfar,

Dalam sebuah hadits qudsi, “Allah berfirman: Demi kemuliaanKu dan keagunganKu, Aku kan senantiasa mengampuni mereka selama mereka beristighfar”.

Ya Allah, ampuni kami dan orang-orang yang kami cintai.

Dr. Bassam asy-Syaththi, Dosen pengajar ‘aqidah dan dakwah di Universitas Kuwait. (Twitter : @BassamAlshatti) - Twit Ulama  

Jumat, 20 September 2019

Perkataan Musa

Musa berkata kepada kaumnya yang sedang mengalami siksaan, “Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya” (QS. al-A’raf : 128).

Maka sekadar tingkat kita meminta pertolongan kepada Allah dan sekadar sabar kita, sekadar itu pulalah Allah akan memberikan pusaka.

Dr. Abdullah bin Balqasim lulusan S3 Universitas Darman, Sudan. (Twitter : @dr_Balgasem) - Twit Ulama 

Kamis, 19 September 2019

Nikmat Yang Besar

“Siapa yang mencermati keadaan alam ini, dia akan mendapatkan bahwa Allah tidak pernah memberi nikmat yang lebih besar kepada penduduk bumi yang setara dengan nikmat diutusnya Muhammad ﷺ sebagai Rasul.” (Ibnu Taymiyyah رحمه الله)

Dr. Abdul ‘Aziz alu Abdul Latif, dosen Jurusan Aqidah Universitas Al-Imam, anggota lembaga editorial dan pusat penelitian dan studi Majalah al-Bayan. (Twitter : @dralabdullatif) - Twit Ulama 

Rabu, 18 September 2019

Sebab Hilangnya Keberkahan Harta

Membuang-buang waktu kerja dengan mengobrol, buka-buka internet yang menyebabkan pelayanan masyarakat terbengkalai dan terlambat sama dengan zhalim. Hal ini juga merupakan sebab hilangnya barokah harta. Banyak kezhaliman akan dibalas dengan hukuman yang segera di dunia, (berhati-hatilah –pent)

Syaikh Abdurrahman bin Shalih As-Sudais, penulis kitab-kitab ilmiah diantaranya Syarh ‘Aqidah Ath-Thahawiyah. (Twitter : @assdais) - Twit Ulama 

Selasa, 17 September 2019

Aturan Dalam Berteman

Kalau kau perhatikan aturan-aturan syariat tentang pergaulan, engkau akan temukan bahwa tujuan terbesarnya adalah persatuan umat. Nabi ﷺ melarang 2 orang berbisik-bisik sementara ada orang ke-3 tidak diajak bicara, sebagai bentuk menjaga hati dan perasaan.

Dr. Ahmad Hammud al-Jassar; Imam dan Khotib di Masjid Kuwait, Ketua Dewan Pembina Lembaga Studi Qur'an di Kuwait, Doktor Teknik Sipil di Universitas Kuwait. (Twitter : @DrAAljassar) - Twit Ulama 

Senin, 16 September 2019

Lisan Orang Bijak Dan Bodoh

Para salaf mengatakan, “Lisannya orang bijak itu ada di belakang hatinya, kalau tak bermudharat, maka dia akan bicara, tapi kalau ternyata mudharat maka dia akan diam. Sebaliknya orag bodoh, hatinya ada di ujung lisannya, pembicaraannya tidak akan ditimbang oleh hatinya” (Hasan al-Bashri رحمه الله)

Dr. Muhammad al-Khudairi, Dosen Ulumul Qur'an di King Saud University (KSU) Saudi Arabia. (Twitter : @mkh1384) - Twit Ulama

Minggu, 15 September 2019

Perjuangan Orang Yang Bersungguh-Sungguh

Dan orang-orang yang sungguh-sungguh berjuang di jalan Kami, niscaya Kami kan tunjukkan jalan-jalan Kami” Allah mengaitkan hidayah dengan perjuangan. Maka orang yang mendapatkan hidayah yang paling sempurna, adalah dia yang paling besar perjuangannya. Perjuangan yang paling wajib adalah berjuang melawan jiwa, melawan hawa nafsu, melawan syaitan dan melawan dunia. Siapa yang berjuang melawan keempat hal ini, Allah akan menunjukkan kepada jalan ridho-Nya yang akan mengantarkan pada surga. Siapa yang meninggalkan perjuangan ini, dia akan kehilangan hidayah karena tidak ada perjuangan.

Dr. Shalih As-Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @_salehalsultan) - Twit Ulama 

Sabtu, 14 September 2019

Untuk Seorang Mukmin

Taubat bukan hanya untuk orang yang bermaksiat saja! Bahkan seorang mukmin harus terus menerus bertaubat.

Allah subhaanahu wa ta’ala berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman, taubatlah kepada Allah dengan taubat yang nashuha” (QS. at-Tahrim : 8).

Taubat nashuha : taubat yang sempurna dan sebenar-benarnya.

Dr. Muhammad al-Hamuud an-Najdi, Doktor dalam bidang akidah, Imam dan Khotib di Masjid Shobaah An-Naashir. (Twitter : @alnajdi1) - Twit Ulama  

Jumat, 13 September 2019

Yang Mengaku Moderat

Orang-orang yang mengaku “moderat” menyangka bahwa mereka bisa berdiri antara kebenaran dan kebatilan kemudian dia selamat dari kritikan semuanya.

“Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya.” (QS. an-Nisaa : 91).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi,Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama  

Kamis, 12 September 2019

Hakikat Penghinaan

Sujud adalah hakikat penghinaan diri sekaligus mendekatkan diri kepada Allah.

Allah berfirman, “sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan)” (QS. al-Alaq : 19).

Syaikh Shoolih Al-Maghoomisiy adalah imam dan khotib di Masjid Quba, Madinah Al-Munawwaroh, KSA. (Twitter : @ALSHEHRI89) - Twit Ulama  

Selasa, 10 September 2019

Kasih Sayang Yang Utama

Rabb kita Yang Maha Tinggi berfirman yang artinya, “Dan kalau sekiranya Allah menyegerakan kejahatan bagi manusia seperti permintaan mereka untuk menyegerakan kebaikan, pastilah diakhiri umur mereka.” (QS. Yunus : 11).

Allah lebih penyayang kepada hamba-hamba-Nya dari pada seorang ibu sayang pada anak-anaknya.

Fahad Al-Kundari, imam masjid besar negara Kuwait, dan insya Allah recital Al-Qur’an beliau telah masyhur.(Twitter : @fahadalkandri) - Twit Ulama  

Senin, 09 September 2019

Yang Dianggap Orang Syiah

“Temannya temanku, temanku juga”, “Orang yang dicintai oleh orang yang kucintai, maka aku pun mencintainya” sebuah hikmah yang disepakati oleh seluruh bangsa di bumi ini, kecuali orang-orang Syiah Rafidhah. Mereka bilang, “Teman, orang yang dicintai dan sahabat Muhammad ﷺ adalah musuh kami!” tidakkah mereka berpikir?!

Dr. Abdul Muhsin Al-Muthiri, Doktor dalam bidang tafsir, Fakultas Syari’ah Universitas Kuwait. (Twitter : @q8azm) - Twit Ulama 

Minggu, 08 September 2019

Do'a Imam Ahmad

Dahulu Imam Ahmad رحمه الله pernah berdoa,

“Ya Allah jangan Engkau halangi kami dari kebaikan yang ada pada-Mu karena keburukan yang ada pada kami” (Thabaqat al Hanabilah 1/205)

Syaikh Muhammad as-Saih at-Tamimi; Pengajar di Ma’had Ilmi di Hail, da’i ketika musim haji dan umrah, sedang menempuh S2 bidang Ilmu Islam di Arab Saudi. (Twitter : @alsayeh_m) - Twit Ulama   

Sabtu, 07 September 2019

Perkara Yang Sia - Sia

10 perkara yang sia-sia:
(1) ilmu yang tidak diamalkan,
(2) amal yang tidak ikhlas,
(3) harta yang tidak disedekahkan,
(4) hati yang kosong,
(5) badan yang malas,
(6) cinta yang bertepuk sebelah tangan,
(7) waktu yang dilewatkan,
(8) memikirkan sesuatu yang tidak ada manfaatnya,
(9) berkhidmat untuk sesuatu yang tidak mendekatkan dirimu pada Allah,
(10) takut terhadap sesuatu yang tidak bisa memberi mudharat dan manfaat kepadamu.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama

Jumat, 06 September 2019

Memberikan Ampunan

Sungguh betapa lembutnya Allah terhadap hamba-Nya yang berdosa, Ia tutupi sang hamba ketika bermaksiat namun Ia janjikan baginya ampunan apabila hamba tersebut meminta ampunan.
وَمَن يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللَّـهَ يَجِدِ اللَّـهَ غَفُورًا رَّحِيمًا

Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. an-Nisaa : 110).

Dr. Abdullah al-Ju'aitsin; Dosen ilmu hadits di Universitas Ibnu Su'ud, da'i di kementrian agama Saudi Arabia. (Twitter : @aboali1406) - Twit Ulama 

Kamis, 05 September 2019

Melakukan Cek Ulang

Seruan untuk mengecek kembali seberapa hubungan kita dengan al-Qur'an.

Ibnu Taymiyyah رحمه الله mengatakan, “Aku sangat menyesal mengapa aku telah menyia-nyiakan waktuku untuk selain menyelami makna al-Qur'an” (Thabaqat al-Hanaabilah).

Maka bagaimana lagi dengan kita?!

Syaikh Sa’ad al-Qa’ud, anggota pengajar Universitas Internasional Al-Ma’rifah, Riyadh. (Twitter : @saadalqaoud) - Twit Ulama  

Rabu, 04 September 2019

Perumpamaan Hidup

Tahun-tahun itu seperti pohon, bulan-bulan itu seperti cabang pohon, hari-hari seperti rantingnya, jam demi jam seperti daun-daunnya, dan nafas kita adalah buahnya.
Siapa yang setiap desahan nafasnya diisi dengan ketaatan kepada Allah, maka buah pohon itu adalah buah yang baik. Ibnul Qoyiim رحمه الله.

Dr. Daghsy bin Syabib al-‘Ajmi Imam, Khatib dan Dosen Universitas Islam Kuwait. (Twitter : @D_dagsh_alajmi) - Twit Ulama 

Selasa, 03 September 2019

Tidak Tertipu Dengan Diri

Jangan sampai Anda tertipu dengan rasa percaya diri Anda. Anda kan senantiasa memerlukan taufik Allah. Karena boleh jadi Anda melakukan sesuatu yang sudah mahir Anda lakukan, namun Allah tak memberi taufik-Nya pada Anda.

“Bukanlah engkau yang melempar ketika engkau melempar, akan tetapi Allah lah yang melempar” (QS. al-Anfaal : 17).

Syaikh Prof. Dr. Sa’ud bin Ibrahim al-Syuraim, Imam dan Khatib Masjidil Haram, Dosen Universitas Ummul Qura Mekkah. (Twitter : @saudalshureem) - Twit Ulama 

Senin, 02 September 2019

Amalan Sebelum Tidur

Sebelum tidur, amalkan beberapa amalan penting nan mudah ini:
(1) Berwudhu,
(2) Shalat witir,
(3) Membaca ayat kursi,
(4) Berdoa sebelum tidur,
(5) Membaca surat al Mulk,
(6) Memaafkan orang lain,
(7) Bertaubat dari kesalahan,
(8) Pasang alarm untuk shalat subuh

Dr. Hasan al-Husaini seraong Da’i dari Bahrain, anggota majelis ulama negara-teluk teluk. (Twitter : @7usaini) - Twit Ulama  

Minggu, 01 September 2019

Jenis Syariat

Syariat ada 3 jenis:
(1) Syariat Keadilan, itulah syariat taurat, ada hukum dan qishash dalam setiap perbuatan.
(2) Syariat pemaafan, itulah syariat Injil,
(3) Syariat Quran: di dalamnya ada keadilan, dan ada pemaafan (Ibnul Qoyyim رحمه الله)

Dr. Ahmad bin ‘Ali As Sudais, ketua jurusan Qira’at Universitas Islam Madinah Munawwarah. (Twitter : @dr_AhmadAlsdies) - Twit Ulama