"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Selasa, 29 Oktober 2013

ADH-DHAARRU

ADH-DHAARRU (الضَّارُّ) artinya, Yang Maha Pembéri Bahaya, yakni menurunkan siksaan-Nya kepada orang yang mendurhakai-Nya.
Seringan-ringan siksaan Allah, adalah sangat berat jika dibandingkan dengan siksaan atau hukuman manusia.
Apabila seorang pencuri sangat takut kepada polisi, dan apabila tertangkap tentu akan masuk penjara, maka lebih-lebih takut lagi kepada murka Allah dimana orang-orang yang durhaka itu akan masuk neraka.
Manusia hendaklah demikian cara berpikirnya, jika masuk penjara ditakutnya maka akan masuk neraka tentu lebih-lebih lagi ditakuti.
Firman الله سبحانه وتعالى dalam Al-Qur’an surat Al-An’am ayat 42 yang artinya.
“Sesungguhnya telah Kami utus Rasul-rasul kepada umat-umat yang dahulu (tetapi mereka mendustakan rasul-rasul itu), maka Kami siksa mereka itu dengan kesengsaraan dan kemelaratan. Moga-moga mereka bermohon dengan tunduk dan merendah diri kepada Allah”.

Firman الله سبحانه وتعالى dalam Al-Qur’an surat Al-An’am ayat 17 yang artinya :
“Jika Allah menimpakan suatu kemelaratan (bala) kepadamu maka tiadalah yang akan menghilangkannya melainkan Dia sendiri; dan jika Dia menurunkan kebajikan kepadamu, maka Dia Maha kuasa pada tiap-tiap sesuatu.”
--------------------------------
URAIAN ASMA'UL HUSNA, H. Hadiyah Salim, PT. Alma'arif, Cetakan Pertama 1983, halaman 96-97.
DO’A ASMAULLAH AL HUSNA DAN URAIAN MAKNANYA, Staf Redaksi C.V. Peladjar, C.V. Peladjar Bandung, halaman 50.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar