"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Jumat, 03 Januari 2014

MALU, KEUTAMAAN DAN ANJURAN PADANYA (1)

Ibn Umar r.a. berkata : Rasulullah s.a.w. melalui seorang yang sedang menasihati saudaranya karena pemalu. Maka bersabda Nabi s.a.w. : Biarkanlah ia, maka Sesungguhnya sifat malu itu daripada iman. (HR. Buchary dan Muslim).

Sifat malu itu adalah sebagian dari cabang/ ranting iman. Tetapi bukan malu untuk berbuat sesuatu perbuatan yang baik.

Imron bin Hushoin r.a. berkata : Rasulullah s.a.w. bersalah sabda : Malu itu tidak akan menimbulkan sesuatu kecuali kebaikan semata. (HR. Buchary dan Muslim).

Dan dalam riwayat Muslim : Sifat malu baik semuanya.
---------------------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN I, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1978, halaman 545.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar