"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Senin, 15 Juli 2013

AL-KABIRU

AL-KABIRU (الْكَبِيْرُ) artinya Yang Maha Besar, yang kebesaran-Nya tidak dapat diikuti oleh pancaindera ataupun akal manusia. Allah Maha Besar dan Maha Agung, lihatlah kejadian langit dan bumi dengan segala isinya, tidak terdapat kejanggalan-.kejanggalan di dalamnya. Bintang-bintang bertaburan di langit hijau, dengan cahayanya yang gemerlapan, enak mata memandangnya, bulan purnama raya yang memancarkan cahayanya yang terang benderang, sejuk mata bilamana melihatnya sang surya yang gagah perkasa menampakkan dirinya bilamana dia keluar dari ufuknya. Ibarat sang raja keluar dari peraduannya dan sebagainya itu, semuanya itu dijadikan Allah tidak tersia-sia tapi mengandung manfa’at dan faedah bagi seisi alam ini, mendatangkan kekaguman bagi yang memperhatikannya, maka akal dapat berpikir dan merasakan, alangkah hebatnya dunia ini, yang dengan sendirinya pula tentu lebih hebat yang menciptakannya. Itulah tandanya kebesaran Allah Tuhan semesta alam ini.
Firman الله سبحانه وتعالى dalam Al-Qur’an surat Al-Isra’ ayat 111 yang artinya :
“Katakanlah! Segala puji bagi Allah yang tiada mempunyai anak dan tiada pula bersekutu pada kerajaan-Nya, begitu juga tiada mempunyai pemimpin (penolong) lantaran mendapat kehinaan. Besarkanlah (muliakanlah Allah) itu sebenar-benarnya besar”.

Meyakini sifat ini kepada Tuhan mengharuskan kita tidak sombong dan takabur atau menganggap diri tinggi dan besar, karena sifat-sifat itu mutlak kepunyaan Allah.
--------------------------------
URAIAN ASMA'UL HUSNA, H. Hadiyah Salim, PT. Alma'arif, Cetakan Pertama 1983, halaman 49-50.
DO’A ASMAULLAH AL HUSNA DAN URAIAN MAKNANYA, Staf Redaksi C.V. Peladjar, C.V. Peladjar Bandung, halaman 29-30.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar