"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Jumat, 12 Juli 2013

SEBAB-SEBAB AMPUNAN DIBULAN RAMADHAN

Dalam bulan Ramadhan, banyak sekali sebab-sebab turunnya ampunan. Di antara sebab-sebab itu adalah :
1. Melakukan shoum Romadhon.
Rasulullah s.a.w bersabda : “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘alaih).

2. Melakukan shalat tarawih dan tahajjud di dalamnya.
Rasulullah saw bersabda : “Barangsiapa melakukan shalat malam pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampun dosa-dosanya yang telah lalu .“ (Muttafaq ‘alaih).

3. Melakukan shalat dan ibadah di malam Lailatul Qadar.
Yaitu pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Ia adalah malam yang penuh berkah, yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’anul Karim. Dan pada malam itu pula dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. Rasulullah s.a.w bersabda : “Barangsiapa melakukan shalat di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq ‘alaih).

4. Memberi ifthar (makanan untuk berbuka) kepada orang yang berpuasa.
Rasulullah s.a.w bersabda : Barangsiapa yang di dalamnya (bulan Ramadhan) memberi ifthar kepada orang berpuasa, niscaya hal itu menjadi (sebab) ampunan dari dosa-dosanya, dan pembebasan dirinya dari api neraka.” ( HR. Ibnu Khuzaimah, Al-Baihaqi dan lainnya).

5. Beristighfar. Meminta ampunan serta berdoa ketika dalam keadaan puasa, berbuka dan ketika makan sahur.
Allah memerintahkan agar kita berdoa dan Dia menjamin mengabulkannya. Allah berfirman : “Dan Tuhanmu berfirman : “Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku mengabulkannya untukmu.” (Ghafir : 60).
Dan dalam sebuah hadits disebutkan “Ada tiga macam orang yang tidak ditolak doanya ; di antaranya disebutkan, “orang yang berpuasa hingga ia berbuka.” (HR. Ahmad, At-tirmidzi, Nasa’i dan Ibnu Majah).
Nabi s.aw. bersabda : “Tuhan Yang Maha Suci dan Maha Tinggi turun pada setiap malam ke langit dunia, yaitu ketika masih berlangsung sepertiga malam yang akhir seraya berfirman : “Barangsiapa berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan untuknya, barangsiapa memohon kepada-Ku niscaya Aku memberinya dan barangsiapa memohon ampunan kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya.” (HR. Muslim).

6. Istighfar (permohonan ampun) para malaikat untuk orang-orang berpuasa, sampai mereka berbuka.
Jika sebab-sebab ampunan di bulan Ramadhan demikian banyak, maka orang yang tidak mendapatkan ampunan di dalamnya adalah orang yang memiliki seburuk-buruk nasib. Kapan lagi ia mendapatkan ampunan jika ia tidak diampuni pada bulan ini? Kapan dikabulkannya permohonan orang yang ditolak pada saat Lailatul Qadar? Kapan akan baik orang yang tidak menjadi baik pada bulan Ramadhan?
------------------------------------
Buletin Jum'at "AL-HUSNA", Edisi 77/ Th. XII/ 23  Sya'ban 1433 H/ 13 Juli 2012 M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar