"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Kamis, 29 November 2012

WUDLU’ (5)

Dari Laqit bin Shabirah r.a., ia berkata ; Rasulullah s.a.w. bersabda : “Sempurnakanlah wudlu’, dan gosoklah antara jari, dan isaplah air ke hidung, dengan sungguh-sungguh, kecuali kalau kamu sedang berpuasa”. Dikeluarkan oleh Imam yang Empat (Abu Daud, Ibnu Majah, Tirmidzi dan Nasa’i), dan disahkan oleh Ibnu Khuzaimah.

Dan pada suatu riwayat Abu Daud: “Apabila engkau berwudlu’, berkumur-kumunlah!”.

Dari Utsman r.a. ; “Bahwasanya Nabi s.a.w. pernah menggosok-gosok antara janggutnya dalam berwudlu’. Dikeluarkan oleh Tirmidzi, dan disahkan oleh Khuzaimah

Dari Abdullah bin Zaid r.a., ia berkata ; “Bahwasannya Nabi s.a.w. diberi (air) dua pertiga mud, lalu beliau menggosok dua tangannya”.
Dikeluarkan oleh Ahmad; dan disahkan oleh Ibnu Khuzaimah

Dari padanya pula, bahwasannya ia melihat Nabi s.a.w. mengambil air buat dua telinganya, bukan air yang untuk kepalanya. Dikeluarkan oleh Baihaqi. Dan hadits ini menurut Muslim dan riwayat itu juga, dengan lafadh: “Dan Nabi mengusap kepalanya dengan air yang bukan air sisa dua tangannya dan inilah lafadh yang mahfudh (kedudukan hadist lebih kuat dari yang lain yang sama meski sama-sama sahih”.
-------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabuth-Thaharah, halaman 22-23.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar