"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Senin, 06 Juni 2011

Makan dari Rizki yang Baik

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُلُوا۟ مِن طَيِّبٰتِ مَا رَزَقْنٰكُمْ وَاشْكُرُوا۟ لِلَّـهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Hai orang-orang beriman, makanlah diantara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.(QS. 2 : 172).

Tafsir Ayat
"Hai orang-orang beriman, makanlah diantara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu". Makanan yang baik-baik itu senantiasa disediakan Tuhan asal kita suka mengusahakannya. Buah-buahan lengkap tumbuh, binatang-binatang ternak pun demikian pula. Asal kita berusaha mencari dan memilih mana yang baik-baik itu, pastilah kita tidak akan kekurangan makanan. "Dan bersyukurlah kepada Allah". Karena segala sesuatunya telah lengkap, Dia sediakan buat kita. Sebab itu bersyukurlah kepada Allah. "Jika benar-benar kepada-Nya menyembah."
Sementara itu, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam buku "Tazkiyatun Nafs" halaman 425, menuturkan bahwa ; "Hai orang-orang beriman, makanlah diantara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah,.....". adalah perintah untuk makan dan bersyukur, barangsiapa yang makan dan tidak bersyukur maka ia dicela, dan barangsiapa yang tidak makan (dari rezeki yang Allah ta'ala berikan) dan tidak bersyukur maka ia juga dicela. Dalam riwayat yang shahih dari Nabi shallallhu 'alaihi wasallam beliau bersabda; "Sesungguhnya Allah meridhoi hamba yang makan makanan kemudian ia memuji-Nya, ia minum minuman kemudian ia memuji Allah". (HR. Muslim, at-Tirmidzi, Abu Dawud dan Ahmad).

Rasulullah ﷺ berpesan kepada Sa'ad bin Abi Waqqash رَضِيَ اللََّهُ عَنْه, kalau dia ingin do'anya makbul disisi Allah, hendaklah dia menjaga makanannya, jangan sampai termakan yang haram.
--------------------
Bibliography :
Al Quraan dan terjemahnya, Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al-Qur’an Depag Proyek Pengadaan Kitab Suci Al-Qur’an, Pelita II/ 1978/ 1979.
Tafsir Al-Azhar Juzu' 2, Prof Dr. Haji Abdulmalik Abdulkarim Amrullah (Hamka), Penerbit PT. Pustaka Panjimas Jakarta, cetakan September 1987, halaman 55 - 58.
Tazkiyatun Nafs, Ibnu Taimiyah, Penerbit : Darus Sunnah Press, Jakarta Timur, Cetakan Pertama : November 2008.
Tulisan Arab Al-Qur'an.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar