"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Desember 2018

Nussa Bisa


Kisah kartun atau serial animasi Nussa itu menceritakan tentang kakak beradik yang bernama Nussa dan Rara. Ceritanya memuat pesan-pesan Islami yang disampaikan dengan alur sederhana. Serial ini digarap bareng The Little Giantz dan 4 Stripe Productions. Aktor Mario Irwinsyah jadi salah satu penggagas lahirnya serial ini.

Jadi, Nussa adalah kartun atau serial animasi karya anak bangsa Indonesia, di mana kartun ini mengajarkan nilai-nilai moral dan mendidik di dalamnya.

Rabu, 07 Februari 2018

Valentine Day

Pada sebuah kesempatan, ketika saya berceramah, saya sempat menyinggung Valentine Day dan bagaimana kehebohannya di Indonesia. Ada seorang gadis, muslimah, berkerudung pula, "diumpankan" pada perayaan Valentine Day di sekolahnya. Jadi target untuk "ditembak".
Mulanya, hanya satu pemuda yang menyatakan cinta kepada si gadis. Si gadis diberi bunga dan dicium bibirnya. Miris! Tapi, ternyata si gadis ini sudah dikerjain. Dia mendapat perlakuan yang sama berulang-ulang dari tiga pemuda. Ketika dia sadar bahwa dia dikerjain, air mata tidak bisa dia bendung. Dia menangis. Dia tersedu.
Dan ketika saya paparkan cerita tersebut di banyak majelis ta'lim, ada satu respon dari seorang ibu yang mengejutkan saya. Melihat seorang anak gadis yang diperlakukan tidak senonoh begitu, si ibu ini justru berseru, "so sweet!". Saya terbengong. Inilah ironi yang terjadi di negeri kita. Dianggapnya, hingar bingar anak-anak muda itu hal biasa. Padahal itulah racun yang sesungguhnya.
Anak-anak diizinkan ikut Valentine Day. Alasannya, 'biar tidak ketinggalan zaman'. Tapi di lain sisi, Valentine dimeriahkan kondom gratis. Ibu/bapak, ingat ingatlah bahwa peringatan Allah sudah sangat jelas. Ku anfusakum wa ahlikum naro. Jaga diri dan keluarga dari api neraka.
Penghancuran generasi muda Islam saat ini sedang dan terus berjalan. Alatnya melalui millah. Salah satunya gaya hidup yang tidak Islami.Selain millah, generasi muda kita juga digelandang masuk arena ghazwul fikr. Yang kalah, tidak berdarah. Tapi meneruskan misi lawannya.
Maka mari, ibu/bapak terus dampingi putra/putri agar tidak terseret jauh dalam pusaran negatif ini. Jangan sampai aqidah yang dikorbankan. Lihat saja dalam realitasnya, sudah berapa banyak yang mau menggadai iman hanya karena dunia? Mereka lupa, ada yang jauh lebih kekal. Semoga Allah selalu menjaga kita dari muslihat dan tipu daya. Semoga kita dapat mengambil ibrah dari dinamika yang terjadi akhir-akhir ini. (Irena Handono‏; twitter : @ummi_irena)

Sabtu, 26 Maret 2016

Renungkan Wahai eLGeBeTe dan Pembelanya

Dari Abdur Rahman bin Abu Sa’iid Al-Khudriy radliyallaahu ‘anhu, dari bapaknya, bahwasannya Rasulullah ﷺ bersabda,
لَا يَنْظُرُ الرَّجُلُ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ، وَلَا الْمَرْأَةُ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ، وَلَا يُفْضِي الرَّجُلُ إِلَى الرَّجُلِ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ، وَلَا تُفْضِي الْمَرْأَةُ إِلَى الْمَرْأَةِ فِي ثَوْبِ وَاحِدِ

“Janganlah seorang pria melihat aurat pria lain, tidak pula seorang wanita melihat aurat wanita yang lain. Dan janganlah seorang pria berada dalam satu kain (selimut) dengan pria lain, dan tidak pula wanita berada satu kain (selimut) dengan wanita lain” (HR. Muslim).

Bukankah mayoritas perilaku seks LGBT menggunakan pandangan mata yang diharamkan? Bukankah perilaku seks gay dan lesbi banyak dilakukan dengan membuka aurat mereka dan merekapun saling melihatnya? Bukankah perilaku seks gay dan lesbi, kalaupun mereka saling memandang bagian tubuh pasangannya yang bukan aurat, sulit terhindar dari bernafsu dan bersyahwat?

Kajian selengkapnya di muslim.or.id 

Kamis, 24 Maret 2016

Taat Kepada Pemerintah

Ingatlah...Taat kepada pemerintah dalam perkara Ma'ruf dan menasehati mereka dengan Baik adalah Metode Ahlussunah wal jamaah.

مَنْ رَأَى مِنْ أَمِيرِهِ شَيْئًا يَكْرَهُهُ فَلْيَصْبِرْ عَلَيْهِ ، فَإِنَّهُ مَنْ فَارَقَ الْجَمَاعَةَ شِبْرًا فَمَاتَ ، إِلاَّ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً

“Barang siapa yang melihat pada pemimpinnya suatu perkara ( yang dia benci ), maka hendaknya dia bersabar, karena sesungguhnya barangsiapa yang memisahkan diri dari jama’ah satu jengkal saja kemudian dia mati,maka dia mati dalam keadaan jahiliyyah.” (HR. Bukhari).

Beliau juga bersabda,

من خلع يدا من طاعة لقي الله يوم القيامة لا حجة له

“Barang siapa yang melepaskan tangannya bai’atnya (memberontak) hingga tidak taat ( kepada pemimpin ) dia akan mememui Allah dalam keadaan tidak berhujjah apa-apa.” (HR. Muslim).

Beliau juga bersabda,

اسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَإِنِ اسْتُعْمِلَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِىٌّ

“Dengar dan taatlah kalian kepada pemimpin kalian, walaupun dia seorang budak Habsy.” (HR. Bukhari).

Beliau juga bersabda,

على المرء المسلم السمع والطاعة فيما أحب وكره إلا أن يؤمر بمعصية فإن أمر بمعصية فلا سمع ولا طاعة

“ Wajib atas seorang muslim untuk mendengar dan taat (kepada pemimpin –ed.-) baik dalam perkara yang ia sukai atau dia benci, kecuali dalam kemaksiatan. Apabila dia diperintah untuk maksiat, tidak boleh mendengar dan taat.”

Imam Al-Barbahari rahimahullah (wafat tahun 329 H) dalam kitabnya Syarhus Sunnah berkata , “Jika engkau melihat seseorang mendo’akan keburukan kepada pemimpin, ketahuilah bahwa ia termasuk salah satu pengikut hawa nafsu, namun jika engkau melihat seseorang mendoakan kebaikan kepada seorang pemimpin, ketahuilah bahwa ia termasuk Ahlus Sunnah, insya Allah.”

Imam Al-Qadhi ‘Ali bin ‘Ali bin muhammad bin Abi al-Izz ad-Dimasqy rahimahullah (terkenal dengan ibnu Abil ‘Izz wafat th. 792 H), berkata : Hukum mentaati ulil Amri adalah wajib (selama tidak dalam kemaksiatan) meskipun mereka berbuat zhalim, karena kalau keluar dari ketaatan kepada mereka akan menimbulkan kerusakan yang berlipat ganda dibanding dengan kezhaliman penguasa itu sendiri. Bahkan bersabar terhadap kezhaliman mereka dapat melebur dosa-dosa dan dapat melipat gandakan pahala. Karena Allah ’azza wajalla tidak akan menguasakan mereka atas diri kita melainkan disebabkan kerusakan amal perbuatan kita juga. Ganjaran itu tergantung amal perbuatan. Maka hendaklah kita bersungguh-sungguh memohon ampun, bertaubat dan memperbaiki amal perbuatan. (Diambil dari Muslimah.or.id)

Jelas..inilah akidah ahlussunnah wal jamaah..jika berkeyakinan boleh mencela mereka, menghalalkan pemberontakan mereka, menghalalkan darah mereka, mencela mereka di publik, bersekutu melawan mereka, berdemo, merusak fasilitas publik dan menjelek jelekkan mereka maka itu adalah akidah Khawarij yang telah keluar dari Islam dan jamaah kaum Muslimin.
Karena dari sinilah muncul benih benih ISIS dan pengkafiran massal terhadap Umat. Bisa anda lihat sikap orang tersebut di kemudian hari.
Kelak ia akan mengganggap pemerintah adalah Thaghut, Zhalim, dan biadab. Padahal Rasullullah menyuruh kita bersabar namun mereka tidak mau bersabar.
Rasulullah menyuruh untuk tidak keluar dari Jamaah kaum Muslimin, akan tetapi mereka keluar.
Rasulullah menyuruh agar menasehati dengan baik, namun mereka menasehati dengan emosi dan makian di Dunia maya atau lainnya.
Maka ini bukan ajaran Islam yang Hanief.
Ingatlah...keamanan suatu negeri itu lebih baik jika rakyat melakukan pemberontakan.
Walaupun pemerintah zalim dan kejam.
Imam Ahmad bin Hambal tidak pernah mengajak keluar kaum Muslimin di zaman Khalifah al Makmun untuk memberontak, padahal Al Makmun berkata bahwa ALQURAN ADALAH MAKHLUK.
Begitu juga Para sahabat Shalat di belakang Khalifah yang sedang Mabuk sehingga sebagian orang mengingkari mereka. Namun para sahabat berkata bahwa Ini demi kemaslahatan dan terjaganya darah kaum Muslimin dari pertumpahan.
Bahkan Ibnu Taimiyah membiarkan para Penjajah Mongol untuk mabuk mabukan agar mabuk menyibukkan mereka dari membunuh orang Islam.
Tidaklah pemberontakan membawa kebaikan sedikit pun kecuali darah lebih banyak tumpah, orang orang kehilangan keluarga dan kehidupannya, kelaparan, pembunuhan, kehinaan dan munculnya berbagai mafsadat.
Waspadalah khawarij...
Jaga kedamaian dan stabilitas Indonesia.
Sabar dan tahan jari anda dari mencela pemerintah karena itu adalah AWAL KHAWARIJ.
Sabarlah dan doakan jika mereka Zalim.
Jika kau melihat saudaramu masuk ke Lubang dalam apakah kau cela dia ataukah kau selamatkan dia ?

Admin Suara Madinah 

Selasa, 22 Maret 2016

Waspada Khawarij

Bulan oktober lalu, Ankara kembali dibom oleh sekelompok Ekstrimis ISIS yang menyebabkan seratusan orang meninggal dunia.
Waspadalah mereka..
Karena khawarij Muncul dari Mencela pemerintah kemudian mengajak untuk revolusi dan akhirnya menghalalkan darah petugas keamanan sebelum akhirnya mengkafirkan seluruh Kaum Muslimin di luar golongan mereka.
Bagi mereka yang menghina hina pemerintah dengan tulisan atau medsos namun tidak mengangkat senjata, maka mereka dinamakan Ulama dengan Khawarij Qaidiyah.
Dan betapa banyak khawarij Qaidiyah ini di Dunia maya.
Lantas bagaimana menasehati pemerintah ?
Imam Syafi’i berkata,”Barangsiapa yang menasihati temannya dengan rahasia, maka ia telah menasihati dan menghiasinya. Dan barangsiapa yang menasihatinya dengan terang-terangan, maka ia telah mempermalukan dan merusaknya.”
Imam Fudhail bin Iyadh berkata,”Orang mukmin menasihati dengan cara rahasia; dan orang jahat menasihati dengan cara melecehkan dan memaki-maki.”
Syaikh bin Baz berkata,”Menasihati para pemimpin dengan cara terang-terangan melalui mimbar-mimbar atau tempat-tempat umum, bukan (merupakan) cara atau manhaj Salaf. Sebab, hal itu akan mengakibatkan keresahan dan menjatuhkan martabat para pemimpin. Akan tetapi, (cara) manhaj Salaf dalam menasihati pemimpin yaitu dengan mendatanginya, mengirim surat atau menyuruh salah seorang ulama yang dikenal untuk menyampaikan nasihat tersebut.”
Sebagaimana sabda Rasulullah,”Barangsiapa yang mendapatkan dari pemimpin(nya) sesuatu yang tidak menyenangkan, maka hendaklah bersabar. (Karena) sesungguhnya, barangsiapa yang keluar dari pemimpin, maka meninggal dalam keadaan jahiliyah.” [HR Al Bukhari].

Admin Suara Madinah 

Rabu, 02 Desember 2015

Tata Pemerintahan Kerajaan Demak

Menyimpul langkah-langkah Sultan Fattah menata pemerintahannya :
  • Mengangkat Imam masjid, dan Imam pertama Masjid Agung Demak adalah Sunan Bonang. Imam kedua adalah Makhdum Sampang. Imam ketiga adalah Kiai Pembayun dan imam keempat adalah Penghulu Rahmatullah. Mereka semua termasuk Wali Songo. (Sultan Fattah, Rachmat Abdullah, 115).
  • Untuk menata pemerintahannya, Sultan Fattah mengangkat Walisongo sebagai ulama penasihat dalam urusan pemerintahan negara (daulah) dan keagamaan (dien). Di antaranya adalah Sunan Kudus diangkat sebagai qadhi (hakim agung), Sunan Giri sebagai mufti (sesepuh) dan Sunan Kalijogo sebagai anggota dewan penasihat. Kemudian Sultan Fattah memberikan sarana dan kesempatan yang seluas-luasnya kepada Walisongo dalam menggelorakan dakwah Islam. (Sultan Fattah, Rachmad Abdullah, 115).
Menurut Carita Purwaka Caruban Nagari (CPCN) bagian ke-30, pada tahun 1506M Syekh Siti Jenar dihukum mati karena menyebarkan ajaran wujudiyah ala Syiah. Tokoh Syiah Muntadzar ini konon berasal dari Baghdad datang ke Jawa lalu tinggal di Pengging. Ajarannya yang menyimpang dia sampaikan kepada orang banyak sehingga menimbulkan keresahan. Sunan Kudus diutus oleh Sultan Fattah untuk menghukum mati Syekh Siti Jenar dengan menggunakan keris Kantanaga milik Sunan Gunung Jati. Jenasah Syekh Siti Jenar dikuburkan di Anggaraksa, Cirebon. (lihat : Sunan Gunung Jati ; Petuah, Pengaruh dan Jejak-jejak Sang Wali di Tanah Jawa, Dadan Wildan, 50).
Syekh Siti Jenar meninggalkan beberapa santri yang juga menganut Syiah. Di antaranya adalah Ki Ageng Pengging II (Kebo Kenongo) dan putranya yang bernama Jaka Tingkir. Dialah yang berhasil menyusup ke dalam barisan prajurit Demak di masa Sultan Trenggono. Ketika datang saat yang tepat, mengadakan pemberontakan dan berhasil merobohkan kerajaan Islam Demak lalu memindahkannya ke Pajang. (Sultan Fattah, Rachmad Abdullah, 180-181).

Senin, 30 November 2015

Tidak Boleh Menolak Hukum Qath'i

Seorang Muslim tidak boleh menolak satu perkara pun dari al-Qur'an. Orang yang melakukannya dianggap kafir. Dia juga tidak boleh menolak hukum qath'i (permanen) dari syariat yang telah diketahui secara pasti dalam agama ini. Penolakkannya juga berbuah kekafiran, kufur terhadap Islam dan mengeluarkan dirinya dari agama ini. Dia berhak untuk dihukumi sebagai orang murtad karena telah berani bersikap lancang dan sok tahu dihadapan Allah. Sekaligus secara tidak langsung dia menuduh Allah kurang ilmu. Mahasuci Allah dan Mahatinggi atas apa yang mereka katakan. (Sultan Fattah, Rachmad Abdullah, 27).

Sabtu, 28 November 2015

The Next Walisongo, Kamu-kah?

Di dalam buku "Walisongo, Gelora Dakwah dan Jihad di Tanah Jawa (1404 - 1482)"-nya Rachmad Abdullah pada halaman 180 menuturkan bahwa ketika Sunan Kalijogo mengajukan pandangan tentang metode dakwah menggunakan adat istiadat Jawa yang sarat ajaran Hindu Syiwo Buddho seperti selametan, sesajen dan sejenisnya, Sunan Ampel awalnya tidak dapat menerima dengan memberikan berbagai pertanyaan, "Apakah tidak mengkhawatirkan di kemudian hari? Bahwa adat istiadat dan upacara-upacara lama itu nanti akan dianggap sebagai ajaran Islam, sebab kalau demikian nanti apakah hal ini tidak akan menjadi bid'ah?" Sunan Kudus menyatakan setuju terhadap pendapat Sunan Kalijogo. Adapun mengenai kekhawatiran Sunan Ampel tersebut, Sunan Kudus mempunyai keyakinan bahwa di kemudian hari akan ada orang Islam yang menyempurnakannya".
---------
Pustaka :
Walisongo; Rachmat Abdullah; Penerbit Al-Wafi : Solo ; cetakan Pertama; April 2015.

Baca Juga :
Seputar Walisongo, Solichin Salam, Penerbit Menara Kudus 1960.

Kamis, 26 November 2015

Reconquista

Di dalam buku "Walisongo, Gelora Dakwah dan Jihad di Tanah Jawa (1404 - 1482)"; karya Rachmad Abdullah pada halaman 47 - 48 dituturkan bahwa "Pada akhir abad 15, tepatnya tanggal 7 Juni 1494M, Paus Alexander VI telah membuat perjanjian Tordesillas Spanyol. Perjanjian antara kerajaan katolik Portugis dan kerajaan katolik Spanyol ini menandai awal mula lahirnya imperialisme barat. Dalam perjanjian ini, Paus Alexander VI memberi kewenangan kepada kerajaan katolik Portugis untuk menguasai dunia belahan timur. Sebaliknya, kepada kerajaan katolik Spanyol diber kewenangan untuk menguasai dunia belahan barat.
Paus Alexander VI  membenarkan imperialisme dengan tujuan 3-G yaitu Gold (menguasai kekayaan alam), Gospel (menyebarkan ajaran katolik) dan Glory (mencapai kejayaan. Seluruh bangsa selain negara vatikan yang beragama katolik dipandang sebagai bangsa biadab. Wilayahnya dinyatakan sebagai terra nullius (wilayah kosong tanpa pemilik). Mereka juga menyalakan semangat reconquista, yaitu penaklukan wilayah-wilayah Islam di seluruh dunia.
Jadi teringat firman Allah ta'ala ;
وَدَّ كَثِيرٌ مِّنْ أَهْلِ الْكِتٰبِ لَوْ يَرُدُّونَكُم مِّنۢ بَعْدِ إِيمٰنِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِّنْ عِندِ أَنفُسِهِم مِّنۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ ۖ فَاعْفُوا۟ وَاصْفَحُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ اللَّـهُ بِأَمْرِهِۦٓ ۗ إِنَّ اللَّـهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِي
Sebagian besar ahli kitab menyukai agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran, setelah kamu beriman, karena rasa dengki (yang timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma'afkanlah dan biarkanlah mereka, sehingga Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. al-Baqarah (2) :  109).

juga firman Allah ta'ala yang lain;
وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصٰرَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّـهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَآءَهُم بَعْدَ الَّذِى جَآءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّـهِ مِن وَلِىٍّ وَلَا نَصِيرٍ
Orang-orang yahudi dan nasrani tidak senang kepadamu sehingga engkau mengikuti agama mereka. Katakanlah, "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sungguh jika engkau mengikuti kemauan mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (QS. al-Baqarah (2) : 120).
---------
Pustaka :
Walisongo; Rachmat Abdullah; Penerbit Al-Wafi : Solo ; cetakan Pertama; April 2015.

Selasa, 24 November 2015

Spanyol dan Toleransi

Di dalam buku "Walisongo, Gelora Dakwah dan Jihad di Tanah Jawa (1404 - 1482)"; karya Rachmad Abdullah pada halaman 47 dituturkan bahwa "Di Spanyol pada tahun 1236M, benteng terakhir ummat Islam di Granada jatuh ke tangan Fernando III dari Kstilia. Sampai pada tahun 1492M. Los Reyes Catolicos (kerajaan katolik spanyol) melalui Fernando II dari Aragon dan Isabel I dari kastilia akhirnya berhasil menguasai wilayah Islam kembali dan memaksa ummat Islam agar masuk katolik (baca : "How the Idea of Religious Toleration Came to the West"-nya Peres Zarogin). Jika tidak bersedia, ummat Islam diusir dari spanyol tanpa membawa putra-putri mereka. khirnya banyak yang tidak sanggup meninggalkan putri-putrinya. Jika tidak mau juga hengkang dari spanyol, ummat Islam akan dibakar hidup-hidup (autadafe). (baca : "Api Sejarah 1"-nya Ahmad Mansur Suryanegara, halaman 156-157).
---------
Pustaka :
Walisongo; Rachmat Abdullah; Penerbit Al-Wafi : Solo ; cetakan Pertama; April 2015.

Minggu, 22 November 2015

Kerajaan Majapahit dan Kesultanan Demak

Di dalam buku "Api Sejarah 1"; karya Ahmad Mansur Suryanegara pada halaman 121 menuliskan; "Sesungguhnya runtuhnya Mojopahit di bawah raja Brawijaya V yang berpusat di Trowulan, Mojokerto; bukanlah karena serangan kerajaan Islam Demak masa Sultan Fattah yang merupakan putranya. Akan tetapi, lebih disebabkan oleh karena serangan balasan Girindho Wardhono, penerus Joyokatwang sebagai penguasa Kediri yang runtuh akibat serangan Raden Wijoyo dengan memanfaatkan pasukan Kubilai Khan. Sedangkan Raden Wijoyo sendiri adalah menantu raja Kertonegoro yang pernah mempermalukan utusan Kubilai Khan, Meng Ki. Didongengkan keruntuhan kerajaan hindu Majapahit akibat serangan Kesultanan Demak pada 1400 saka atau 1478 M. Akibat serangan ini maka sang Prabu mengutuk Sunan Fattah dari Kesultanan Demak sebagai putra yang tidak tahu hormat kepada orang tuanya. Kemudian, Sang Prabu terbang ke langit. Ketika laskar Demak membanjiri halaman kraton Majapahit, dalam dongeng tersebut dikatakan sinar matahari terkalahkan oleh kilau cahaya ribuan pedang laskar Demak. Dongeng ini dimanfaatkan oleh sementara sejarawan barat untuk menguatkan teori dan analisis sejarahnya bahwa Islam di Nusantara dikembangkan dengan pedang. Artinya dikembangkan melalui pemaksaan dan penindasan".
---------
Pustaka :
Walisongo; Rachmat Abdullah; Penerbit Al-Wafi : Solo ; cetakan Pertama; April 2015.
Api Sejarah 1; Prof. DR. Ahmad Mansur Suryanegara; Penerbit Salamadani Pustaka Semesta : Bandung; cetakan ketiga; 2004

Jumat, 20 November 2015

Sumatera Selatan dan Kekhalifahan Umayyah

Di dalam buku "Sejarah Perkembangan Pemurnian Ajaran Islam di Indonesia"; karya Buya Hamka pada halaman 1 - 2 menuliskan; "Ahli sejarah ada yang berkata bahwa di zaman pemerintahan Yazid bin Muawiyah, Khalifah Bani Umayyah yang kedua, telah didapat sekelompok keluarga orang Arab di Pesisir Barat pulau Sumatera. Artinya sebelum habis seratus tahun setelah Nabi Muhammmad shallallahu ‘alaihi wasallam, tetapi dikurun ketiga dan ke-empat Hijriyah, di zaman keemasan Daulah Bani Abbas di Baghdad sudah banyak pelajaran dan pengembara bangsa Arab itu menyebut pulau Sumatera, ketika mereka membicarakan Kerajaan Buddha yang dikenal dalam kitab-kitab mereka dengan nama "Syarbazah" atau kerajaan Sriwijoyo yang terletak di Palembang, Ibu Negeri Sumatera Selatan sekarang ini".

Rabu, 18 November 2015

Walisongo dan Kekhalifahan Utsmani

Di dalam buku "Walisongo, Gelora Dakwah dan Jihad di Tanah Jawa (1404 - 1482)"; karya Rachmad Abdullah pada halaman 13-14 dituturkan bahwa pada tahun 1402 M, Sultan Muhammad (Mehmed) I sebagai Khalifah Turki Utsmani telah membentuk tim dakwah untuk dikirim ke Jawa yang dipimpin oleh Syaikh Maulana Malik Ibrahim. Tim dakwah yang terdiri dari sembilan tokoh ini (Maulana Malik Ibrahim, Maulana Ishaq, Maulana Ahmad Jumadil Kubra, Maulana Muhammad al-Maghribi, Maulana Malik Isra'il, Maulana Muhammad Ali Akbar, Maulana Hasanuddin, Maulana Aliyuddin dan Syeikh Subakir), di kemudian hari dikenal dengan sebutan Wali Songo angkatan pertama.
---------
Pustaka :
Walisongo; Rachmat Abdullah; Penerbit Al-Wafi : Solo ; cetakan Pertama; April 2015.

Senin, 16 November 2015

Perancis dalam Lembaran Sejarah

  • Perancis mengumpulkan 400 ulama' muslim dan memenggal kepala mereka dalam lembaran sejarah, di tengah penjajahan mereka atas Chad tahun 1917 M. ["Chad" tulisan Ahli Sejarah Mahmud Syakir hal.73]
  • Ketika Perancis memasuki kota Aghwat di Al Jazair tahun 1852 M, mereka membakar sepertiga penduduk kota itu dengan api dalam satu malam.
  • Perancis telah melakukan 17 uji coba nuklir di Al Jazair mulai dari tahun 1960 - 1966 M yang mengakibatkan jatuhnya korban dengan jumlah yang tidak terhingga sekitar 27 ribu sampai 100 ribu orang.
  • Ketika Perancis hengkang dari Al Jazair tahun 1962 M, mereka telah menanam sejumlah ranjau yang lebih banyak daripada jumlah semua penduduk Al Jazair pada waktu itu, yakni sebanyak 11 juta ranjau.
  • Perancis menjajah Al Jazair selama 132 tahun, mereka telah melenyapkan 1 juta muslim pada tujuh tahun pertama setelah kedatangan mereka dan telah melenyapkan 1,5 juta pada tujuh tahun terakhir sebelum mereka hengkang.
  • Seorang Ahli Sejarah yang berdarah Perancis Jack Jourkey memperkirakan bahwa total orang yang dibunuh oleh Perancis di Al Jazair sejak kedatangannya tahun 1830 M sampai hengkangnya tahun 1962 M adalah 10 juta muslim.
  • Perancis menjajah Tunisia selama 75 tahun, Al Jazair selama 136 tahun, Maroko selama 44 tahun, Mauritania selama 60 tahun dan menjajah Senegal ( yang 95% penduduknya adalah muslim ) selama 3 abad..!
Departement Tsugur Media

Senin, 02 November 2015

Koridor Selatan

Setahun sudah pasca peluncuran koridor utara (koridor 3 / Pelabuhan Tanjung Emas- Pelabuhan Tanjung Emas) BRT Trans Semarang. Rabu, 21 Oktober 2015 lalu aku menyempatkan ber-BRT-ria di koridor 3 dari shelter transit Elizabeth, kebetulan waktu itu Aser yang jadi Timer. Dari shelter transit Elizabeth 09.45 WIB dengan BRT Trans Semarang III-008 dengan PTA Hana Pertiwi dan turun di shelter transfer JavaMall 10.00 WIB. Dan setelah menyelesaikan segala keperluan aku kembali menggunakan BRT Trans Semarang III-007 dengan PTA Nining dari shelter transfer IKIP PGRI 10.50 WIB dan turun di shelter transit Balaikota 11.35 WIB. Kebetulan dari shelter transfer IKIP PGRI bareng dengan adik Umiyatul Maslamah dan Adinda Syafira siswi SMK Negeri 6 Semarang yang tengah membawa hasil usaha sekolah, minuman kemasan jahe merah. dan turun di shelter transfer SMA N 1.
Sembilan bulan lamanya aku pun menunggu setelah mendengar wacana adanya koridor baru. Tetapi kalau boleh berangan-angan dan berharap rasanya akan lebih berimbang pelayanan BRT Trans Semarang jika meluncurkan koridor selatan (Meteseh - UNNES dengan rute : Meteseh - Sigar Bencah - Undip Tembalang (masuk kampus memutar di bundaran rektorat) - Jatingaleh - Elizabeth - Ngaglik - Kaligarang - Kelud - Menoreh - Dewi Sartika - UNNES dan rute kembali lagi. Atau rute UNDIP - UNNES, rute lebih pendek dengan pertimbangan medan trayek yang berbukit-bukit menjadi alasan beban perawatan mesin) terlebih dulu. Nice Trip with BRT Trans Semarang. 

Jumat, 16 Oktober 2015

Menggunakan Unsur Babi

Banyak hal yang mesti aku pelajari tentang produk makanan jadi atau olahan apapun yang beli dari toko, meskipun terkadang toko itu kepunyaan orang Islam. Rupanya panyak hal yang belum belum aku pahami tentang label yang bertuliskan "This product contain substance from porcine", ternyata itu artinya produk tersebut mengandung bahan dari babi. Begitu juga dengan istilah "The source of gelatin capsule is porcine", yang ternyata artinya kapsul dari gelatin babi.
Berikut istilah yang digunakan dalam produk yang mengandung/menggunakan unsur babi, sebagaimana dirilis Lembaga Pengkajian Pangan, Obat, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).
  • PIG : Istilah umum untuk seekor babi atau sebenarnya babi muda, berat kurang dari 50 kg.
  • PORK : Istilah yang digunakan untuk daging babi di dalam masakan.
  • SWINE : Istilah yang digunakan untuk keseluruhan kumpulan spesies babi.
  • HOG : Istilah untuk babi dewasa, berat melebihi 50 kg.
  • BOAR : Babi liar / celeng / babi hutan.
  • LARD : Lemak babi yang digunakan untuk membuat minyak masak dan sabun.
  • BACON : Daging hewan yang disalai, termasuk / terutama babi.
  • HAM : Daging pada bagian paha babi.
  • SOW : Istilah untuk babi betina dewasa (jarang digunakan)
  • SOW MILK : susu babi.
  • PORCINE : Istilah yang digunakan untuk sesuatu yang berkaitan atau berasal dari babi. Porcine sering digunakan di dalam bidang pengobatan/ medis untuk menyatakan sumber yang berasal dari babi.
Di tengah-tengah masyarakat juga dikenal istilah-istilah lain yang merujuk pada babi, misalnya charsiu, cu nyuk, mu, chasu, yakibuta, nibuta, B2, khinzir dan lain-lain.
“Jika menemukan istilah-istilah tersebut di atas, konsumen tak perlu ragu untuk meninggalkan produk tersebut dan menggantinya dengan produk sejenis yang telah bersertifikat halal,” jelas Farid MS juru bicara LPPOM MUI. (islampos.com).

Kamis, 08 Oktober 2015

Sekilas LPG

Elpiji, pelafalan bahasa Indonesia dari akronim bahasa Inggris; LPG (Liquefied Petroleum Gas). ELPIJI adalah brand PERTAMINA. LPG merupakan gas hidrokarbon produksi dari kilang minyak dan kilang gas dengan komponen utama gas propane (C3H8) dan butane (C4H10).
Pada tekanan atmosfir, LPG berbentuk gas, tetapi untuk kemudahan distribusinya, LPG diubah fasanya menjadi cair dengan memberi tekanan. Dalam bentuk cair, LPG mudah didistribusikan dalam tabung ataupun tanki. Di Indonesia, LPG digunakan terutama sebagai bahan bakar untuk memasak. Konsumen LPG bervariasi, mulai dari rumah tangga, kalangan komersial (restoran, hotel) hingga industri. Di kalangan industri, LPG digunakan sebagai bahan bakar pada industri makanan, keramik, gelas serta bahan bakar forklift. Selain itu, LPG juga dapat digunakan sebagai bahan baku pada industri aerosol serta refrigerant ramah lingkungan.

Mengapa memilih LPG?
Dibandingkan dengan bahan bakar lain, penggunaan LPG lebih menguntungkan :
  • Bersih dan Ramah Lingkungan, Hasil pembakaran LPG bersih dengan emisi yang rendah, sehingga penggunaan LPG akan ikut menunjang tuntutan dunia akan penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan.
  • Stabil, Pembakaran LPG menghasilkan nilai kalori yang tinggi dan stabil.
  • Fleksibel, LPG dapat didistribusikan ke daerah manapun menggunakan skid tank ataupun tongkang, hingga ke daerah yang jauh dari supply point.
  • Cocok untuk produk yang sensitif dalam hal bau. Hasil pembakaran LPG tidak meninggalkan bau, sehingga cocok untuk digunakan sebagai bahan bakar ataupun bahan baku untuk industri yang produknya sensitif terhadap bau.

  • Cost Reduction, penggunaan LPG yang hemat serta rendahnya biaya maintenance peralatan dapat mengurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk bahan bakar dan maintenance peralatan.

Bahaya Elpiji
Salah satu risiko penggunaan elpiji (LPG) adalah terjadinya kebocoran pada tabung atau instalasi gas sehingga bila terkena api dapat menyebabkan kebakaran. Pada awalnya, gas elpiji tidak berbau, tapi bila demikian akan sulit dideteksi apabila terjadi kebocoran pada tabung gas. Menyadari itu Pertamina menambahkan gas mercaptan, yang baunya khas dan menusuk hidung. Langkah itu sangat berguna untuk mendeteksi bila terjadi kebocoran tabung gas. Tekanan elpiji cukup besar (tekanan uap sekitar 120 psig), sehingga kebocoran elpiji akan membentuk gas secara cepat dan mengubah volumenya menjadi lebih besar.
Untuk itu diperlukan cara pemasangan tabung yang benar (baca : Cara Memasang Tabung Gas Elpiji atau Cara Pasang Tabung Gas Yang Aman Dan Mudah).
-----------------------------------
Sumber Pustaka :

Selasa, 06 Oktober 2015

Tentang Kode SPBU

Kesenanganku melakukan perjalanan alias ber-traveling, mempertemukanku dengan SPBU. Dalam perjalananku di tahun 2013 ke pantai Gunungkidul mempertemukanku dengan SPBU 44.558.09 Wonosari Gunungkidul. Selanjutnya perjalanan di tahun 2014, mempertemukanku dengan SPBU 44.505.03 Lemahbang saat visit factory ke PT Charoen, SPBU 44.502.11 Sumurboto Banyumanik saat berburu sepatu, SPBU 44.501.13 Ngaliyan saat berwisata ke Gonoharjo, SPBU 44.574.02 saat perjalanan ke Gunungkidul, SPBU 44.593.09 saat nge-Trip ke Bromo - Batu. Dan pada tahun 2015 aku dipertemukan dengan SPBU 41.502.02 Sultan Agung, SPBU 44.512.11 Timbang Kabupaten Batang kala perjalanan ke pantai Ujungnegoro dan SPBU 44.501.35 adalah SPBU yang bekerja sama dengan BRT Trans Semarang koridor 2 
Aku semakin mengenal mereka dengan kode yang berbeda-beda. Dan itu membuatku makin bertanya-tanya, "Kenapa mesti berkode itu?". BPS (Badan Pusat Statistik) kota Semarang pun turut andil mendekatkanku pada kode-kode SPBU, dimulai dari STKU (Survei Triwulanan Kegiatan Usaha) mengenalkanku pada SPBU 44.501.14 Arteri Soekarno-Hatta Semarang, SPBU 44.501.20 Kembangarum Semarang dan SPBU 44.501.29 Randugarut Semarang, hingga SVK-S (Survei Volume Penjualan Komoditas Spesifik) mengenalkanku pada SPBU 41.502.01 Ahmad Yani Semarang dan SPBU 41.502.14 Kaligarang Semarang. Rasa penasaran dan ingin tahuku mengantarkanku untuk bertanya pada Kepala SPBU 41.502.14, Donni Purnomo arti kode. Dan beliau memberikan sedikit informasi, dan aku mencoba menyaring informasi dan membagikan buat kalian.

Sekilas SPBU 
SPBU di Indonesia ada 3 jenis :
Pertama, SPBU COCO (Company Owned Company Operated), artinya SPBU ini murni milik dan dikelola oleh Pertamina Retail.
Kedua, SPBU CODO (Company Owned Dealer Operated), artinya SPBU ini milik Swasta atau Perorangan yang bekerjasama dengan Pertamina Retail. SPBU jenis ini dibangun berdasarkan pesyaratan yang dimiliki Pertamina Retail. Ketentuan SPBU CODO.
Ketiga, SPBU DODO (Dealer Owned Dealer Operated) artinya SPBU ini murni milik Swasta atau Perorangan dan segala hal tentang manajemen dikelola oleh Swasta. SPBU ini dibangun sebagai satu upaya untuk pengembangan jaringan SPBU dan dalam rangka peningkatan pelayanan di SPBU melalui konsep Kerjasama Operasi (KSO).

Misalkan SPBU COCO 41.502.14 Kaligarang Semarang
Kode digit pertama (4) : menandakan region tempat SPBU berada,
Kode digit kedua (1) : kode ini milik Pertamina atau Pertamina Retail (atau kerennya SPBU COCO (Company Owned Company Operated))
Kode digit ketiga/keempat/kelima (502) : menandakan kode daerah tempat SPBU berada menurut ketentuan Pertamina,
Kode digit keenam/ketujuh (14) : menandakan urutan SPBU dibangun.

Contoh lain SPBU 44.501.29 Randugarut Semarang
Kode digit pertama (4) : menandakan region tempat SPBU berada,
Kode digit kedua (4) : kode ini milik perusahaan swasta murni atau perorangan (atau kerennya SPBU DODO (Dealer Owned Dealer Operated))
Kode digit ketiga/keempat/kelima (501) : menandakan kode daerah tempat SPBU berada menurut ketentuan Pertamina,
Kode digit keenam/ketujuh (29) : menandakan urutan SPBU dibangun.

Ketika aku bertanya pada Ka. SPBU 41.502.14, Donni Purnomo bagaimana dengan kode digit ke dua yang berangka 2 atau 3. Menurut beliau itu dikelola oleh TNI / Polri. Dan aku bertanya pula pada mbak Rizky SPBU Abdurrahman Saleh tentang kode digit ke dua yang berangka 2 atau 3. Menurut beliau itu kode kerjasama atau SPBU CODO (Company Owned Dealer Operated).

Minggu, 04 Oktober 2015

Handphone

Nokia 3210
Telepon genggam seringnya disebut handphone (disingkat HP) atau disebut pula sebagai telepon selular (disingkat ponsel) adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless). Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code Division Multiple Access).
Handphone pertama kali di demonstrasiklan oleh John F. Mitchell dan Dr Martin Cooper dari Motorola tahun 1973, menggunakan sebuah handset yang beratnya sekitar 1 kg. Di tahun 1983, DynaTAC 8000x adalah handphone yang pertama kali tersedia secara komersial. Sejak tahun 1990 sampai dengan 2011, pelanggan handphone dunia berkembang dari 12.4 juta hingga menjadi lebih dari 6 milyar pelanggan. Artinya sekitar 87% dari populasi dunia.
Di tahun 2013, pasar Smartphone sekitar 75% lebih di dominasi oleh Smartphone Android yang pertama kali di kembangkan oleh Google di tahun 2008.

Fungsi dan Fitur
Nexian NX-T780
Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

Sahabat Elektronik
Nokia 6030
Mereka handphone-handphoe terbaik menurutku yang sanggup menemaniku bercengkrama dengan teknologi di mulai dari handphone mono krom, Nokia 3210 (sudah almarhum), handphone mono krom berikutnya Nokia 1200 (masih eksis nemeni cari uang tambahan), handphone layar warna pertamaku; Nokia 6030 (transformasi Nokia 3210 bahasa lainnya tukar tambah, dia teman pertama kali bersosmed dan kinipun sudah almarhum jadi uang); handphone televisi pertamaku, Nexian NX-T780 (dengannya aku nonton TV dan bersosmed, Facebook dan Twitter); handphone sosmed kedua, Nexian NX-6857 (baru setahun bersama, bermasalah dengan touch-screen-nya, sekarang menjadi teman hobiku motret-motret setelah ku ganti touch-screen-nya, dengan tambahan lensa klip wide angle) dan handphone televisi keduaku, Cross C1* (alhamdulillah masih eksis menemaniku mengais rejeki). Meski mereka tidak hebat tetapi mereka adalah teman setia yang mendampingiku apa saja.

Penjualan Agustus 2015
Samsung Grand Prime
Pada awal September 2015, aku iseng-iseng bertanya-tanya ke 3 konter HP di Semarang  di 2 titik, di kawasan Simpang Lima dan di pinggiran kota Semarang (Srondol Kulon - Banyumanik) tentang produk HP yang paling laku dibulan Agustus 2015.
Tiga produk di Sentral Seluler Plasa Simpanglima yang laku keras adalah Samsung Grand Prime, Lenovo A-6000 dan Asus Zenfone 4C. Tiga produk di SMS Shop Plasa Simpanglima Atrium Hall yang laku keras adalah Samsung Grand Prime, Oppo R5 dan Lenovo A-6000. Sedangkan 3 produk di Bali Celuller Ada Swalayan Banyumanik adalah Samsung 1205, Samsung Caramel dan Samsung V Plus.
Hanya kesimpulanku, produk handphone berteknologi mutakhir di tengah kota lebih laku daripada di wilayah pinggiran kota. Sedangkan di pinggiran kota lebih laku handphone dengan teknologi standar, untuk telepon dan SMS-an saja.
--------------------------
Baca :
"Telepon genggam" di laman telkomspeedy.com
"Perkembangan Telepon Genggam dari Masa ke Masa" di Blog-nya Yanuari Yudha Yuliana.

Rabu, 05 Agustus 2015

SPBU 44.501.35

BRT Traveler. Setelah berkuliner di kawasan kecamatan Tugu Semarang, ku arahkan tujuanku kembali pulang. Tetapi kali ini BRT Traveler ingin memulai perjalanan menuju Sisemut dari terminal Terboyo. Setelah menggunakan BRT Trans Semarang koridor 1 dan transit di shelter transit SMA 5, BRT Traveler akhirnya menaiki BRT Trans Semarang II-018.
Ku lihat di monitor hape terbaca tanggal 3 Agustus 2015 dan perjalanan menuju terminal Terboyo terus berlanjut. Shelter Pasar Johar - Shelter Transit Stasiun Tawang - Shelter Penggapon - dan BRT Trans Semarang berbalik arah setelah melewati jembatan Banjir Kanal Timur sebelum shelter yang dekat perlintasan kereta api, menuju SPBU 44.501.35 kurang lebih jam 14.27 WIB. Saat itu penumpang tinggal 16 orang termasuk BRT Traveler; 11 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Setelah 13 menit atau jam 14.34 WIB dengan 68,410 liter Bio Solar mengisi tangki bus BRT Trans Semarang pun akhirnya kembali menuju arah terminal Terboyo. Dan memutar arah dipertigaan posis. Dari informasi PTA, semua armada bus BRT Trans Semarang koridor 2 mengisi bahan bakar di SPBU ini.