"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)
Tampilkan postingan dengan label Bulughul Maram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bulughul Maram. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juni 2015

QURBAN (6)

Dari ‘Ali r.a. ia berkata; “Rasulullah ﷺ memerintahkan kepada kami supaya memeriksa mata dan telinga, dan jangan berkurban dengan yang matanya buta sebelah, telinga sebelah muka dan belakang terbelah, dan yang kedua telinganya dibolongi, dan yang sudah hilang giginya”. Dikeluarkan oleh Ahmad dan Imam yang Empat (Abu Daud, Ibnu Majah, Tirmidzy dan Nasa’i), dan disahkan oleh Tirmidzy, Ibnu Hibban dan Hakim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 500.

Minggu, 31 Mei 2015

QURBAN (5)

Dari Jabir r.a. ia berkata; Rasulullah ﷺ ia bersabda; “Janganlah kalian menyembelih kurban kecuali yang sudah sampai umur; melainkan apabila sukar bagi kalian, bolehlah kalian menyembelih kambing yang masih muda”. Diriwayatkan oleh Muslim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 499.

Jumat, 29 Mei 2015

QURBAN (4)

Dari Barra bin Azib r.a. ia berkata; Rasulullah ﷺ berdiri di antara kami dan bersabda : “Empat macam yang tidak boleh dipakai kurban: Yang matanya buta sebelah, yang sakit nyata sakitnya, yang pincang nyata pincangnya, yang sudah tua yang tiada bersumsum”. Diriwayatkan oleh Ahmad dan Imam yang Empat (Abu Daud, Ibnu Majah, Tirmidzy dan Nasa’i), disahkan oleh Tirmidzy dan Ibnu Hibban.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 499.

Rabu, 27 Mei 2015

QURBAN (3)

Dari Jundub bin Sufyan r.a. ia berkata; Saya telah menyaksikan Hari Raya Adl-ha bersama Rasulullah ﷺ setelah beliau menyelesaikan sholatnya dengan orang-orang, beliau melihat seekor kambing yang telah disembelih, lalu beliau bersabda : “Barangsiapa yang menyembelih kurban sebelum sholat, hendaklah ia menyembelih lagi seekor kambing untuk penggantinya; dan barangsiapa yang belum menyembelih kurban, hendaklah ia menyembelih atas nama Allah”. Muttafaq ‘alaih.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 498-499.

Senin, 25 Mei 2015

QURBAN (2)

Dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah s.a.w. bersabda; “Barangsiapa yang mempunyai kemampuan untuk berkurban, tapi ia tidak mau berkurban, maka janganlah Ia akan dekat-dekat di tempat sholatku”. Diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Majah, dan disahkan oleh Hakim, dan imam-imam selain Hakim mentarjihkan mauqufnya.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 498.

Sabtu, 23 Mei 2015

QURBAN (1)

Dari Anas bin Malik r.a.; Bahwasanya Nabi s.a.w. pernah berkurban dengan dua ekor kambing yang putih dan bertanduk, dan beliau menyebut nama Allah dan bertakbir, lalu beliau meletakkan kakinya di atas belikat kambing itu, dan pada sebuah lafadh; “Beliau menyembelih dua ekor kambing itu dengan tangannya sendiri”. Dan dalam sebuah lafadh; “Kedua-duanya gemuk. Dan menurut riwayat Abu Awanah dalam kitab shahihnya : “Kedua-duanya harganya mahal”, Dan dalam lafadh Muslim : “Beliau membaca; Bismillahi wallahu akbar (Dengan nama Allah, dan Allah itu yang Maha Besar).

Dan dalam riwayat itu (Muslim) pula dari ‘Aisyah r.a.; Beliau memerintahkan mengambil seekor kambing yang bertanduk, hitam kakinya, hitam perutnya dan hitam sekeliing matanya; lalu kambing itu dihadapkan kepada beliau untuk disembelih, dan beliau bersabda kepada ‘Aisyah ; “Hai ‘Aisyah ambillah pisau”, kemudian beliau bersabda lagi : “Asahlah (tajamkanlah) ia dengan batu’, lalu ‘Aisyah mengerjakannya, lalu beliau mengambil pisau itu dan mengambil kambing itu pula, lalu dibaringkan, kemudian beliau menyembelihnya, kemudian membaca “BISMILLAHI ALLAHUMMA TAQOBBAL MIN MUHAMMADI WA ALI MUHAMMAD WA MIN ‘UMMATI MUHAMMAD” (Dengan Nama Allah, ya Allah terimalah kurban dari Muhammad, dan keluarga Muhammad, dan kurban dan ummat Muhammad), kemudian beliau menyembelihnya”.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 497-498.

Kamis, 21 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (12)

Dari Abu Said Alkhudriyyi r.a. ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda : “Cara menyembelih yang dalam kandungan itu cukup dengan menyembelih induknya”. Diriwayatkan oleh Ahmad dan disahkan oleh Ibnu Hibban.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 496.

Selasa, 19 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (11)

Dari Syaddad bin Aus r.a. ia berkata; Rasulullah saw. bersabda : “Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik atas segala macam; apabila kalian membunuh, bunuhlah dengan baik, dan apabila kalian menyembelih sembelihlah dengan baik, hendaklah seseorang di antara kamu meruncingkan (mempertajam) pisaunya dan cepat mematikan sembelihannya”. Diriwayatkan oleh Muslim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 496.

Minggu, 17 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (10)

Dari Jabir bin Abdullah r.a. ia berkata; “Rasulullah ﷺ melarang membunuh sesuatu binatang dengan dilempari”. Diriwayatkan oleh Muslim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 496.

Jumat, 15 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (9)

Dari Rafi’ bin Khadij r.a. dari Nabi s.a.w. beliau bersabda : “Apa saja yang dipakai untuk menyembelih dan disebut nama Allah maka boleh kamu makan, bukan gigi dan kuku, sebab gigi itu adalah tulang, dan kuku itu adalah senjata orang Habsyi”. Muttafaq‘alaih.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 495.

Rabu, 13 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (8)

Dari Ka’ab bin Malik r.a.: “Bahwasanya seorang wanita menyembelih seekor kambing dengan pisau dari batu, lalu ditanyakan kepada Nabi s.a.w. tentang itu, dan beliau menyuruh memakannya”. Diriwayatkan oleh Bukhary.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 495.

Senin, 11 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (7)

Dari Ibnu ‘Abbas r.a., bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda : “Janganlah kalian membuat bulan-bulanan (sasaran dalam latihan menembak atau memanah) dengan makhluk bernyawa”. Diriwayatkan oleh Muslim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 495.

Sabtu, 09 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (6)

Dari Abdullah bin Mughaffah r.a.; Bahwasanya Rasulullah s.a.w. melarang berburu dengan menggunakan batu kerikil. Dan beliau bersabda : “Sesungguhnya batu kerikil itu tidak dapat dipakai berburu dan tidak dapat dipakai melukai musuh, tapi ia bisa memecahkan gigi dan membutakan mata”. Muttafaq ‘alaih, dan ini adalah lafadh Muslim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 494-495.

Kamis, 07 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (5)

Dari ‘Aisyah r.a.; Bahwasanya suatu kaum berkata kepada Nabi s.a.w.; “Bahwasanya suatu kaum telah datang kepada kami sambil membawa daging yang kami tidak mengetahui apakah waktu disembelihnya itu mereka menyebut nama Allah atau tidak?” Maka beliau bersabda : “Bacalah oleh kalian Bismillah dan makanlah”. Diriwayatkan oleh Bukhary.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 494.

Selasa, 05 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (4)

Dari Abu Tsa’labah r.a. dari Nabi s.a.w. beliau bersabda : “Apabila kau tembakkan anak panahmu kemudian binatang itu menghilang, dan kemudian engkau mendapatinya, maka makanlah ia selama belum kotor (busuk)”. Dikeluarkan oleh Muslim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 494.

Minggu, 03 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (3)

Dari ‘Adi r.a. ia berkata; Saya bertanya kepada Rasulullah s.a.w. tentang berburu dengan tongkat berujung besi tajam beliau bersabda; “Kalau kamu dapat mengenai buruan itu dengan yang tajamnya, maka makanlah ia, dan apabila engkau mengenainya dengan tangkainya sampai mati, maka binatang itu mati terpukul, janganlah engkau makannya”. Diriwayatkan oleh Bukhary.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 494.

Jumat, 01 Mei 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (2)

Dari ‘Adi bin Hatim r.a. ia berkata; Rasulullah s.a.w. bersabda : “Apabila kamu lepaskan anjingmu (untuk berburu), bacalah “Bismillah” dahulu kalau ia dapat menangkap buruan itu dan kamu dapati masih hidup sembelihlah ia, dan apabila disembelihnya sudah mati, dan anjing itu tidak memakannya, kamu boleh memakannya; dan kalau kamu dapati anjingmu bersama anjing lain dan buruan itu telah dibunuhnya, maka janganlah kamu memakannya, karena kamu tidak tahu anjing yang manakah yang membunuhnya. Dan apabila kamu menembaknya panahmu hendaklah membaca “Bismillah”, dan kalau buruan itu menghilang selama satu hari kemudian kamu dapati buruan itu dan tidak ada padanya bekas tembakan kecuali bekas anak panahmu saja, makanlah ia kalau kamu mau, dan apabila kamu mendapatinya tenggelam di dalam air, janganlah kamu memakannya”. Muttafaq’alaih, dan ini lafadh Muslim.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 493.

Rabu, 29 April 2015

PEMBURUAN DAN SEMBELIHAN (1)

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata; Rasulullah s.a.w. bersabda ; “Barangsiapa yang memelihara anjing, selain anjing penjaga ternak, atau untuk memburu, atau untuk menjaga tanaman maka pahalanya dikurangi tiap-tiap hari satu qirat”. Muttafaq‘alaih.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 492-493.

Senin, 27 April 2015

MAKANAN (11)

Dari Abdurrahman bin Usman Alqurasyi r.a.; “Bahwasanya seorang tabib bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang kodok (katak) yang dibuat obat, maka beliau melarang membunuhnya”. Dikeluarkan oleh Ahmad, dan disahkan oleh Hakim, dan dikeluarkan pula oleh Abu Daud dan Nasa’i.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 492.

Sabtu, 25 April 2015

MAKANAN (10)

Dari Ibnu ‘Abbas r.a. ia berkata; “Daging biawak dimakan pada hidangan Rasulullah ﷺ”. Muttafaq ‘alaih.
------------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jihad, halaman 492.