"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)
Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wanita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Januari 2018

Terus Memperbaiki Keta'atan Diri

Diantara tanda-tanda orang munafik, senang dipuji atas sesuatu yang tidak ada pada dirinya, dan ia benci nasihat atas kejelekan yang ada pada dirinya, dan marah terhadap orang yang mengoreksi kekurangannya - Fudhail bin Iyadh.

Dear Muslimah salihah, kita manusia tak lepas dari kekurangan dan kesalahan, dan saat kita melakukan sebuah kesalahan atau kekurangan mungkin kita tidak mengetahui atau menyadarinya, karena itulah kita memerlukan orang lain yang melihat dan menasihati kita.
Wajar pula ada rasa terusik saat apa yang kita lakukan lalu dinasihati, tapi terimalah semua karena Allah, bila benar segera perbaiki, bila tidak benar ya dimaklumi saja, orang menasihati kita terima selama niatannya baik.
Terus memperbaiki ketaatan diri, sampai kita kembali dalam keadaan Allah ridhai. (Hijab Alila).

Jumat, 21 Oktober 2016

Your Hijab Should Be As Simple As

Innalillahi kita hidup di masa Islam serasa bara api, khsususnya bagi wanita, Alhamdulillah, mereka tentu dapat pahala lipat-ganda. Terutama saat aurat wanita diumbar, seolah bagian dari tuntutan masa. Dan yang bersedia menutup aurat bagai benda museum purba. Salut buat mereka yang mendekap cinta Allah lebih daripada rongrongan nafsu manusia, pecandu dunia yang mengukur hebatnya dari aurat yang dibuka. Begitulah akhwat-akhwat yang hanya pada Allah takutnya, yang dirindukan pengagum Nabi, dicemburui bidadari surgawi. Islam memandang wanita makhluk agung, yang harus terlindung, dengan jilbab dan kerudung, agar terhormat bukan bermaksud mengurung atau memasung.
Karena itulah Rasul menasihati Asma binti Abu Bakar radhiyallahu anhuma; "tak layak wanita yang telah haid terlihat kecuali ini dan ini" (HR. Abu Dawud).
"Ini dan ini", selagi mengucap, Rasul mengisyaratkan dengan batasan tangan, yaitu wajah dan tangannya, semudah itulah aurat wanita. Tak hanya menentukan batas aurat wanita, Islam pun menuntun wanita tentang cara memilih pakaian penjaga auratnya, dengan kerudung dan jilbab. Adapun kerudung, Al-Qur'an menyebutnya khimar, dan ia berhak menutup aurat kepala wanita sampai dengan batas dadanya. (lihat QS. 24 : 31). Adapun jilbab, begitu sebutan Al-Qur'an, kita mengenalnya baju kurung atau jubah, ia menutup aurat sampai mata kaki. (lihat QS. 33 : 59).
Namun seringkali Muslim kita rancu, menyamakan antara jilbab sebagai kerudung, padahal keduanya berbeda, tak sekandung. Mengenai batasan jilbab, izinkan kami rangkumkan pendapat Ibnu Katsir, Ibnu Mas'ud dan Ibnu Hazm, tentang apa itu jilbab :
Jilbab adalah pakaian penutup tubuh wanita, yang terulur, tidak berpotongan, tidak tembus pandang, dan tidak menampakkan lekuk tubuh.  "..Perempuan anshar keluar seakan-akan dari atas kepala mereka terdapat burung gagak, karena tertutup selimut" (HR. Abu Dawud).
Dari hadits lain juga kita dapatkan bahwa syarat jilbab adalah menutupi mata kaki bagi wanita, tak mengapa bila sampai menyapu jalan. Dan tambahannya, agar tak terlihat lekuk tubuh saat angin bertiup, atau karena sinar terik, hendaknya wanita juga kenakan mihnah.
Mihnah adalah pakaian yang biasa dipakai wanita di rumah, pelapis bagian dalam, dan bila ia keluar rumah, maka jilbab ditutupkan atas mihnah. Bolehkah jilbab dan kerudung berwarna selain warna gelap? Bila itu tidak menyolok perhatian pria, dipersilahkan oleh syariah.
Perkenankan pula kami sampaikan keuntungan apa yang didapat akhwat kami yang menghormati dirinya dengan menutup auratnya. Jelas lebih hemat, ringkas dan cepat, tak perlu sanggul yang memakan waktu dan mahal, tak perlu riasan yang risih. Dengan menutup aurat, tanda kemajuan peradaban, justru yang tak menutup aurat tertinggal zaman karena menyamai pakaian zaman batu. Mana yang akan dipilih pria berakal?, produk yang tersegel yang terlindung ataukah yg telah terbuka? pisang goreng atau lapis legit? Ini rahasia, pria yang tertarik pada wanita yang taat pada Allah, pastilah pria itu taat pada Allah pula; mengayomi, mengimami dan memimpin.
You're so special, limited edition, mungkin anda termasuk yang sedikit dan dianggap aneh, bukankah penghuni surga itu sedikit?
Aman dari Allah dengan menutup aurat, ini yang utama. Siapa yang merasa aman dari Allah di dunia, Allah janji akan buat dia takut di akhirat.
Subhanallah, camkan peringatan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam : "Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu (yang pertama) suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan, (yang kedua) para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian". (HR. Muslim).

Betul dengan menutup aurat, mungkin kita akan terasing. Namun bukankah Rasul katakan Islam datang dan kembali terasing?
Begitulah bara api di tangan kita, maka Rasul jamin : "Bahkan (pahala mereka berlipat) 50x orang diantara kalian (shahabat)". (HR. Abu Dawud).
Semoga Allah berikan kemudahan bagi akhwat kami tutupkan auratnya, dan istiqamah bagi yang telah melakukan, dan kesabaran bagi semua. Lebih sedap dipandang, lebih enak dilihat, lebih jauh dari murka dan neraka dan lebih dekat pada surga dan ampunan, tutuplah aurat.
Dan satu saat dengan bangga anda katakan : "wahai suamiku, Demi Allah, hanya engkau satu-satunya makhluk Allah yang diizinkan menyaksikan aku seutuhnya".

Hijab Alila; 23 Januari 2015 M, pukul 6:07 WIB.

Jumat, 07 Oktober 2016

Sederhana dalam Berhijab

Kerudung bukan pengganti rambut, hijab bukan pengganti perhiasan, taat itu SEDERHANA.
Yang suka hijab RUMIT kan wanita, lelaki salih mah demennya yang hijab SEDERHANA dan syar'i.
Yang suka dandan RUMIT kan wanita, dulu pas saya nikah, minta istri nggak usah dandan, SEDERHANA itu jujur.
Taat itu SEDERHANA dan nggak pake RUMIT, taat itu SIMPEL dan nggak RUWET, DIULUR bukan DIIKET.
Lelaki salih itu egois dalam hal romantis, dia inginnya aurat istrinya ya untuk dilihat dia sendiri.
Lelaki salih itu egois dalam hal romantis, dia bakal minta istrinya hijab yang SIMPEL dan SYAR'I.
SEDERHANA dalam berhijab, MUDAH saat dihisab.

Hijab Alila ; 26 Januari 2015 M, 06.59 WIB

Senin, 18 April 2016

Jangan sampai salah ya... ukhtiy?

Rasulullah ﷺ bersabda,
 
إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ

“sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya. (HR. Abu Daud 4140, dalam Al Irwa [6/203] Al Albani berkata: “hasan dengan keseluruhan jalannya”).

Berarti...
Rambut, leher, lengan, betis, seluruh bagian kaki termasuk aurat yang wajib ditutup ya ... (Muslimah)

Minggu, 21 Februari 2016

Bagaimana Dia Akan Dapat Jodoh?

Tidak bisa dipungkiri, banyak orang tua yang punya kekhawatiran seperti ini. Memang secara kasat mata, hal tersebut tampak wajar, karena begitu rusaknya lingkungan masyarakat sekarang ini.
Kalau dahulu, muda-mudi malu bila ketahuan berpacaran. Sekarang keadaan menjadi terbalik, muda-mudi akan malu bila tidak punya pacar. Semoga Allah memperbaiki keadaan ini, dan melindungi keluarga kita dari perbuatan zina, amin.
Namun, bila kita lihat masalah ini dari kaca mata iman, maka sungguh tidak ada alasan bagi orang tua untuk khawatir, mari perhatikan beberapa poin berikut ini :
  1. Bahwa mendapatkan suami, merupakah bagian dari takdir Allah, dan Allah sudah menentukan takdir itu sebelum anak Anda dilahirkan. Sehingga apapun yang terjadi, memakai jilbab syar’i atau tidak, semuanya akan berjalan sebagaimana tulisan takdir Allah.
  2. Ingatlah, bahwa sebuah barang akan laris sesuai minat pembelinya. Anak yang baik dan taat berhijab, akan diminati oleh orang yang agamanya baik. Sebaliknya anak yang mengumbar aurat dan tidak peduli agama, dia akan diminati oleh pemuda yang buruk agamanya. Maka sebagai orang tua, anda bisa memilih manakah pangsa pasar yang Anda inginkan untuk putri kesayangan Anda.
  3. Pacaran adalah musibah yang sangat besar bagi muda mudi, yang paling kasihan adalah wanita. Seringkali kehormatan wanita dalam pacaran tidak dihargai sama sekali, bahkan seringkali pelacur lebih dihargai daripada wanita yang dipacari. Apalagi jika terjadi kehamilan, justru wanita dan keluarganya akan menanggung biaya yang besar, sekaligus rasa malu seumur hidupnya.
Syariat Islam telah memberikan banyak solusi untuk mencarikan suami bagi putri kita, diantaranya:
  1. Orang tua yang mencarikan suami untuk putrinya. Sebagaimana Allah kisahkan dalam Al Quran, ketika calon mertua Nabi Musa menawarkan putrinya untuk dia pinang. Dan hal ini juga bisa dilakukan oleh saudaranya, atau teman wanitanya, atau orang lain yang bisa membantu dia mencarikan calon suami yang baik.
  2. Ketika seorang putri tertarik kepada seorang pemuda, maka tidak mengapa dia meminta kepada ayahnya untnk menawarkan dirinya kepada pemuda tersebut. Ini juga yang disebutkan oleh Allah dalam kisah Nabi Musa. Ternyata calon isterinyalah yang meminta ayahnya agar menawari Nabi Musa untuk mau meminangnya dengan syarat yang diajukan.
  3. Dibolehkan juga bagi seorang wanita utk menawarkan dirinya sendiri kepada seseorang yang dia inginkan, tentunya dengan syarat hal itu tidak menimbulkan fitnah dan keburukan.
Hal ini sebagaimana dilakukan oleh seorang sahabat wanita yang menawarkan dirinya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, dan beliau tidak mengingkari tindakannya tersebut. Ini menunjukkan bahwa hal itu boleh dilakukan.
Intinya, jilbab yang syar’i bukanlah penghalang bagi putri Anda mendapatkan suami. Bahkan sebaliknya, jilbab itulah yang menjadikan putri Anda pantas mendapatkan suami yang baik agamanya. Suami yang bisa menuntunnya menuju surga dan selalu berdoa untuk kebaikan Anda sebagai mertuanya.
Perlu juga diingat, bahwa seorang ortu haruslah sadar, bahwa termasuk diantara hak putrinya adalah dicarikan suami yang saleh, maka tunaikanlah hak ini, dan berusahalah sebaik mungkin utk putri Anda, karena dialah nantinya yang akan meneruskan tongkat estafet perjuangan Anda. Wallahu a’lam.

Penulis: Ustadz Musyaffa Ad Darini, Lc., MA.
Sumber artikel situssunnah.com  

Jumat, 12 Februari 2016

Ummat Terbaik itu ....

Allah ta'ala berfirman :
كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّـهِ ۗ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتٰبِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم ۚ مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفٰسِقُونَ
"Kamu adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; diantara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik". (QS. Ali 'Imran (3) : 110).
Kita adalah ummat terbaik, begitu yang Allah ta'ala sampaikan dalam Al-Qur'an. Namun pertanyaannya mengapa kita tidak kunjung menjadi terbaik dibandingkan dengan ummat yang lain? Jawabannya ada di dalam ayat yang sama, karena kita kurang :
  1. Memerintahkan pada kebaikan.
  2. Mencegah dari keburukan.
  3. Beriman kepada Allah.
-------------------- 
Bibliography :
Al Qur'aan dan Terjemahannya, Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al-Qur'an, Depag, Pelita II/ 1978/ 1979, halaman 94.  

Hijab Alila.

Kamis, 14 Januari 2016

Berhijab karena Ingin Ta'at

Hijab bukan pernyataan "aku sudah baik", atau "aku tanpa dosa", hijab adalah pernyataan sederhana dari "aku ingin taat".
Lelaki buaya berhidung belang sukakan aurat terbuka untuk mereka nikmati, puaskan nafsu dengan lekuk tubuh yang ditelusuri
Perhatikan olehmu Muslimah, saat wanita minim kain dan nyata lekuknya lewati lelaki, maka mata mereka mengikuti kemana pertunjukan pergi. Wanita tanpa hijab sediakan diri sendiri dilecehkan lewat mata, jika saja mereka ketahui apa yang lelaki itu pikirkan di dalam kepalanya. Sedang wanita berhijab mempersilahkan lelaki menghormatinya dari segi apapun, asal tidak dari fisik badan.
Perhatikan olehmu Muslimah, saat yang berhijab lengkap melenggang di hadapan lelaki, tunduk pandang dibuatnya, pikiran mereka diam. Itu baru di dunia, di akhirat lebih lagi, saat masuki surga engkau disalami para malaikat, dan saat menghadap Allah? MasyaAllah. Bila Allah menanyakan, mengapa layak surga diberikan padamu, setidaknya bisa kau jawab, "telah kuhijab apa yang Engkau perintahkan bagiku". "Ketika Rasul-Mu berucap kami dengar-patuh, karena tiada Rasul kami menyelisihi-Mu, terimalah hijab kami jadi tanda kami umat Rasul-Mu".
Hijab membuatmu terhormat di dunia dan mulia di akhirat, hijab buat cantikmu tak lekang diseret waktu bagai emas 24 karat. Memang terkadang berat menyeret jilbab, agak sulit mengulur kerudung, namun bukankah dalam tiap kepayahan dalam taat akan dibalas? Hijab membantumu tegaskan pada dunia, auratmu bukan murahan lagi gampangan, hanya yang mampu datangi walimu dan akad yang berhak. Hijab membantumu menghemat kata-kata untuk jelaskan siapa dirimu pada manusia, dan membantu malaikat mudah catat amal baikmu. Bila Allah dan Rasul sudah jelas memerintahkan hijab, maka alasan apapun basi dihadapannya.
Yuk Berhijab Syar'i dengan Hijab Alila.

Kamis, 10 Desember 2015

Aku Meminta Cinta-Mu

Diantara kita pasti banyak yang mengaku cinta kepada Allah, akan tetapi apakah Allah juga mencintai kita ?

بَلَىٰ مَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِۦ وَاتَّقَىٰ فَإِنَّ اللَّـهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ
"Sebenarnya siapa yang menepati janji (yang dibuat)nya dan bertakwa, maka sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa".  (QS. 3 : 76).

فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاصْفَحْ ۚ إِنَّ اللَّـهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ  .........
"Maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik". (QS. 5 : 13).

إِنَّ اللَّـهَ يُحِبُّ التَّوّٰبِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ ..................
"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri". (QS. 2 : 222).

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللَّـهَ فَاتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ اللَّـهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّـهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
"Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintai dan mengampuni dosa-dosamu". (QS. 3 : 31).

وَاللَّـهُ يُحِبُّ الصّٰبِرِينَ .......
"Allah mencintai orang-orang yang sabar". (QS. 3 : 146).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah jika mencintai seorang hamba, Ia memanggil Jibril dan berkata kepadanya : "Sesungguhnya Aku mencintai si Fulan maka cintailah ia". Lalu Jibril ikut mencintainya, kemudian berseru di langit : "Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan maka cintailah ia". Lalu penduduk langit turut mencintainya, diturunkan rasa cinta kepadanya dibumi. Dan jika Allah membenci seorang hamba, Ia memanggil Jibril dan berkata kepadanya : "Sesungguhnya Aku membenci si Fulan maka bencilah ia". Lalu Jibril ikut membencinya, kemudian berseru di langit : "Sesungguhnya Allah membenci si Fulan maka bencilah ia". Lalu penduduk langit turut membencinya, kemudian diturunkan rasa benci kepadanya di bumi". (HR. Bukhari dan Muslim).

Ya Allah, sesungguhnya aku meminta cinta dari-Mu, cinta orang yang mencintai-Mu dan cinta terhadap amalan yang mendekatkan kepada cinta-Mu ♡ Hijab Alila.

Minggu, 29 November 2015

Cinta Fatamorgana

Tidak ada gunanya kita mengadu dan bersedih hati bila kita diuji Allah, karna orang beriman hanya bersedih bila Allah tidak memandangnya lagi. Selagi ada pandangan Allah pada kita, maka syukurilah dengan ujian itu. Itu petanda bahwa Dia amat menyayangi diri kita.
Tapi inilah kita, masih sulit meninggalkan cinta fatamorgana sehingga pelangi indah hilang dengan sendirinya. Apalah harga dunia jika ditimbangkan dengan setitik kasih sayang Allah. Hilang nikmat dunia bila datang setitis rahmat dari-Nya. Begitu juga dengan ayat-ayat cinta yang sukar kita persembahkan pada Allah, karena kerapuhan iman kita :')
Ya Allah, hanya kepada-Mu kami berserah diri dan hanya kepada-Mu kami meminta segala sesuatu. (Hijab Alila).  

Jumat, 27 November 2015

Cukup Allah Saja

"Hasbunallah wa ni’mal wakil" >>> "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”
Bila ada kesulitan atau ketakutan, hanya dengan mengingat kalimat ini, in syaa Allah akan senantiasa dapat menyejukkan hati. Disana ada Dia, yang tak pernah lelah menolong, merangkul dalam dekapan-Nya dan menjadikan kita sebaik-baik penciptaan. Allah menciptakan kita dengan sejuta kesempurnaan. Namun banyak hal yang belum mampu kita syukuri dengan sungguh. Bahkan sering kita merasa bahwa Allah hanya senang menguji melalui berbagai masalah yang tiada berujung seperti lingkaran. Kadang kita pun menyalahkan keadaan, membuat seolah apa yang di takdirkan oleh Allah menjadikan hidup tidak bernilai guna. Kita melupakan hal paling esensial, bahwa Allah akan selalu ada membimbing kita. Jangankan sedetik, sepersekian detik pun Allah tak pernah jauh. Cukup jadikan Allah sebagai muara atas semua suara hati, atas berbagai macam bentuk rasa syukur, juga akan segala keluh kesah.
Cukuplah Allah yang dijadikan tempat perlindungan dan tempat meminta ketentraman jiwa. Karena Allah selalu ada direlung hati. Allah masih dan akan terus menunggu agar kita menemukan-Nya dalam keabadian yang dinamakan surga.  (Hijab Alila).   

Rabu, 25 November 2015

Usah Sakit Hati !

Dear, pernah nggak kalian disakiti orang yang memang benar-benar kalian cintai ?
Pernah nggak kalian dibenci sama orang yang sebenarnya kalian nggak kenal tanpa alasan yang jelas ?
Pernah nggak tiba-tiba sahabat atau orang terdekat menyakiti hati kalian dengan ucapan yang semestinya tidak pantas diucapkan ?
Kalo kalian pernah, ya nggak usah sedih, resah, gelisah, merana hati, gundah gulana, sakit hati ataupun murung diperlakukan seperti itu
Menanggapi hal semacam ini anggap saja angin lalu, udah stop jangan dimasukkan ke hati kamu karena nantinya akan kecewa berlarut-larut. Bila kita mau menjadi hamba yang dicintai Allah dan mencintai makhluk hanya karena cinta kita kepada Allah. Dan bukan cinta kita kepada makhluk-Nya, ya nggak usah dipikirin mereka berkata apapun yang menyakiti hati kalian.
Yang penting Allah nggak benci aja sama kita, kalau Allah benci sama kita itu baru kita sedih setengah abad.
Jadi nggak usah peduliin apa maunya mereka, apa pendapatnya mereka dan apa penilaian mereka kepada kalian. Istiqomah aja, hadapkan hati kalian hanya kepada Allah. Biar Allah yang menilai baik buruknya amal kita, itu yang penting. Dan hadapi semua perkara dengan hati yang sabar, ikhlas, pasrah, ridha dan tak perlu ada rasa amarah dalam hati. Lalu berpikir positif bahwa semua kejadian manusia di muka bumi ini sudah dalam pengaturan-Nya. Sekecil apapun yang dihadirkan, sudah pasti ada yang menggerakkan-Nya yaitu Allah Yang Maha Menggerakkan. Disitu kita harus berpikir baik, dengan adanya ujian itulah Allah akan menaiki derajat agar kita lebih mulia dimata Allah. Mungkin ini giliran kita diuji lewat orang terdekat atau diuji lewat orang yang kamu ga kenal sama sekali.

وَلَا يَسْمَعُ الصُّمُّ الدُّعَآءَ إِذَا مَا يُنذَرُونَ  ....
"..., Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya)". (QS. Al-Anbiya (21) : 35).

Hadapi semua yang hadir dihadapan dengan hati yang ikhlas lalu bertawakkal, sebab tidak ada yang kebetulan, semua sudah dalam kendali-Nya. (Hijab Alila).  

Senin, 23 November 2015

Hilangnya Rasa Manis Munajah

Seorang santri bertanya kepada Syaikhnya, "Berapa kali kita durhaka kepada Allah dan Dia tidak menghukum kita?"
Maka Syaikh menjawab, "Berapakali Allah menghukummu sedangkan kamu tidak mengetahuinya? Bukankah dihilangkan darimu rasa manis munajah kepada-Nya? Tidak ada cobaan yang lebih besar menimpa seseorang dari kerasnya hati. Sesungguhnya hukuman yang paling besar dan mungkin kamu temui adalah sedikitnya taufik kepada perbuatan baik. Bukankah telah berlalu hari-harimu tanpa bacaan Al Quran? Bukankah telah berlalu malam-malam yang panjang sedangkan engkau terhalang dari shalat malam? Bukankah telah berlalu musim-musim kebaikan, Ramadhan, enam hari syawwal, sepuluh hari dzulhijjah, dan lainnya. Sedangkan engkau tidak mendapatkan taufik untuk memanfaatkannya sebagaimana mestinya. Hukuman mana lagi yang lebih banyak dari ini? Tidakkah engkau merasakan beratnya ketaatan? Tidakkah engkau merasa lemah dihadapan hawa nafsu dan syahwat? Bukankah engkau diuji dengan cinta harta, kedudukan dan popularitas? Hukuman mana yang lebih banyak dari itu? Bukankah engkau merasa ringan untuk berghibah, namimah dan dusta? Bukankah engkau tersibukkan untuk campur tangan pada hal yang tidak bermanfaat untukmu? Bukankah akhirat dilupakan dan dunia dijadikan sebagai tujuan utama? Ini adalah tipuan, tidaklah itu semua kecuali bentuk hukuman dari Allah. Hati-hatilah anakku, sesungguhnya hukuman Allah yang paling ringan adalah yang terletak pada materi, harta, anak, kesehatan. Sesungguhnya hukuman terbesar adalah yang ada pada hati. Maka, mintalah keselamatan kepada Allah dan mintalah ampunan untuk dosamu. Sesungguhnya seorang hamba diharamkan taufik untuk melakukan keta'atan karena sebab dosa yang menimpanya. (Hijab Alila).   

Sabtu, 21 November 2015

Merapat pada Allah

Tujuan seseorang bekerja adalah mencari upah, artinya bila pekerjaan dilakukan lantas upahnya tak didapat itu masalah besar. Sebaliknya, bila pekerjaan tak jadi dilakukan namun dapat upahnya, tentu pekerja senang, karena mendapat upah adalah tujuannya.
Masuk akal ya?
Nah sekarang bagi kita yang sering mengaku "Ridha Allah adalah tujuan", seharusnya saat ridha Allah tak didapat, sia-sialah hidup kita. Namun sebaliknya, asalkan mendapat ridha Allah, apapun jua kita jalani.
Masuk akal ya?
Nah, ridha Allah itu ada pada ketaatan kita pada aturan dan menjauhi larangan Allah. Bila hijab ditinggalkan sebab kerja, sebab dunia, sebab manusia, lantas yang manakah tujuan hidup kita? Allah atau malah dunia?
Yakinlah dear salihat, bila kita merapat pada Allah, dunia itu milik-Nya, diluaskan-Nya bagi sesiapa yang Dia kehendaki. Taatlah, ridha Allah bersama orang yang bersabar. (Hijab Alila). 

Minggu, 15 November 2015

Istimewanya Kita

Wanita, kadang tak paham betapa istimewanya dirinya. Sebenarnya hal ini yang coba diutarakan oleh Sang Pencipta melalui perintah-Nya kepada kita untuk berhijab. Tahukan dear, sebaik-baik perhiasan didunia adalah wanita shalihah ?
Tidakkah kita merasa bahwa Allah sangat sayang kepada kita jika kita benar-benar menaati segala perintah-Nya ? Hijab diperintahkan Allah untuk para muslimah melalui QS. Al-Ahzab : 59 dan QS. An-Nur : 31. Perintah ini diserukan Allah agar para muslimah bisa menjaga dirinya yang istimewa. Aurat wanita yang harus ditutupi mencegah dari penglihatan lelaki yang bukan mahramnya. Hijab yang diperintahkan kepada muslimah tentunya agar bisa menjaga keindahan yang ada pada muslimah tersebut. Pernahkah mendengar seorang hafizh yang hafalannya hilang hanya karena pernah melihat betis muslimah yang tersingkap dari hijabnya ? Sedahsyat itu loh efek yang terjadi jika seorang laki-laki melihat aurat kita.
Setiap yang Allah perintahkan kepada kita Insya Allah itu yang terbaik untuk kita. Memang, terkadang kita tidak menyukai apa yang Allah perintahkan dengan berbagai alasan. Namun, Allah mengetahui apa yang tidak ketahui. Boleh jadi, apa yang kita suka belum tentu baik untuk kita dan sebaliknya. Termasuk dengan perintah berhijab ini. Mungkin kita masih mengeluh dan menunda ketika kita tahu bahwa berhijab itu adalah sebuah kewajiban. Tapi semua bisa berubah bila kita telah merasakan kenikmatan dan keistimewaan diri kita setelah berhijab dengan baik.
Semoga Allah masih memberikan kita kesempatan untuk menjadi muslimah yang lebih baik lagi. (Hijab Alila).

Selasa, 10 November 2015

Indahnya Ukhuwah

Dalam berjuta kemelut prasangka, terselip jiwa yang tenang, terangkai dalam hati yang penuh kesabaran, juga tindakan besar akan pengendalian diri. Itulah manusia tawakkal nan penuh tawadu. Berserah pada Sang penggenggam hati, dalam naungan-Nya tak ada risau yang menyergap. Yang ada hanyalah keyakinan bahwa setiap derap langkah yang ditorehkan adalah hanya untuk menggapai ridha-Nya.
Tetaplah berdiri tegar meski dalam kerapuhan yang kian meruntuhkan puing-puing semangat pada diri-diri yang lain. Kokohkan semangat juang meski dalam beragam perbedaan yang silih berganti muncul kepermukaan. Hingga kelak akan didapati bahwa dalam naungan cinta-Nya, kita memetik hikmah dari indahnya pelangi. Membiaskan berjuta warna kehidupan, bersketsa warna yang cerah begitu juga yang kelam, warna yang begitu merona juga bahkan yang samar. Namun itulah yang membuatnya nampak sangat indah, berdampingan menikmati keselarasan yang dibalut dengan perbedaan yang ada.
Bersyukurlah tiada henti karena telah tercipta dengan begitu banyak warna yang berbeda, sekali lagi karena itulah ia nampak begitu indah. Dear, tetaplah bertahan setegar karang, yang tak pernah mengeluh meski terus diterjang ombak.
Tetaplah berdiri indah secantik teratai, meski terkadang berada pada air yang keruh namun masih memberikan keindahan untuk sekitarnya. Dan tetaplah tunduk pada hati yang berbalut keberserahan hanya pada-Nya. Lantas, tak perlu risau akan segala tantangan dalam perjalanan ini.
Banyaknya warna yang bersatu dalam indahnya ukhuwah, InsyaAllah kerapuhan pada puing-puing semangat kita rekatkan kembali. Tetap semangat dan optimis menyikapi berjuta prasangka dan perbedaan yang muncul, berlandaskan keberserahan dan tujuan hanya pada Allah. (Hijab Alila).

Kamis, 05 November 2015

Cantik Ala Ibunda 'Aisyah

Sebagai perempuan, sudah menjadi fitrahnya ingin terlihat cantik dan sehat. Bahkan tidak sedikit kaum Hawa yang rela mengeluarkan banyak dana untuk tampil seideal mungkin.
Harapan agar terlihat cantik ternyata tidak hanya dimiliki oleh kaum perempuan saat ini. Pun bagi istri Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam, keinginan untuk terlihat cantik di depan suaminya menjadi sesuatu yang diusahakan.
Sebuah hadits riwayat Ibnu Majah mengatakan, sebelum bertemu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam, Aisyah radhiyallahu anha disarankan memakan mentimun untuk menjaga kecantikannya. Ibunya menyarankan agar Aisyah mengonsumsi mentimun dicampur dengan kurma basah untuk mendapatkan tubuh yang ideal.
“Aisyah radhiyallahu anha berkata : Ibuku mengobatiku agar aku kelihatan gemuk, saat dia hendak mempertemukan aku dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam dan usaha itu tidak membuahkan hasil sehingga aku memakan mentimun dengan kurma basah. Kemudian aku menjadi gemuk dengan bentuk yang ideal”.
Cara ini pun digunakan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam untuk menjaga kesehatannya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam suka memasak mentimun dicampur dengan kurma. Kisah ini diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam salah satu haditsnya.
“Sesungguhnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam memakan mentimun dengan kurma masak,” (HR Tirmidzi). (Muslimah Zone)

Mentimun
(Sumber Gambar : Produk Natural Nusantara)
Mentimun, timun, atau ketimun (Cucumis sativus L.; suku labu-labuan atau Cucurbitaceae) merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang dapat dimakan. Buahnya biasanya dipanen ketika belum masak benar untuk dijadikan sayuran atau penyegar, tergantung jenisnya. Mentimun dapat ditemukan di berbagai hidangan dari seluruh dunia dan memiliki kandungan air yang cukup banyak di dalamnya sehingga berfungsi menyejukkan. Potongan buah mentimun juga digunakan untuk membantu melembabkan wajah serta banyak dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi.
Buah berwarna hijau ketika muda dengan larik-larik putih kekuningan. Semakin buah masak warna luar buah berubah menjadi hijau pucat sampai putih. Bentuk buah memanjang seperti torpedo. Daging buahnya perkembangan dari bagian mesokarp, berwarna kuning pucat sampai jingga terang. Buah dipanen ketika masih setengah masak dan biji belum masak fisiologi. Buah yang masak biasanya mengering dan biji dipanen, warnanya hitam.

Manfaat Mentimun
Manfaat Mentimun Mentimun memiliki sifat diuretik, efek pendingin, dan pembersih yang bermanfaat bagi kulit. Kandungan air yang tinggi; vitamin A, B, dan C; serta mineral, seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika; membuat mentimun menjadi bagian penting dalam perawatan kulit. Masker wajah yang mengandung sari mentimun digunakan untuk mengencangkan kulit. Asam askorbat dan asam caffeic yang hadir dalam mentimun dapat menurunkan tingkat retensi air, yang pada gilirannya mengurangi pembengkakan di sekitar mata. (wikipedia). 

Kurma
(Sumber Gambar : raikankasih)
Kurma , (Arab : تمر‎, Tamr; nama latin Phoenix dactylifera) adalah tanaman palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix, buahnya dapat dimakan. Walaupun tempat asalnya tidak diketahui karena telah sejak lama dibudidayakan, kemungkinan tanaman ini berasal dari tanah sekitar Teluk Persia. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 meter, tumbuh secara tunggal atau membentuk rumpun pada sejumlah batang dari sebuah sistem akar tunggal. Daunnya memiliki panjang 3-5 meter, dengan duri pada tangkai daun, menyirip dan mempunyai sekitar 150 pucuk daun muda; daun mudanya berukuran dengan panjang 30 centimeter dan lebar 2 centimeter. Rentangan penuh mahkotanya berkisar dari 6-10 meter.
 
Kegunaan Kurma dalam Bidang Pengobatan
Kurma memiliki kandungan tannin yang tinggi dan secara medis digunakan sebagai deterjen (memiliki daya pembersihan) dan astringent pada usus yang bermasalah. Kurma dapat diberikan untuk sakit tenggorokan, pilek, penyakit selesema bronkial, meringankan demam dan sejumlah keluhan lainnya dalam bentuk infus, ramuan, sirup atau pasta. Satu keyakinan tradisional mengatakan bahwa kurma dapat menetralkan keracunan alkohol. Bubuk biji juga digunakan dalam beberapa obat-obatan tradisional.
Getah yang dicucurkan oleh batang pohon, di India, digunakan untuk mengobati diare dan penyakit kencing genital. Akarnya digunakan melawan sakit gigi. Serbuk sari menghasilkan sebuah prinsip estrone, estrogenik, dan memiliki efek gonadotropic pada tikus muda. (wikipedia). 

Minggu, 01 November 2015

Memantaskan Diri

Kita sering meminta pada Allah untuk menyegerakan jodoh, namun kita sendiri tak memantaskan diri dalam ketaatan. Bisa jadi bila jodoh memang datang, kitalah yang belum siap. Menjadi istri bukan sekedar nikmatnya, namun amanah dan tanggung jawab yang besar, itulah keluarga dalam Islam, bersama dalam ketaatan dan penyembahan pada Allah. Pantaskan diri dalam ketaatan dear Muslimah, bersabarlah, karena Allah sudah menentukan semuanya, maka yang paling pantas kita lakukan adalah menyiapkan diri dalam taat. (Hijab Alila).

Sabtu, 31 Oktober 2015

Nanti

Nanti, sebuah kata yang mengganjal, membuat malas, membuat berat, membuat rusak banyak rencana. Al Hasan Al Bashri, "Jauhi olehmu nanti, karena kamu sedang berada dihari ini dan bukan dihari esok. Bila hari esok tak menjelang, kamu tak akan menyesal. Bila masih menjelang, kamu lebih mampu berbuat seperti hari ini" (Al Himam Al 'Aliyah).
"Nanti saja bertaubatnya", "Nanti saja mengajinya", "Nanti saja membacanya", "Nanti saja berhijabnya" dan lain-lain. Banyak dari kita terbuai oleh "nanti". Entah sampai kapan akan terus di buai oleh nanti. Setiap kali mendapat kesempatan, kata "Nanti" segera menghentikan keinginan. 
Abdullah bin Umar, "Bila kamu berada diwaktu pagi, jangan tunggu waktu sore. Bila berada di waktu sore, jangan tunggu waktu pagi. Ambil kesempatan sehat sebelum sakitmu dan kesempatan hidup tuk bekal kematianmu". (HR. Bukhari dan Muslim)
Nanti adalah musuh penuntut ilmu. Ia tak pernah mengenal "nanti" kecuali nanti yang bermanfaat. Bila diajak nonton sinetron, katakan, "Nanti, masih banyak buku yang belum dibaca". Bila diajak ngerumpi, katakan, "Nanti saja kalau saya udah masuk surga". Jangan sampai menunda-nunda kebaikan menjadi penghalang kita memasuki surga Allah . Semoga kita semua dapat dikumpulkan kembali di kehidupan nikmat yang kekal, surga Allah. (Hijab Alila).

Jumat, 30 Oktober 2015

Tentang Wanita

Dalam Al-Qur'an Allah swt. Selalu membahas mengenai wanita. Sampai-sampai Allah turunkan surah An-Nisaa'. Ada apa dengan wanita?
  1. Ia makhluk lemah secara jasmani tetapi sangat potensial. Ia bisa menjadi objek kedzaliman pun bisa menjadi subjek kejahatan.
  2. Ia bisa menjadi srigala bagi seorang suami yang lemah dan tidak punya kepribadian. Tapi juga bisa menjadi santapan lezat bagi suami yang dzalim dan bejat.
  3. Ia bisa berbuat makar selihai musang bagi suami pembohong dan penipu. Pun bisa lincah selincah tupai bagi suami yang bisa bekerja sama dengannya secara bijak dan baik.
  4. Nabi yusuf as.seorang laki-laki bersih dan kokoh imannnya tapi ia pernah masuk penjara karena kelicikan seorang wanita.
  5. Banyak karir yang gemilang bisa hancur hanya kerana kebejatan wanita. Pun banyak ulama lahir karena kebijakan wanita.
Selamat berjuang. (Dr. Amir Faishol Fath - Majelis Qurani).

Rabu, 28 Oktober 2015

Jodohku

Salah satu hal yang banyak dikhawatirkan oleh orang adalah perkara jodoh. Salah satu hal yang bisa membuat tergadainya harga diri seseorang juga perkara jodoh. Salah satu hal yang membuat orang galau dan risau berkepanjangan juga adalah jodoh. Mungkin ada diantara kita semua yang sudah melewati sebuah fase dimana hati selalu bertanya-tanya. "Kapan jodohku datang?", "Kapan aku menikah?", "Siapa jodohku?", "Kenapa aku belum menikah?", "Dimanakah jodohku?" Masa-masa penantian akan pendamping diri akan terasa berat bahkan menyakitkan jika diisi dengan pertanyaan-pertanyaan sebelumnya.
Hati akan semakin gundah jika hanya diratapi hal-hal sebelumnya, jika diteruskan maka akan muncul sikap menyalahkan. Menyalahkan diri sendiri, menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan Allah dengan mengatakannya tidak adil. 
Dear, membangun rumah tangga itu bukan seperti membangun istana yang semalam jadi. Tapi membangun rumah tangga adalah membangun sebuah bangunan yang tak tahu kapan bangunannya selesai dan jadi. Panjang dan lama prosesnya. Maka jika kamu masih Allah beri kesempatan dan waktu untuk sendiri, bersyukurlah. Manfaatkan untuk menyiapkan sebanyak-banyaknya bekal. Banyak belajar, isi waktumu dengan berkarya. Dan ketika saatnya tiba kamu akan merasakan indahnya cinta dalam kesiapan bukan ketergesaan. Banyaklah bersabar dan selalu bersyukur insyaa Allah akan selalu bahagia walau masih sendiri. (Hijab Alila)