"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)
Tampilkan postingan dengan label Twit Ulama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Twit Ulama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Desember 2019

Cara Rasul Menyelisihi Yahudi

Kalau ada yang mengatakan, “Bagaimana Rasulullah ﷺ bisa mencocoki orang-orang Yahudi pada puasa Asyura, padahal beliau telah melarang kita untuk tasyabbuh dengan mereka?” Maka jawabannya, “Dalam puasa Asyura, Rasulullah meniru Musa, bukan meniru orang-orang Yahudi, kemudian Rasulullah pun menyelisih mereka dengan bertekad untuk puasa pula pada hari ke-9 nya”.

Dr. Shalih al-Syamrani, Dosen Fiqih di Universitas Ummul Qura, Saudi Arabia. (Twitter : @d_alshamrani) - Twit Ulama 

Jumat, 27 Desember 2019

Seruan Ketaatan

Sebuah kedudukan yang tinggi kan didapatkan manusia jika dia menyeru orang lain untuk menaati Allah. 

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat : 33).

Maka gunakan segala sarana untuk menegakkan dakwah.

Dr. Sa’ad Asy-Syitsriy, Doktor dalam bidang Ushul Fiqh, pernah menjadi anggota Hai’ah Kibaril Ulama (Lembaga Ulama Senior di Saudi Arabia), kini menjabat dosen di King Saud University (KSU), Riyadh. 27/2/2013. (Twitter : @Dr_Alshathry) - Twit Ulama   

Jumat, 20 Desember 2019

Gambaran Akhlak Seorang Muslim

“Dan hendaklah dia berlaku lemah lembut” (QS. al-Kahfi : 19), 

Potongan kalimat dari surat al-Kahfi ini memberikan pelajaran tentang akhlak kepada seorang muslim, agar Anda menjadi orang yang lembut dan tidak berkata kasar kepada manusia. Agar jangan sampai Anda tidak pula mengganggu orang lain, kalau Anda tidak bisa memberi manfaat dengan perkataan Anda.

Syaikh Sa'ad al-Ghamidi, Imam Masjid di Dammam, Saudi Arabia, bacaan indah Qur'an dari suara beliau sudah sering terdengar di negara kita 9/5/2013. (Twitter : @S3dGhamdi) - Twit Ulama   

Jumat, 22 November 2019

Cukuplah Kepada-Nya

“Dan sesungguhnya masjid-masjid itu kepunyaan Allah, maka jangan kalian sembah siapapun selain Allah” (QS. al-Jin : 18).

Jadilah orang mulia yang merdeka, jangan hinakan diri Anda di hadapan manusia atau batu atau kuburan. Anda adalah hamba Allah! Menghinakan diri, berdoa dan meminta hajat, semuanya hanya kepada Allah saja.

Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al ‘Arifi, dosen di King Saud University (KSU), Riyadh, anggota Rabithah (Ikatan) Ulama Syari’ah. (Twitter : @MohamadAlarefe) - Twit Ulama   

Jumat, 08 November 2019

Seburuk - Buruk Manusia

Seburuk-buruk manusia adalah suatu kaum yang menikmati karunia Allah kemudian kafir dengannya dan berpaling dari jalan-Nya. Allah Ta'ala berfirman :

إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِندَ اللَّـهِ الَّذِينَ كَفَرُوا فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman. (QS. al-Anfal : 55)

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama  

Jumat, 01 November 2019

Dari Sebuah Perkataan

Amru bin Ma'di berkata : Perkataan yang lembut akan melembutkan hati yang lebih keras dari batu, sebaliknya perkataan yang kasar akan mengeraskan hati yang lebih lembut dari sutera.

وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

“Jika engkau keras dan berhati kasar maka mereka akan berpaling darimu” (QS. Ali Imran : 159).

Syaikh Prof.Dr. Sa'ud Al-Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama  

Jumat, 25 Oktober 2019

Luasnya Rahmat

Rahmat Allah lebih luas dari semua dosa (yang dilakukan seorang hamba -pent). Orang yang diharamkan (dari rahmat Allah) adalah dia yang berharap rahmat tersebut sementara ia malah menghampiri sebab-sebab datangnya azab.

وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ۚفَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ

“dan rahmat-Ku luas meliputi segala sesuatu,maka aku akan memberikan nya bagi mereka yang bertaqwa” (QS. al-A’raf : 156).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama   

Jumat, 18 Oktober 2019

Kuatnya Kekuasaan

Kokohnya kekuasaan di muka bumi tak kan mencapai puncaknya kecuali apabila telah sempurna peribadatan kepada Allah semata, “(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar” (QS. al-Hajj : 41).

Syaikh Prof. Dr. Sa’ud bin Ibrahim al-Syuraim, Imam dan Khatib Masjidil Haram, Dosen Universitas Ummul Qura Mekkah. (Twitter : @saudalshureem) - Twit Ulama   

Kamis, 17 Oktober 2019

Jika Terdzhalimi

Jika seorang yang dizhalimi tidak mendapat seorang penolongpun, dan tidak ia dapati seorang hakim yang dapat menyelesaikan perkaranya, maka angkatlah suara dan mohonlah hakmu kepada Allah, dan jangan memberontak (jika yang menzhalimi penguasa -pent). “Allah tidak menyukai ucapan buruk (maksudnya doa untuk perkara kejelekan), (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya” (QS. Ali Imran : 148)

Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA. (Twitter : @AbdulazizTarifi) - Twit Ulama  

Jumat, 11 Oktober 2019

Turunnya Al-Kitab

“Dan Kami turunkan al-Kitab kepadamu wahai Muhammad, sebagai penjelas segala sesuatu dan sebagai petunjuk. rahmat serta kabar gembira bagi orang-orang muslim” (QS. an-Nahl : 89).

- Petunjuk:berupa akidah dan hukum, 
- Rahmat: yang mengantar pada kebahagiaan dunia dan akhirat,
- Kabar gembira: berupa surga

Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al-‘Arifi, dosen di King Saud University (KSU), Riyadh, anggota Rabithah (Ikatan) Ulama Syari’ah. (Twitter : @MohamadAlarefe) - Twit Ulama  

Kamis, 10 Oktober 2019

Doa Mohon Pemahaman Agama

Ibrahim عليه السلام berdoa memohon pemahaman dalam masalah agama, diberikan petunjuk atasnya, dan penjelasan agar dapat beribadah kepada Allah diatas ilmu dan bashirah. Maka beliau berkata, “Wa arina manasikana”, dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami. (QS. Al-Baqarah : 128).

Ya Allah, berilah kami rizki berupa ilmu dan amal yang ikhlas lagi mutaba'ah (mengikuti petunjuk Rasul ﷺ -pent).

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama  

Senin, 07 Oktober 2019

Selalu Ingat

فالمؤمن يذكر الله تبارك وتعالى دائمًا، 
ويطيعه ويتّقيه ويخشاه ويراقبه في كل ساعات حياته.

Seorang mukmin selalu ingat Allah, menaati-Nya, bertakwa pada-Nya, takut pada-Nya dan merasa diawasi-Nya, setiap saat.  (Majmu al-Fatawaa (15 / 339) 

Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali (Twitter : @RabeeMadkhaly) - Twit Ulama    

Sabtu, 05 Oktober 2019

Tempat Berdo'a Ketika Haji

في الحج ست وقفات للدعاء ؛ على الصفا ، وعلى المروة - وهذا في السعي - ، وفي عرفة ، ومزدلفة ، وبعد الجمرة الأولى ، وبعد الجمرة الوسطى ؛ فهذه ست وقفات ؛ كلها وقفات للدعاء في هذه المواطن ، ثبتت عن رسول الله صلى الله عليه وسلم .

ابن عثيمين

Ketika haji ada 6 kondisi yang dikhususkan berdoa, berdasarkan hadits Nabi ﷺ:
1. Di Shofa
2. Di Marwah
3. Di Arafah
4. Di Muzdalifah
5. Setelah jumratul ula
6. Setelah jumratul wustha
(Ibnu Utsaimin)


Dr. Isa al-Sa’di, Guru Besar Akidah di Universitas Thaif, Saudi Arabia. (Twitter : @dr_alsaady) - Twit Ulama     

Jumat, 04 Oktober 2019

Keridhoan Kepada Para Sahabat

Allah berfirman yang artinya, “Sesungguhnya orang-orang terdahulu dari kalangan Muhajirin maupun Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha dengan mereka, mereka pun ridha dengan Allah” (QS. at-Taubah : 100).

Kalau mereka (para sahabat Muhajirin dan Anshar) itu benar-benar murtad seperti yang dikatakan orang-orang Syiah, maka bagaimana dengan para pengikutnya?! (padahal mereka semua Allah ridhai –pent)

Syaikh Dr. Muhammad al-Barrak, dosen di Universitas Ummul-Qura, anggota Rabithah Ulama Muslim. (Twitter : @mohamdalbarrak) - Twit Ulama

Kamis, 03 Oktober 2019

Terhindar Dari Yang Sia - Sia

“Tidaklah mereka akan mendengar di dalamnya (di surga) kata-kata yang sia-sia.“ (QS. Maryam : 62).

Ayat ini menunjukkan bahwa majelis yang isinya pembicaraan sia-sia akan menjadi penyesalan dan kecelakaan di dunia. Oleh karena itu, di antara kenikmatan penduduk surga adalah terbebas dari majelis yang isinya pembicaraan sia-sia.

Asy-Syaikh Khalid bin Utsman As-Sabt, doktor dalam bidang ‘Ulumul Qur’an, dosen di Universitas Damam Jurusan Pendidikan Fakultas Studi Islam, Saudi Arabia. (Twitter : @khaled_alsabt) - Twit Ulama   

Rabu, 02 Oktober 2019

Wajah Bersinar dan Kemarahan

Empat hal yang bisa membuat wajah semakin bersinar : menjaga kehormatan, balas budi, sifat dermawan, dan sifat takwa. 
Empat hal yang mengumpulkan kebencian dan kemarahan : kesombongan, hasad, dusta, dan adu domba.

Dr. Shalih As-Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @_salehalsultan) - Twit Ulama  

Selasa, 01 Oktober 2019

Kunci Memperoleh Keyakinan

Keyakinan dihasilkan dari 3 hal:
  1. Merenungi Qur'an,
  2. Merenungi ayat-ayat Allah yang Allah tampakkan pada diri manusia dan ufuk bumi yang membuat semakin jelas kebenaran Allah,
  3. Beramal dengan konsekuensi ilmu.


(Ibnu Taymiyyah رحمه الله)

Dr. Shalih As-Sulthan, Dosen Fakultas Syariah Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @_salehalsultan) - Twit Ulama   

Senin, 30 September 2019

Perkara Yang Meneguhkan Hati

Empat perkara yang bisa meneguhkan hati di zaman fitnah :

  1. Al-Qur'an : “demikianlah Al-Qur'an itu kami jadikan untuk meneguhkan hatimu” (QS. al-Furqon : 32),
  2. Membaca kisah-kisah para Nabi : “Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu.” (QS. Hud : 120),
  3. Mengamalkan Ilmu : “Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka).” (QS. An-Nisaa : 66),
  4. Doa : “Sesungguhnya Rasul memperbanyak baca do'a ini : “Yaa muqallibal quluub tsabbit qalbii ala diinik (Wahai yang Maha membolak-balikkan hati, tetapkan lah hatiku diatas agama-Mu).


Syaikh Azzam Muhammad al-Muhaisini, Imam Masjid Jami’ Aisyah, Mekkah, Arab Saudi. (Twitter : @azammohmad) - Twit Ulama  

Minggu, 29 September 2019

Membersihkan Keburukan Dalam Tauhid

Tauhid adalah sesuatu yang paling lembut, paling bening, paling bersih, paling murni. Kalau kemasukan hal yang kecil saja, maka dia bisa membuatnya terganggu, kotor dan berbekas. Oleh karena itu, perbuatan, ucapan maupun syahwat yang ringan saja, dapat membuatnya terganggu. (Ibnul Qoyyim رحمه الله, dalam al-Fawaid 215).

Dr. Saleh Sindi, Dosen Universitas Islam Madinah. (Twitter : @Drsalehs) - Twit Ulama  

Sabtu, 28 September 2019

Dibukakannya Pintu Kebaikan

Imam Malik رحمه الله mengatakan, “Sesungguhnya Allah menjadikan pintu ketaatan seperti pintu rizki, Allah bukakan satu pintu ketaatan untuk seseorang dan Allah tidak bukakan pintu itu untuk orang lainnya”

Ketika kita sudah mengetahui hal ini, maka bersungguh-sungguhlah berjuang di pintu yang telah dibukakan untuk kita.

Prof. Dr. Muhammad bin Khalifah al-Tamimi, Guru Besar Aqidah Universitas Islam Madinah, Rektor Universitas Al-Madinah Internasional. (Twitter : @ProfAlTamimi) - Twit Ulama