"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Kamis, 09 Januari 2020

Beli Kondom Wajib Pakai KTP

Note Trip. Dua tahun lalu dalam warung angkringan Yogyakarta Istimewa, saat menikmati makan malah terdengar ucapan dari segerombolan pertemanan yang kelaparan. Rupanya diantara mereka ada yang tengah membaca sebuah artikel berita online.

Sebut saja mereka Oyot (mewakili pendukung L68T); Nona, Bira dan Jeff (mewakili penolak L68T).

Untuk lebih jelasnya aku kutip dari portal berita itu pernyataan yang jadi bahan obrolan mereka.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Nofrijal, berharap agar semua pembeli kondom terdata melalui KTP mereka. Setiap masyarakat yang belanja harus jelas identitasnya, cukup umur, dan sudah menikah.

“Saya miris kalau fungsi alat kontrasepsi disalahgunakan untuk berbuat asusila,”
kata Nofrijal kepada Singgalang di sela-sela acara Musda II koalisi Indonesia untuk kependudukan dan Pembangunan (koalisi kependudukan). (sumber : OkezoneNews)

Oyot : "Nggak sanggup lagi ngomong deh sama ketololan pejabat BKKN Padang ini, mungkin karena ini kebanyakan makan micin dan pergi ngaji ke guru yang salah. Syaraf otak jadi beku dan tak bisa dipakai mikir yang benar."; begitu seloroh Oyot yang mencermati berita online yang tengah dibacanya.

Nona : "Mau kamu bebas seperti dinegara panutan kamu itu Oyot?? Pindah saja kamu dan kawan-kawan h0m0 kamu ke amrik sono...; Indonesia sehat tanpa kalian 😡😡 !!!"

Bira : "Hahaha.... Kalo otaknya yang beku nuduh orang otak beku... Kalo otak waras, bakal milih pasangan beda kelamin, makanya dengerin kata dokter ahli.. ya gitu deh, dimana-mana orang gila akan merasa dia sendiri yang waras, yang waras bakal dia bilang gila".

Jeff : "Hedeh .... Oyot, bukannya sadar, malah makin menjadi jadi nih para kaum L68T dan penikmat sex bebas, mau nyebarin penyakit?"

Jebret..... Jawaban keren. Ikut senang di kalangan akar rumput masih banyak yang ta'at pada agama lagi cerdas, meskipun kaum atheis-komunis-liberal-syiah terus mengupayakan agar akar rumput jauh dari agamanya.

Selasa, 31 Desember 2019

Cara Rasul Menyelisihi Yahudi

Kalau ada yang mengatakan, “Bagaimana Rasulullah ﷺ bisa mencocoki orang-orang Yahudi pada puasa Asyura, padahal beliau telah melarang kita untuk tasyabbuh dengan mereka?” Maka jawabannya, “Dalam puasa Asyura, Rasulullah meniru Musa, bukan meniru orang-orang Yahudi, kemudian Rasulullah pun menyelisih mereka dengan bertekad untuk puasa pula pada hari ke-9 nya”.

Dr. Shalih al-Syamrani, Dosen Fiqih di Universitas Ummul Qura, Saudi Arabia. (Twitter : @d_alshamrani) - Twit Ulama 

Jumat, 27 Desember 2019

Seruan Ketaatan

Sebuah kedudukan yang tinggi kan didapatkan manusia jika dia menyeru orang lain untuk menaati Allah. 

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?” (QS. Fushshilat : 33).

Maka gunakan segala sarana untuk menegakkan dakwah.

Dr. Sa’ad Asy-Syitsriy, Doktor dalam bidang Ushul Fiqh, pernah menjadi anggota Hai’ah Kibaril Ulama (Lembaga Ulama Senior di Saudi Arabia), kini menjabat dosen di King Saud University (KSU), Riyadh. 27/2/2013. (Twitter : @Dr_Alshathry) - Twit Ulama   

Jumat, 20 Desember 2019

Gambaran Akhlak Seorang Muslim

“Dan hendaklah dia berlaku lemah lembut” (QS. al-Kahfi : 19), 

Potongan kalimat dari surat al-Kahfi ini memberikan pelajaran tentang akhlak kepada seorang muslim, agar Anda menjadi orang yang lembut dan tidak berkata kasar kepada manusia. Agar jangan sampai Anda tidak pula mengganggu orang lain, kalau Anda tidak bisa memberi manfaat dengan perkataan Anda.

Syaikh Sa'ad al-Ghamidi, Imam Masjid di Dammam, Saudi Arabia, bacaan indah Qur'an dari suara beliau sudah sering terdengar di negara kita 9/5/2013. (Twitter : @S3dGhamdi) - Twit Ulama   

Jumat, 22 November 2019

Cukuplah Kepada-Nya

“Dan sesungguhnya masjid-masjid itu kepunyaan Allah, maka jangan kalian sembah siapapun selain Allah” (QS. al-Jin : 18).

Jadilah orang mulia yang merdeka, jangan hinakan diri Anda di hadapan manusia atau batu atau kuburan. Anda adalah hamba Allah! Menghinakan diri, berdoa dan meminta hajat, semuanya hanya kepada Allah saja.

Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al ‘Arifi, dosen di King Saud University (KSU), Riyadh, anggota Rabithah (Ikatan) Ulama Syari’ah. (Twitter : @MohamadAlarefe) - Twit Ulama   

Jumat, 08 November 2019

Seburuk - Buruk Manusia

Seburuk-buruk manusia adalah suatu kaum yang menikmati karunia Allah kemudian kafir dengannya dan berpaling dari jalan-Nya. Allah Ta'ala berfirman :

إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِندَ اللَّـهِ الَّذِينَ كَفَرُوا فَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman. (QS. al-Anfal : 55)

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama  

Jumat, 01 November 2019

Dari Sebuah Perkataan

Amru bin Ma'di berkata : Perkataan yang lembut akan melembutkan hati yang lebih keras dari batu, sebaliknya perkataan yang kasar akan mengeraskan hati yang lebih lembut dari sutera.

وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ

“Jika engkau keras dan berhati kasar maka mereka akan berpaling darimu” (QS. Ali Imran : 159).

Syaikh Prof.Dr. Sa'ud Al-Funaisan, Profesor bidang Syariah Universitas Imam Muhammad bin Su'ud, Riyadh. (Twitter : @saudAlfunaysan) - Twit Ulama  

Jumat, 25 Oktober 2019

Luasnya Rahmat

Rahmat Allah lebih luas dari semua dosa (yang dilakukan seorang hamba -pent). Orang yang diharamkan (dari rahmat Allah) adalah dia yang berharap rahmat tersebut sementara ia malah menghampiri sebab-sebab datangnya azab.

وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ۚفَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ

“dan rahmat-Ku luas meliputi segala sesuatu,maka aku akan memberikan nya bagi mereka yang bertaqwa” (QS. al-A’raf : 156).

Syaikh Abdul Aziz Ath-Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama   

Jumat, 18 Oktober 2019

Kuatnya Kekuasaan

Kokohnya kekuasaan di muka bumi tak kan mencapai puncaknya kecuali apabila telah sempurna peribadatan kepada Allah semata, “(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang makruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar” (QS. al-Hajj : 41).

Syaikh Prof. Dr. Sa’ud bin Ibrahim al-Syuraim, Imam dan Khatib Masjidil Haram, Dosen Universitas Ummul Qura Mekkah. (Twitter : @saudalshureem) - Twit Ulama   

Kamis, 17 Oktober 2019

Jika Terdzhalimi

Jika seorang yang dizhalimi tidak mendapat seorang penolongpun, dan tidak ia dapati seorang hakim yang dapat menyelesaikan perkaranya, maka angkatlah suara dan mohonlah hakmu kepada Allah, dan jangan memberontak (jika yang menzhalimi penguasa -pent). “Allah tidak menyukai ucapan buruk (maksudnya doa untuk perkara kejelekan), (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya” (QS. Ali Imran : 148)

Dr. Abdul Aziz Tharifi, ulama yang mengampu berbagai majelis di Riyadh Saudi Arabia, Kepala Bidang Riset dan Penelitian Kementerian Urusan Islam, KSA. (Twitter : @AbdulazizTarifi) - Twit Ulama  

Jumat, 11 Oktober 2019

Turunnya Al-Kitab

“Dan Kami turunkan al-Kitab kepadamu wahai Muhammad, sebagai penjelas segala sesuatu dan sebagai petunjuk. rahmat serta kabar gembira bagi orang-orang muslim” (QS. an-Nahl : 89).

- Petunjuk:berupa akidah dan hukum, 
- Rahmat: yang mengantar pada kebahagiaan dunia dan akhirat,
- Kabar gembira: berupa surga

Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al-‘Arifi, dosen di King Saud University (KSU), Riyadh, anggota Rabithah (Ikatan) Ulama Syari’ah. (Twitter : @MohamadAlarefe) - Twit Ulama