"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Kamis, 31 Mei 2018

Nasehat itu Manfa'at

Di dalam al-Qur'an Surat adz-Dzariyaat (51) : 54 - 55 ; الله سبحانه وتعالى menjelaskan bahwa :

فَتَوَلَّ عَنْهُمْ فَمَآ أَنتَ بِمَلُومٍ

Maka berpalinglah engkau dari mereka, engkau tidak tercela. (54).

وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

Dan berilah peringatan, sesungguhnya peringatan itu bermanfa'at bagi orang-orang mukmin. (55).
Asbabun Nuzul
Dalam suatu riwayat yang dikemukakan oleh Ibnu Mani, Ibnu Rahawaih dan Haitsam bin Kalib dalam musnad-musnadnya dari Mujahid yang bersumber dari 'Ali bin Abi Thalib رَضِيَ اللََّهُ عَنْه berkata "Ketika turun ayat "Fa tawalla 'anhum fama anta bimalum" (QS. adz-Dzariyaat (51) : 54)  yang memerintahkan agar Rasulullah ﷺ berpaling dari kami, tak seorang pun diatara yang hadir akan merasa selamat dari bahaya (siksaan Allah). Maka turunlah ayat berikutnya (QS. adz-Dzariyaat (51) : 55) yang menegaskan bahwa peringatan yang diberikan oleh Nabi akan bermanfaat bagi kaum Mukminin. Setelah turunnya ayat ini, barulah kami merasa tentram hati".
Dalam riwayat lain yang dikemukakan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Qatadah رَضِيَ اللََّهُ عَنْه bahwa ketika turun ayat "Fa tawalla 'anhum fama anta bimalum" (QS. adz-Dzariyaat (51) : 54) para sahabat Rasulullah ﷺ merasa sesak dada dan mengira bahwa wahyu tidak akan turun lagi (putus) serta adzab akan segera datang. Maka turunlah ayat berikutnya (QS. adz-Dzariyaat (51) : 55) yang menegaskan bahwa peringatan yang diberikan oleh Nabi akan bermanfaat bagi kaum Mukminin.
---------------
Bibliography :
Asbabun Nuzul, KH Qomaruddin, Penerbit CV. Diponegoro Bandung, Cetakan ke-5, 1985, halaman 479 - 480.
Al Qur'an Terjemahan Indonesia, Tim DISBINTALAD (Drs. H.A. Nazri Adlany, Drs. H. Hanafie Tamam dan Drs. H.A. Faruq Nasution); Penerbit P.T. Sari Agung Jakarta, cetakan ke tujuh 1994, halaman 1050 - 1051.

Mereka Yang Munafiq

Tujuan orang munafiq adalah mencari keridhoan makhluk sedangkan tujuan orang yang beriman adalah mencari kerelaan Al - Haqq
“Mereka bersumpah kepada kamu dengan (nama) Allah untuk mencari keridhaanmu, padahal Allah dan Rasul-Nya itulah yang lebih patut mereka cari keridhaannya jika mereka adalah orang-orang yang mu'min.” (QS. At-Taubah : 62)

Syaikh Abdul Aziz Ath Tharifi, Ulama yang juga menjabat sebagai Peneliti Ilmiah di Departemen Masalah Islam di Riyadh, Arab Saudi. (Twitter : @abdulaziztarefe) - Twit Ulama 

Rabu, 30 Mei 2018

Logika Fallacy

Note Trip. Lagi tentang si Penista Agama, kasusnya sudah jadi obrolan nasional hingga ada yang pro dan kontra.
Saat rame-rame orang munafik membela sang Penista terdengar pembicaraan yang ternyata hampir sama dari waktu kewaktu.
Sebut saja mereka Taplak dan Serbet.

Taplak : "Alhamdulillah, Oknum NU yang Membela Penista Agama Sudah Diturunkan dari Jabatan Suriyah. Dia Tampil bukan Atas Nama NU tapi Nama Pribadi. Paten!"

Serbet : "Ada bukti pemecatan Oknum NU❓ Tunjukkan buktinya ke publik. Kalo nggak ada bukti, berarti Anda nyebar fitnah dan hoax! Saya tunggu."

Sok perkasa tapi ciut.

Taplak : "... mencoba membela temannya, kenapa tidak konfirmasi ke organisasinya langsung❓ Sudah nggak dianggap ya❓"

Serbet : Terdiam

Taplak : "(1). Ayat nganu berlaku dulu karena banyak perang agama. Kini ayat nganu TAK berlaku lagi dalam kondisi damai. Logika halal kawin beda agama. (2). Al-Maidah : 51, dulu berlaku karena banyak penghianatan. Sekarang ayat nganu itu TAK berlaku lagi karena kondisi damai. Logika halal pemimpin kafir. (3). Logika liberal ini logika fallacy. Hukum dipermainkan sesukanya tergantung sikon. Padahal saat berdamai pun hukum haram tetap berlaku. (4). Ketika merasa berwenang tetapkan ayat muhkam kapan berlaku dan tidak berlaku, dia sedang posisikan dirinya sebagai Tuhan. Anda bukan Tuhan! (5). Liberal suka menghina Ulama lurus "Jangan jadi wakil Tuhan", justru mereka malah mendapuk dirinya jadi Tuhan! Tentukan ini itu sesukanya."

Semoga Allah terus kuatkan imanku.

Bagi Kalian Yang Berpuasa

Wasiat bagi mereka yang berpuasa : Waspadalah terhadap berbagai bentuk dosa dan maksiat, karena hal itu adalah racun yang berbahaya. Apabila Anda masih menjejakkan kaki Anda dalam kemaksiatan –dan kita semua pernah berdosa- maka segeralah bertaubat dengan sebenar-benarnya.

Syaikh Nawwaf bin Muhammad al Salim, Da’i, Imam dan Khatib di Kementrian Waqaf Kuwait. Pengajar di Jurusan Teknologi. (Twitter : @NawwafAlsalem) - Twit Ulama  

Selasa, 29 Mei 2018

Senantiasa Mendekat Kepada-Nya

Mendekatkan diri kepada Allah di hari-hari penuh ujian bukanlah sebuah kesalahan. Tapi menjauh dari Allah ketika ujian telah berlalu itu adalah sebesar-besar kesalahan.

dr. Khalid al-Jubair, Da’i di Kuwait. Beliau juga dokter spesialis jantung. (Twitter : @Khalid_Aljubair) - Twit Ulama  

Senin, 28 Mei 2018

Karena Kerinduan Kepada Rasul

Bahkan benda mati, merasa rindu dengan Rasulullah ﷺ ; “Dahulu Rasulullah pernah berkhutbah di dekat sebuah pohon kurma, ketika beliau pindah ke mimbar, pohon kurma tersebut berpaling ke arah beliau karena rindu dengan beliau, maka beliau mendatanginya dan menyentuh dengan tangannya.” (HR. Bukhari).

Dr. Ibrahim ad-Duwaisy, Dosen sunnah nabawiyyah di Universitas Qashim, Kepala Pusat Studi Kemasyarakatan. (Twitter : @ibrahim_aldwish) - Twit Ulama  

Minggu, 27 Mei 2018

Amalan Utama

Di antara amalan yang utama adalah : Berdoa antara adzan dan iqomah, doa pada waktu itu tak akan tertolak. Nabi ﷺ pernah bersabda, “Tak akan tertolak doa antara adzan dan iqomah” (Dishahihkan oleh al Albani)

Syaikh Nawwaf bin Muhammad al Salim, Da’i, Imam dan Khatib di Kementrian Waqaf Kuwait. Pengajar di Jurusan Teknologi. (Twitter : @NawwafAlsalem) - Twit Ulama  

Sabtu, 26 Mei 2018

Bila Ingin Dekat, Maka Sujudlah !

“Dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).” (QS. al-Alaq : 19).

Apabila Anda mendekatkan diri kepada-Nya, Dia akan mendekat kepada Anda. Sebab yang paling besar yang bisa mendekatkan kita kepada kebutuhan kita adalah sujud penuh ketundukan.

Dr. Suleman Al-Ruba’i; Kepala Jurusan Aqidah dan Madzhab Kontemporer Fakultas Syari’ah dan Ilmu Islam Universitas Qosiim. (Twitter : @sulemanalrobei) - Twit Ulama  

Jumat, 25 Mei 2018

Jauh Dari Tempat Tidur

"Lambung mereka jauh dari tempat tidur, mereka berdoa pada Rabbnya dengan takut dan harap, mereka infakkan rezekinya." (QS. as-Sajdah : 16). Di antara barakah sedekah, membantu sholat malam, membuat makin yakin dengan Allah dan memperbaiki kondisi hati.

Dr. Nashil al-Hunaini, anggota tim ulama Saudi untuk pembahasan pemikiran, anggota ikatan ulama Muslim. (Twitter : @alhonini) - Twit Ulama 

Kamis, 24 Mei 2018

Ghanimah Fakir Miskin

Di dalam al-Qur'an Surat adz-Dzariyaat (51) : 19 ; الله سبحانه وتعالى menjelaskan bahwa :

وَفِىٓ أَمْوٰلِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّآئِلِ وَالْمَحْرُومِ

Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang yang meminta-minta dan orang yang tidak meminta.

Asbabun Nuzul
Dalam suatu riwayat yang dikemukakan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari al-Hasan bin Muhammad al-Hanafiyah bahwa Rasulullah ﷺ mengirimkan pasukan bersenjata. Mereka mendapatkan kemenangan dan ghanimah. Setelah selesai peperangan datanglah orang-orang miskin meminta bagiannya. Maka turunlah ayat ini (QS. adz-Dzariyaat (51) : 19) sebagai penegasan bahwa pada harta ghanimah terdapat bagian kaum fakir miskin.
---------------
Bibliography :
Asbabun Nuzul, KH Qomaruddin, Penerbit CV. Diponegoro Bandung, Cetakan ke-5, 1985, halaman 479.
Al Qur'an Terjemahan Indonesia, Tim DISBINTALAD (Drs. H.A. Nazri Adlany, Drs. H. Hanafie Tamam dan Drs. H.A. Faruq Nasution); Penerbit P.T. Sari Agung Jakarta, cetakan ke tujuh 1994, halaman 1045.

Yang Dinanti Orang Zhalim

Hal paling besar yang ditunggu orang-orang zhalim di dunia adalah : Su-ul Khatimah, Allah berfirman yang artinya, “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zhalim” (QS. Ibrahim : 27).

Dr. Umar Al-Muqbil, dosen hadits di Fakultas Syari’ah Universitas Al-Qashim, Wakil Ketua di Lembaga Ilmiah untuk Studi Al-Qur’an, Saudi Arabia. (Twitter : @dr_almuqbil) - Twit Ulama