"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Minggu, 30 April 2017

Makruh Bicara Sesudah Sholat Isya’ (2)

Terkecuali untuk kebaikan mempelajari ilmu, dzikir, melayani tamu dan kepentingan-kepentingan syar'i.
Ibn Umar r.a. berkata : Rasulullah ketika pada akhir-akhir hidupnya sesudah sholat Isya’ bersabda : Perhatikanlah oleh kamu, sesungguhnya setelah seratus tahun tidak bakal tinggal seorangpun dari orang-orang yang ada hari ini. (HR. Buchary dan Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 551.

Ketika Tidak Berhati – hati

Abu Hurairah pernah berkata pada akhir-akhir usianya,”Ya Allah aku berlindung kepadamu dari melakukan zina dan dosa-dosa besar lainnya”. Kemudian dikatakan kepadanya, “Apakah engkau masih takut zina padahal engkau sudah tua dan sudah terputus syahwatmu?”. Beliau mengatakan, “Bagaimana aku bisa merasa aman, padahal iblis masih hidup?”

Dr. Umar Al-Muqbil, dosen hadits di Fakultas Syari’ah Universitas Al-Qashim, Wakil Ketua di Lembaga Ilmiah untuk Studi Al-Qur’an, Saudi Arabia. (Twitter : @dr_almuqbil) - Twit Ulama

Jihad !

Note Trip, 3 Sya'ban 1438 H. Ahok si Penista Agama ternyata virusnya sampai ke Jawa Tengah. Perkaranya hingga menjadi bahan obrolan jelata bak cendawan di musim hujan. Ada obrolan yang lucu bikin geli. Sebut saja Denok dan Yanto sebagai pemuja Ahok serta Triman disisi seberang.

Denok : "Saya sangat salut sama pak Ahok. Akan Ku dukung dan berjihad untuk Ahoknya jika aku jadi warga Jakarta. Bukan semata tentang dan untuk Ahok tapi untuk merawat dan menjaga Indonesia yang Bhinneka."
Yanto : "Mbak Denok teruslah berjihad mbak, meskipun banyak dihujat kelompok sebelah, tetaplah merawat kebhinnekaan jangan biarkan mereka merusaknya"
Triman : "Mendukung kebhinekaan berbeda dengan mendukung penista, catat itu! Aneh untuk sang penista engkau ber-jihad?"

Keren mas Triman, aku juga heran dengan toleransi mereka dan ghiroh jihad mereka. Somplak!.

Sabtu, 29 April 2017

Ketenangan Hati

“maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat” (QS. al-Fath : 18).

Usahakan agar hati Anda selalu bening sebagaimana yang Anda inginkan untuk dilihat oleh Allah. Sekadar tauhid, keikhlasan dan kejernihan hati, sekadar itu pula pertolongan dari Allah pada Anda.

Prof. Dr. Nashir al-Umar Ketua Majlis Ulama Internasional untuk Tadabbur al-Qur'an. (Twitter : @naseralomar) - Twit Ulama 

Jumat, 28 April 2017

Shalat

Ibnul Qoyyim رحمه الله berkata :
لِلْعَبْدِ بَيْنَ يَدَيْ اللهِ مَوْقِفَانِ، مَوْقِفٌ بَيْنَ يَدَيْهِ فِي الصَّلاَةِ وَمَوْقِفٌ بَيْنَ يَدَيْهِ يَوْمَ لِقَائِهِ فَمَنْ قَامَ بِحَقِّ الْمَوْقِفِ الأَوَّلِ هُوِّنَ عَلَيْهِ الْمَوْقِفُ الآخَرُ وَمَنِ اسْتَهَانَ بِهَذَا الْمَوْقِفِ وَلَمْ يُوَفِّهِ حَقَّهُ شُدِّدَ عَلَيْهِ ذَلِكَ الْمَوْقِفُ قَالَ تَعَالَى ومن الليل فاسجد له وسبحه ليلا طويلا إن هؤلاء يحبون العاجلة ويذرون وراءهم يوما ثقيلا

Seorang hamba menghadap Allah dalam dua keadaan, keadaan ia berhadapan dengan Allah tatkala sedang sholat, dan keadaan ia berhadapan dengan Allah tatkala hari kiamat. Barang siapa yang berhadapan dengan Allah pada keadaan pertama sebagaimana mestinya maka akan diringankan baginya tatkala menghadap Allah pada hari kiamat. Barang siapa yang meremehkan keadaan yang pertama dan tidak menjalankan sebagaimana mestinya maka ia dipersulit dan disikapi dengan keras tatkala berhadapan dengan Allah pada hari kiamat. (Al Fawaid)
----------
Ma'had 'Umar bin Khattab Yogyakarta 

Takutlah kepada Allah!

Allah berfirman:
“Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya” (QS. al-Baqarah : 235),
“Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)” (QS. Ali Imran : 28),
“Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan Allah Maha Penyayang kepada hambaNya” (QS. Ali Imran : 30)

Dr. Sa’ad Asy-Syitsriy, Doktor dalam bidang Ushul Fiqh, pernah menjadi anggota Hai’ah Kibaril Ulama (Lembaga Ulama Senior di Saudi Arabia), kini menjabat dosen di King Saud University (KSU), Riyadh. (Twitter : @Dr_Alshathry) - Twit Ulama

Makruh Bicara Sesudah Sholat Isya’ (1)

Terkecuali untuk kebaikan mempelajari ilmu, dzikir, melayani tamu dan kepentingan-kepentingan syar'i.
Abu Barzah r.a. berkata : Rasulullah tidak suka tidur sebelum Isya’ dan bicara-bicara sesudahnya. (HR. Buchary dan Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 551.

Sebarkanlah Walau Satu Ayat

Sadarilah bahwa apapun yang terjadi pada diri kita sejatinya adalah ujian dari Allah. Jalanilah semua itu dengan lapang dada dan berbahagialah dengannya. "Apabila Allah mencintai suatu kaum, niscaya Allah akan menguji mereka". (HR. Tirmidzi)
Janganlah khawatirkan rezeki, karena Allah sudah menjaminnya untuk semua yang hidup. Tapi khawatirkan amalan, karena Allah tidak menjamin kita masuk surga. Fokuskanlah pikiran untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepada kita. Maka pasang selalu niat baik dalam setiap aktivitas kita. Sebarkanlah walau satu ayat, kalaupun kita tak bisa melakukannya, Allah catat pahalanya sama seperti orang yang melakukannya.

Hijab Alila; 04 Maret 2015, pukul 20.31 WIB.

Membaca Surat Al Ikhlas, Ketika Shalat Sunnah Ba’diyah Maghrib

Ketika mengerjakan shalat sunnah ba’diyah maghrib, surat Al-Ikhlash dibaca bersama surat Al-Kafirun. Surat Al Kafirun dibaca pada raka’at pertama setelah membaca Al Fatihah, sedangkan surat Al Ikhlash dibaca pada raka’at kedua.
Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengatakan,
 
مَا أُحْصِى مَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقْرَأُ فِى الرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَفِى الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلاَةِ الْفَجْرِ بِ (قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ) وَ (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
“Aku tidak dapat menghitung karena sangat sering aku mendengar bacaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca surat pada shalat dua raka’at ba’diyah maghrib dan pada shalat dua raka’at qobliyah shubuh yaitu Qul yaa ayyuhal kafirun (surat Al Kafirun) dan qul huwallahu ahad (surat Al Ikhlash).” (HR. Tirmidzi no. 431. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Kajian selengkapnya di  rumaysho.com 

Menafkahkan Harta Kapanpun

Di dalam al-Qur'an surat al-Baqarah (2) : 274, Allah ta'ala menasehati orang beriman untuk menafkahkan harta dijalan Allah ta'ala kapanpun ;

الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوٰلَهُم بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَعَلَانِيَةً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Orang-orang yang menafkahkan hartanya pada waktu malam dan siang, dengan tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala disisi Tuhan-nya. Dan mereka tiada takut dan tiada (pula) berduka cita. (274).

Asbabun Nuzul
Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa turunnya ayat ini (QS. 2 : 274) berkenaan dengan orang-orang yang meng-infaq-kan kudanya (untuk perang fi sabilillah). (HR. at-Tabarani dan Ibnu Abi Hatim).
Dalam suatu riwayat yang bersumber Ibnu Musayyab radhiyallahu anhu dikemukakan bahwa ayat ini (QS. 2 : 274) turun berkenaan dengan Abdurrahman bin 'Auf bin 'Utsman bin 'Affan رضي الله عنهما yang memberi derma kepada "Jaisyul 'Usrah" (pasukan yang dibentuk di musim paceklik) untuk perang Tabuk. (HR. Ibnu Mundzir).

Tafsir Ayat
"Orang-orang yang menafkahkan hartanya pada waktu malam dan siang, dengan tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala disisi Tuhan-nya. ...". Hati mereka terbuka terus, dan pintu rumah mereka terbuka, dan pundi-pundi uang mereka pun terbuka. Malam ataupun siang. Diapun memberikan secara rahasia kepada yang patut menerimanya, ataupun secara terang-terangan karena patut terang-terangan. Namun jiwanya ialah jiwa yang selalu ingin memberi, sebab jiwa itu telah digembleng oleh iman. Dan Tuhan menguatkan semangatnya. ".... Dan mereka tiada takut dan tiada (pula) berduka cita". Karena hatinya yang lapang lantaran iman, duniapun lapang didepannya. Di dalam dia tidak takut akan miskin karena dermawan, sebab tiap-tiap yang dibelanjakannya itulah merupakan keyakinannya yang sebenarnya kekayaannya. Yang masih belum dibelanjakan, belumlah tentu jadi kekayaannya. Dan dia tidak akan berduka cita, sebab Tuhan berdaulat dalam hatinya, dan pintu syurga jannatun-na'im selalu terbuka menunggu kedatangannya.
Al-hasil, tidaklah dapat berkumpul dalam hati seorang mukmin diantara iman dengan bakhil. Dan bakhil adalah alamat yang sangat nyata daripada kosongnya iman. Sebab itu didiklah danpenuhilah diri dengan iman akan al-Qur'an, bukan dengan kitab yang lain.
---------------
Bibliography :
Asbabun Nuzul, KH Qomaruddin, Penerbit CV. Diponegoro Bandung, Cetakan ke-5, 1985, halaman 87 - 88.
Al Qur'an Terjemahan Indonesia, Tim DISBINTALAD (Drs. H.A. Nazri Adlany, Drs. H. Hanafie Tamam dan Drs. H.A. Faruq Nasution); Penerbit P.T. Sari Agung Jakarta, cetakan ke tujuh 1994, halaman 83-84.
Tafsir Al-Azhar Juzu' 3, Prof Dr. Haji Abdulmalik Abdulkarim Amrullah (Hamka), Penerbit PT. Pustaka Panjimas Jakarta, cetakan April 2001, halaman 65 - 66.

Kamis, 27 April 2017

Dari Barat Kota Ke Undip Semarang

PicTalk (Picture Talk). Bagaimana ke kampus Undip Semarang dari terminal Mangkang?
Sekarang lebih mudah dan murah dengan uang Rp. 3.500,- pun bisa terwujud. Bagi Traveler yang berasal dari wilayah barat kota Semarang (Kendal, Weleri dan sekitarnya) dari Terminal Mangkang naik BRT koridor I turun di shelter transit Balaikota ganti BRT koridor II arah terminal Sisemut - Turun di shelter Transit Elisabet ganti BRT koridor VI arah kampus Undip Semarang. Begitu pula jika dari Terminal Mangkang hendak ke Unnes Semarang, di Shelter Transit Elisabeth ganti BRT koridor VI arah Unnes Semarang.
Bila traveler ingin kembali lagi ke terminal Mangkang dari Undip Semarang ataupun Unnes Semarang, naik BRT koridor VI turun di Shelter Transit Elisabet ganti BRT koridor II arah terminal Terboyo lalu turun di Shelter Transit Imam Bonjol ganti BRT koridor I arah terminal Mangkang. Jangan lupa beli tiket lagi sebelum naik ya... karena tiket berlaku sekali jalan, jangan keluar shelter transit kalau pengen nerusin perjalanan, atau ijin petugas kalau kebelet pipis, (tetep harus diijinin ya ... kalau enggak harus beli tiket lagi)  
Cara Mudah dan Murah jalan-jalan.