"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Rabu, 20 Januari 2016

Barbaneth Beoulve

Final Fantasy Tactics - The War of The Lions (ファイナルファンタジータクティクス 獅子戦争 Fainaru Fantajī Takutikusu Shishi Sensō). Barbaneth Beoulve (バルバネス・ベオルブ - Barubanesu Beorubu)  is the father of the four Beoulve children : Dycedarg, Zalbaag, Ramza, and Alma. Former Lord commander of the order of the Nothern Sky. Lord Barbaneth was hailed as Knight Gallant -the highest rank in all of knighthood. His countless victories helped to compensate for Ivalice's inferior numbers in the Fifty Year's War. Fear of this lord convinced Ordallia to agree to an equal peace, although Ivalice has in fact lost. He died of malady at war's end.

—Chronicle Personae section, Final Fantasy Tactics - The War of The Lions (c) 1997, 2007 Square Enix Co., Ltd.

Zionis Masih Terus Bunuhi Warga Palestina di Jalanan

LONDON, Senin (Middle East Monitor): Angka kematian warga Palestina terus bertambah hampir setiap hari. Kebijakan hukuman penghancuran rumah oleh penjajah Zionis juga terus berlangsung. Karena itulah, warga Palestina di penjuru Tepi Barat menyelenggarakan aksi solidaritas dan demonstrasi. Di pusat kota Ramallah, para relawan mengumpulkan dana untuk membangun kembali rumah Muhannad al-Halabi. Pada 3 Oktober, al-Halabi (19) ditembak mati pasukan Zionis karena dituduh melakukan penikaman di Kota Tua Baitul Maqdis. Awal bulan ini pasukan penjajah Zionis menghancurkan rumah keluarga al-Halabi di desa Surda, dekat Ramallah.
Kebijakan Zionis terkait hukuman penghancuran rumah sempat dihentikan pada tahun 2005 setelah lebih dari 650 rumah (berdasarkan data kelompok HAM Zionis, B’Tselem) dihancurkan selama Intifadhah Kedua. Namun, hukuman “balas dendam” ini mulai dilakukan kembali pada akhir tahun 2014. Padahal, hukuman kolektif terhadap warga sipil di wilayah terjajah sepenuhnya dilarang berdasarkan hukum internasional.
Menurut Otoritas Palestina, lebih dari 160 warga Palestina tewas oleh pasukan Zionis dan para pemukim ilegal Yahudi selama empat bulan terakhir, serta lebih dari 15.000 orang terluka. Demonstrasi dan aksi solidaritas lainnya diselenggarakan di Ramallah dan kota-kota lainnya di Tepi Barat untuk mengenang mereka yang tewas. Para relawan dan sejumlah kelompok pemuda berbaris di jalan-jalan membawa sejumlah poster bergambar foto dan nama para syuhada.* (Middle East Monitor | Sahabat Al-Aqsha).

Masjid Baitul Muttaqin Jetis Semarang

Masjid Baitul Muttaqin
Jetis Kecamatan Gunungkidul 
Kotamadia Semarang

Masjid ini terletak dibawah jalan raya Gunungpati - Mijen. Arsitektur masjid terispirasi dengan masjid Agung Demak. Atap Joglo yang menutupi bangunan utama sholat dan atap limasan yang menutupi teras masjid.

Tauhid adalah Penguncinya

Seandainya kaum Muslim selalu mengingat wasiat mulia Rasulullah s.a.w. ketika ditanya perihal beliau memanjangkan sholat dan do'a pada suatu waktu.
"Sesungguhnya aku telah berdo'a dengan penuh rasa harap dan kekhawatiran, saya memohon kepada Allah Azza wa Jalla untuk ummatku 3 perkara, namun Dia hanya mengabulkan dua untukku dan menolak satu perkara. Aku memohon kepada-Nya agar mereka tidak dibinasakan musuh dan Dia mengabulkan. Kemudian aku meminta agar Allah tidak mencelakakan mereka dengan ditenggelamkan dan Dia juga mengabulkan permintaanku. Dan aku juga memohon kepada_nya supaya tidak menjadikan mereka saling bermusuhan sesama mereka, namun Allah mengembalikannya kepadaku." (THR. Ibnu Majah).

Do'a Rasulullah s.a.w. agar kita ummatnya tidak saling bermusuhan dikembalikan oleh Allah ta'ala, dan dikembalikan kepada Rasulullah s.a.w. Untuk hal ini sebaiknya kita mengingat kembali kabar dari Abu Dzar r.a. dari Rasulullah s.a.w. dalam hadits Qudsi, Allah ta'ala berfirman, "Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku, dan Aku menjadikannya haram diantara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi. Wahai hamba-Ku setiap kalian tersesat kecuali yang telah Aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepada-Ku niscaya Aku akan beri petunjuk. Wahai hamba-Ku, setiap kalian lapar kecuali yang Aku beri makan, maka mintalah makan kepada-Ku niscaya Aku akan memberi kalian makan. Wahai hamba-Ku, setiap kalian adalah telanjang kecuali yang Aku beri pakaian, maka mintalah pakaian kepada-Ku niscaya Aku akan memberi pakaian kepada kalian...." (THR. Muslim).

Dalam firman-Nya, "Sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku, dan Aku menjadikannya haram diantara kalian" terdapat dua masalah : pertama kezaliman yang diharamkan Allah atas diri-Nya dan Dia meniadakan kezaliman-Nya. Semoga kita saling menyadari sebagai ummat Rasulullah untuk tidak saling menzalimi, dan tetaplah bertauhid yang lurus murni kepada Allah ta'ala dan berusaha mengikuti sunnahnya Rasulullah s.a.w. yang telah dicontohkan para sahabat mulia.

Do’a-do’a (2)

‘Aisyah r.a. berkata : Adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam gemar sekali pada kalimat do’a yang singkat, tetapi meliputi semua maksud dalam berdo’a dan meninggalkan selain itu. (HR. Abu Dawud).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 365.

Majlis Ilmu

Inilah keutamaan majlis ilmu, apalagi setelah sholat subuh di masjid berjamaah sampai matahari terbit :
  1. Meraih pahala haji umrah sempurna “Barangsiapa menegakkan shalat subuh berjamaah di masjid, lalu ia duduk berzikir (tadurrusan) sampai matahari terbit, lalu menegakkan shalat dua rakaat, maka ia akan meraih pahala haji dan umrah. Rasulullah melanjutkan shalat “sempurna, sempurna, sempurna”. (HR. At-Tirmidzi).
  2. Seakan duduk ditaman syurga ALLAH, “Jika kalian melewati taman syurga maka singgahlah dengan hati senang “. Para sahabat bertanya, ”Apakah taman syurga itu?” beliau menjawab, "halaqoh-halaqoh dzikir". (atau halaqoh ilmu) (HR. Attirmidzi).
  3. Masuk menjadi generasi termulia yaitu generasi Rabbani, Jadilah kalian generasi Rabbani, yang selalu mengajarkan Al-Qur’an (dan as-Sunnah) dan terus mempelajarinya. (QS. Ali Imron : 79).
  4. Termasuk mujahid di jalan Allah, “Siapa yang keluar rumah untuk menuntut ilmu syar’i, maka ia berjihad di jalan Allah hinggah ia kembali”. (HR. At Tirmidzi).
  5. Di doakan para malaikat
  6. Meraih rahmat Allah
  7. Senang tenang bahagia
  8. Dibanggakan Allah “Tiada suatu kaum duduk dalam majlis dzikir kapada ALLAH (majlis Ilmu), pasti di kelilingi malaikat, diliputi rahmat ALLAH, diturunkan pada mereka ketenangan dan nama mereka disebut ALLAH di depan para malaikat-Nya”. (HR. Muslim).
  9. Jauh dari murka ALLAH, Dunia ini terkutuk dg segala isinya kecuali dzikrullah (taat kepada Allah) dan yang serupa itu, berilmu dan penuntut ilmu”. (HR. At-Tirmidzi).
  10. Menjadi kelompok umat terbaik, sebagaimana sabda Rasulullah “yang terbaik diantara kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya Al-Qur’an”. (HR. Bukhari).
  11. Satu diantara tujuh golongan di akherat kelak yang mendapat “perlindungan Allah” yaitu “ijtama’a alaihi wa tafarroqo alaihi” berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah (HR. Bukhari Muslim).
  12. Jalan mudah menuju syurga Allah “Siapa yang melalui satu jalan untuk menuntut ilmu Allah, Allah mudahkan menuju jalan syurga-NYA”. (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi).
  13. Jamaah halaqoh ilmu kembali berkumpul bersama di akherat kelak, “Seorang kelak di akhirat dikumpulkan bersama siapa yang dicintai di dunia”. (HR. Muslim).

Nah apalagi alasan kita untuk tidak menghadirinya, jangan sia-siakan hidup sebentar ini, ayo raih semua kemuliaan itu dengan duduk di majlis-Nya. (K.H. Muhammad Arifin Ilham). 

Selasa, 19 Januari 2016

Tawanan Palestina Terlama Nomor Dua, Masuki Tahun ke-34 Disekap Zionis

RAMALLAH, Senin (PIC): Seorang tawanan Palestina kini telah mendekam di penjara Zionis selama 34 tahun. Demikian ungkap pengacara hak-hak tawanan Palestina. Menurut Pusat Studi Tawanan Palestina, Maher Younis, seorang pria asal kota Arara di wilayah Palestina terjajah 1948 itu kini telah menjalani masa tahanan 34 tahun di penjara Zionis. Juru bicara Pusat Studi Tawanan Palestina, Reyad al-Ashqar, mengatakan Younis ditangkap pada 18 Januari 1983, beberapa minggu setelah sepupunya, Kareem (tawanan Palestina terlama), diculik.
Younis dijatuhi hukuman seumur hidup atas dakwaan membunuh seorang serdadu Zionis. Awalnya, Younis dijatuhi hukuman gantung. Pada tahun 2012, penjajah Zionis mengurangi hukumannya menjadi 40 tahun. Menurut al-Ashqar, sanak keluarga dilarang mengunjungi Younis. Delapan tahun lalu, penjajah Zionis juga menampik permohonan Younis untuk mengunjungi ayahnya yang tengah sekarat karena menderita kanker. Tak lama kemudian, ayahnya meninggal dunia. Hal itu mengakibatkan Younis mengalami guncangan psikologis.
Pada 25 Februari 2013, ia mulai melakukan mogok makan di penjara Gilboa sebagai aksi protes karena tidak dimasukkan dalam kesepakatan pertukaran tawanan. Ia menghentikan aksi mogok makannya setelah Pemimpin Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, berjanji akan mengerahkan segala upaya untuk membebaskannya. Namun, Abbas mengingkari janji-janjinya dan membiarkan 30 tawanan dengan masa hukuman lama tetap berada di balik penjara. Younis kini berusia 57 tahun dan merupakan tawanan Palestina yang menjalani hukuman terlama nomor dua di penjara-penjara Zionis.* (PIC | Sahabat Al-Aqsha).

Inilah Yang Membuat Israel dan Amerika Meratap

Tampak seorang anak kecil memimpin shalat di sebuah pesantren Sunnah di Aceh dengan bacaan Fasih dan Mujawwad (Bertajwid).
Berlokasi di Lampeuneurut Aceh Besar, Ma'had As Sunnah mendidik santrinya menjadi seorang muslim penghafal Al-Qur'an dengan kualitas yang tinggi.
Diharapkan kelak inilah yang menjadi Manusia manusia sukses dalam membina Umat di kemudian hari.
Berbanggalah orang tua yang menghabiskan masa muda anaknya untuk hal hal seperti ini.
Mahkota indah di akherat telah disiapkan bagi setiap orang tua yang menjadikan anaknya penghafal Al-Qur'an kemudian mengamalkan dan mendakwahkannya.

Dengarkan dan simak bacaan Imam muda dari serambi makkah tersebut.
Sumber : Pusat informasi kajian Ahlusunnah wal jamaah Aceh.

Copas dari akun Fesbuk Suara Madinah 15 July 2015. 


Belajar Dari Kepemimpinan Srigala

  • 3 srigala didepan adalah yang tua dan sakit, mereka berjalan didepan untuk mengatur kecepatan berjalan kelompoknya karena jika mereka di belakang akan tertinggal.
  • 5 srigala dibelakangnya yang tua dan sakit adalah yang terkuat dan terbaik, mereka bertugas untuk melindungi sisi depan bila ada serangan.
  • Para 'anggota' berada ditengah-tengah, terlindungi dari serangan manapun.
  • 5 srigala dibelakangnya adalah yang terkuat dan terbaik, mereka bertugas untuk melindungi sisi belakang bila ada serangan.
  • Dan seekor yang terakhir adalah sang pemimpin. Dia memastikan 'no one left behind' dan 'all keep stay one on pack'. Dia selalu siaga untuk berlari ke arah manapun untuk memerintahkan 'protect and serve' kepada para 'bodyguard' kelompoknya..

This what its called GOOD LEADERSHIP.. make sure whole pack stay alive and protecting each other.

-------------------------
Komen ane :
Ane banyak belajar dan mengenal kehidupan para srigala dari film The Grey, film tentang orang-orang yang survival saat tersesat di sarang srigala dengan cuaca ekstrim. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kehidupan srigala.
Seperti apa ketaatan mereka kepada pemimpinnya.
Itulah sebabnya, kenapa seorang sweeper diambil dari orang-orang yang terkuat diantara mereka. Karena sweeper itu memiliki tugas dan tanggung jawab yang banyak dan berat diantara yang lain. Sweeper adalah orang-orang yang terpilih, bukan orang-orang yang diabaikan.

Copas dari akun Fesbuk Fitria Kurniawan

Cintailah Sekadarnya

Dari Abu Hurairah -ia memarfu'kannya- berkata : "Cintailah orang yang kamu cintai sekadarnya, mungkin suatu hari nanti, kamu akan membencinya. Dan bencilah orang yang kamu benci sekadarnya, mungkin suatu hari kamu akan mencintainya". (Dikeluarkan oleh At Tirmidzi no 1997 dengan sanad yang shahih).

Maksudnya, janganlah kita mencintai seseorang atau membencinya secara berlebihan, karena mungkin suatu hari nanti kita malah kebalikannya, ketika seseorang mencintai sesuatu secara berlebihan, lalu orang yang ia cintai tersebut melakujan sesuatu yangvtak sesuai harapannya, terkadang malah berubah menjadi kebencian, kecuali bila cinta dan bencinya karena Allah. Itulah sekuat sekuat tali iman.

Ustadz Badru Salam

Senin, 18 Januari 2016

Zalbaag Beoulve

Final Fantasy Tactics - The War of The Lions (ファイナルファンタジータクティクス 獅子戦争 Fainaru Fantajī Takutikusu Shishi Sensō). Zalbaag Beoulve (ザルバッグ・ベオルブ - Zarubaggu Beorubu) adalah komandan tertinggi dari the Northern Sky dan dia dijuluki Ksatria Devout (the Knight Devout). Zalbaag adalah anak kedua dari empat Beoulve bersaudara putra Lord Barbaneth, usianya 29 tahun.
His countless victories in the Fifty Year's War led the late king Demamda IV to declare. "The Savior of Ivalice is in Gallionne, and his name is Beoulve". Zalbaag is also a devout member of Church of Clabados.

—Chronicle Personae section, Final Fantasy Tactics - The War of The Lions (c) 1997, 2007 Square Enix Co., Ltd.