"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Kamis, 10 Januari 2019

Keindahan Seorang Hamba

Allah ta'ala berfirman, “Isa berkata, “Sesungguhnya aku ini Abdullah (hamba Allah).” (QS. Maryam : 30)

Ungkapan paling indah untuk mengungkapkan jati dirimu, dan memperkenalkan tentang dirimu. (Abdullah: Hamba Allah -pent)

Dr. Ahmad Isa al-Mu'sharawi, ketua lajnah tashih al-Qur'an di al-Azhar, Doktor ilmu hadits Universitas al-Azhar, Mesir. (Twitter : @elmasrw) - Twit Ulama 

Rabu, 09 Januari 2019

Menjaga Perasaan Seseorang

من أخلاق النبلاء: مراعاة مشاعر الضعفاء

Diantara akhlak orang yang berjiwa besar adalah, menjaga perasaan orang-orang yang lemah.

Dr. Abdullah Al-Syurikah; Imam dan Khatib Masjid Ad-Duwailah, Kuwait. (Twitter : @DrAlshoreka) - Twit Ulama  

Selasa, 08 Januari 2019

Yang Membersihkan Hati

Setiap terasa di hatimu:
- kosong dari petunjuk,
- turun semangat berbuat kebaikan,
- keras karena lalai dan tergelincir.

Maka perbanyak istighfar, sesungguhnya istighfar itu membersihkan hati Anda, memperbaiki jalan kehidupan Anda.

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, sekaligus menantu Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama  

Senin, 07 Januari 2019

Kejelekan Seseorang Yang Mendapat Kebaikan

 مَن يَعمَلْ سُوءا يُجزَ بِه

“Barangsiapa yang beramal kejelekan, niscaya ia akan memperoleh balasan (kejelekannya tersebut)” (QS. An-Nisaa : 123).

“Di antara bentuk terpedayanya seseorang adalah ketika dia berbuat kejelekan kemudian dia mendapatkan kebaikan, dia pun lupa akan kejelekan tersebut dan menyangka bahwa dirinya telah dimaafkan.” (Ibnul Jauzi رحمه الله).

Syaikh Azzam Muhammad al-Muhaisini, Imam Masjid Jami’ Aisyah, Mekkah, Arab Saudi. (Twitter : @azammohmad) - Twit Ulama  

Minggu, 06 Januari 2019

Hukum Asal Darah

Asal hukum darah menurut Ahlu Sunah adalah haram dan wajib dijaga, siapa yang masih memperdebatkan hal ini itu artinya dia tidak mengetahui bagaimana kehidupan Rasulullah ﷺ, dan bagaimana beliau diutus sebagai rahmat bagi alam semesta.

Dr. Shalih al-Syamrani, Dosen Fiqih di Universitas Ummul Qura, Saudi Arabia. (Twitter : @d_alshamrani) - Twit Ulama  

Sabtu, 05 Januari 2019

Durhaka Ke Orang Tua

“Siapa saja orang yang engkau lihat berlaku buruk kepada kedua orang tuanya maka janganlah engkau mempercayainya. Karena jika engkau berbuat baik kepadanya maka kadarnya tak akan menyamai sepersepuluh kebaikan kedua orang tuanya kepadanya. Orang yang berbuat buruk kepada kedua orang tuanya itu, dia lebih lagi tak akan menjaga kebaikan yang kalian berikan kepadanya.” (at-Thanthawi).

Dr. Ibrahim al-Faaris; Dosen jurusan Tarbiyah di Universitas Malik Su’ud KSA, spesialis bidang madzhab kontemporer. (Twitter : @ibrahim_alfares) - Twit Ulama  

Jumat, 04 Januari 2019

Muslim Cyber Army

NOTE TRIP. Dalam perjalanan pasca pemilihan gubernur tahun 2017 lalu, seringkali kulihat anak-anak muda memainkan hape android mereka. Iseng muncul untuk mengetahui sepak terjang mereka; terkumpul informasi mereka minimal memiliki 2 akun sekelas Muslim Cyber Army (MCA) baik aktif ataupun pasif (cuma nge-retwitt doang) baik di eksekusi bersamaan ataupun satu-satu (satu hari aktif satu hari hibernasi akun MCA-nya). Rata-rata mereka menjalankan dengan penuh kesadaran dari gaji mereka atau uang saku mereka (baik nabung bagi yang pelajar dan mahasiswa). Mereka muncul karena semangat "Islam adalah agama terbaik dan pilihan" dan mereka hari demi hari terus meng-up-date pengetahuan agama (ngaji dengan guru dan baca buku-buku "terbaik" generasi Islam).
MUSLIM CYBER ARMY (MCA) adalah Pasukan Cyber Muslim yang bergerak otomatis tanpa komando. Setiap ada isu yang merugikan ummat Islam, maka Netizen langsung bertransformasi menjadi Cyber Army kompak bersatu memainkan opini publik.
Yang saya lihat mereka ambil peran masing-masing sesuai kemampuannya. Seperti tengah menjalankan sunnah Rasulullah ﷺ ;
Setiap hari Uqbah bin Amir Al Juhani keluar dan berlatih memanah, kemudian ia meminta Abdullah bin Zaid agar mengikutinya namun sepertinya ia nyaris bosan. Maka Uqbah berkata, “Maukah kamu aku kabarkan sebuah hadits yang aku dengar dari Rasulullah ﷺ?” Ia menjawab, “Mau.” Uqbah berkata, “Saya telah mendengar beliau ﷺ bersabda :
 
يُدْخِلُ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ ثَلَاثَةَ نَفَرٍ الْجَنَّةَ صَاحِبَهُ الَّذِي يَحْتَسِبُ
فِي صَنْعَتِهِ الْخَيْرَ وَالَّذِي يُجَهِّزُ بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
وَالَّذِي يَرْمِي بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَالَ ارْمُوا وَارْكَبُوا
وَإِنْ تَرْمُوا خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَرْكَبُوا

“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah; orang yang saat membuatnya mengharapkan kebaikan, orang yang menyiapkannya di jalan Allah serta orang yang memanahkannya di jalan Allah.” Beliau bersabda: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda.” (HR. Ahmad – 16699)

Anggota "Muslim Cyber Army" yang sanggup berargumen, dia menjadi "pelempar panah", Sanggup mengolah data dan materi, dia menjadi "pembuat panah" dan sanggup menjadi pengumpul data lapangan dan intelejen, dia menjadi "penyiap panah"

Muslim Cyber Army bukan organisasi.. Muslim Cyber Army bukan kelompok, siapapun yang beragama Islam dan membela Agamanya di internet ADALAH MUSLIM CYBER ARMY !! Pemimpin Muslim Cyber Army, namanya : Iman -Alamatnya : di Dada -Yang menggaji : Allah -Visi : Amar ma'ruf nahi munkar 

Sesiapa yang berseberangan dengan langkah Muslim Cyber Army terus mencoba memfitnah dan memutar balikkan fakta, dan MCA pun sigap melayani.

Hanya Yang Dipilih

Allah berfirman :
وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَىٰ دَارِ السَّلَامِ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam). (QS. Yunus : 25).

Renungilah ayat ini, Allah menjadikan ajakan menuju surga-Nya dalam konteks umum. Adapun hidayah untuk menggapai surga, hanya Allah berikan untuk hamba- hamba-Nya yang terpilih. Allah memberi taufik kepada orang-orang yang Dia kehendaki.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama 

Kamis, 03 Januari 2019

Berhati – Hati Dalam Berucap

Hati-hati! Jangan sampai anakmu mendengar kata-kata ini darimu:
“Kau gagal!”
“Bodoh!”
“Aku menyerah menghadapimu!”
“Kamu tidak berkah!”

Dan kata-kata lain yang serupa

Dr. Muhammad bin Abdurrahman Al-‘Arifi, dosen di King Saud University (KSU), Riyadh, anggota Rabithah (Ikatan) Ulama Syari’ah. (Twitter : @MohamadAlarefe) - Twit Ulama  

Rabu, 02 Januari 2019

Antara Pujian dan Celaan Orang

Standar yang sebenarnya adalah hubungan antara dirimu dan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Jangan sampai banyaknya pujian orang menipu dirimu dan jangan sampai banyaknya celaan orang merugikan dirimu. Yang jadi tolak ukur adalah keridhoan Allah terhadapmu dan Allah mau menerima amalmu.

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama 

Selasa, 01 Januari 2019

Dalam Beribadah Dengan Qur’an

Sebagaimana umat Islam beribadah dengan Al-Qur'an melalui amalan membaca, memahami makna kandungan Al-Qur'an, dan mengamalkannya dalam kehidupan, maka seharusnya mereka juga beribadah dengan Al-Qur'an melalui amalan lainnya, yaitu berusaha untuk tashih (benar dalam melafadzkan), dan benar dalam mengucapkan huruf-hurufnya (yaitu dengan mempelajari makhraj dalam ilmu tajwid).

Dr. Ahmad bin ‘Ali As-Sudais, ketua jurusan Qira’at Universitas Islam Madinah Munawwarah. (Twitter : @dr_AhmadAlsdies) - Twit Ulama