"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Sabtu, 27 Januari 2018

Kebaikan Orang

Pada perkataan Ya’qub “Sesungguhnya aku benar-benar mencium bau Yusuf” (QS. Yusuf : 94). Memperlihatkan kuatnya ingatan Ya’qub padahal beliau sudah tua. Beliau tidak lupa dengan bau Yusuf, walaupun hari demi hari telah berlalu. Pada perkataan ini juga ada isyarat bahwa Yusuf memiliki bau yang berbeda dan disenangi. Demikianlah baunya orang-orang baik, akan tercium dari tubuh mereka.

Dr. Muhammad Ibrahim Al-Hamd, Dosen Aqidah dan Mazhab Kontemporer di Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @M__alhamad) - Twit Ulama  

Jumat, 26 Januari 2018

Penerima Taubat Hamba

Betapa sebuah kehendak ini adalah kehendak yang sangat indah dan sangat menunjukkan kasih sayang. “Dan Allah menghendaki untuk menerima taubat kalian” (QS. an-Nisaa : 27)

Dr. Ahmad Hammud al-Jassar; Imam dan Khotib di Masjid Kuwait, Ketua Dewan Pembina Lembaga Studi Qur'an di Kuwait, Doktor Teknik Sipil di Universitas Kuwait. (Twitter : @DrAAljassar) - Twit Ulama  

Kamis, 25 Januari 2018

Mohon Pertolongan Menghadapi Lawan

Di surat al-Ankabuut (29) ayat 30;

رَبِّ انصُرْنِى عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ
“Robbin shurnii ‘alal qoumil mufsidiin”.

Artinya :
Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu.

Keterangan :
Menurut keterangan ahli tafsir, adalah nabi Luth a.s. berdo’a dengan do’a ini sesudah kaumnya meminta supaya mereka dibencanakan Allah, kalau sekiranya Luth a.s. memang seorang Nabi. (al-Khazin 5 : 159)
------------------------
Al-Quraan dan Terjemahannya, Departeman Agama RI, Pelita II/1978/1979, halaman 632.
Pedoman Dzikir dan Do’a, Prof Dr. T.M. Hasbi Ash-Shiddieqy, Penerbit PT. Bulan Bintang Jakarta, cetakan kesepuluh 1987, halaman 368.

Perkataan Yusuf

Pada perkataan Yusuf kepada saudaranya “Tidak ada celaan bagimu pada hari ini” (QS. Yusuf : 92) memperlihatkan betama Yusuf memiliki sifat menjaga kehormatan yang sangat tinggi. Ketika beliau memaafkan saudara-saudaranya tanpa ada ejekan dan celaan kepada mereka.

Dr. Muhammad Ibrahim Al-Hamd, Dosen Aqidah dan Mazhab Kontemporer di Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia. (Twitter : @M__alhamad) - Twit Ulama  

Rabu, 24 Januari 2018

Hindari Bermuka Dua

Siapa yang punya kemampuan untuk menegakkan agama Allah serta membela kebenaran, maka itulah derajat yang paling tinggi. Namun siapa yang tidak mampu, maka urusannya diserahkan kepada Allah. Akan tetapi tidak boleh bagi seseorang untuk bermuka dua dalam kebenaran dan menipu manusia dengan kebenaran (pura-pura di atas kebenaran padahal tidak –pent)

Dr. Ahmad Al-Qadhi, anggota Lembaga Studi (Jurusan Aqidah) Universitas Al-Qashim, pengajar untuk mata kuliah “Aqidah dan Kehidupan”. (Twitter : @DrAlqadi) - Twit Ulama  

Selasa, 23 Januari 2018

5 Hal Mesti Dipercepat

Terburu-buru itu dari syaitan kecuali pada 5 keadaan: 
(1) Menjamu tamu, 
(2) Mengurus jenazah, 
(3) Menikahi seorang gadis,
(4) Membayar hutang yang jatuh tempo, 
(5) Taubat dari dosa.

Dr. Ibrahim al-Faaris; Dosen jurusan Tarbiyah di Universitas Malik Su’ud KSA, spesialis bidang madzhab kontemporer. (Twitter : @ibrahim_alfares) - Twit Ulama  

Senin, 22 Januari 2018

Berhati - Hati Dengan Ilmu

Berhati-hatilah terhadap ilmu yang kita miliki, Ibnul Mubarak رحمه الله berkata: Barangsiapa yang kikir ilmu (enggan menyebarkan ilmunya) maka ia akan terancam oleh tiga perkara : ia mati dan lenyaplah semua ilmunya, ia lupa, atau ia akan dimanfaatkan oleh penguasa.

Dr. Abdullah Al-Syurikah, Imam dan Khatib Masjid Ad Duwailah, Kuwait. (Twitter : @dr_alshoreka) - Twit Ulama  

Minggu, 21 Januari 2018

Senjata Ampuh Syaitan

Di antara perkataan yang Indah, “Tidaklah ada senjata yang sangat ampuh bagi syaitan untuk manusia melainkan perasaan takut miskin, jika takut miskin ini sudah bercokol di hati, dia kan terhalang dari kebenaran, dia kan berbicara dengan hawa nafsu, dan dia kan berburuk sangka kepada Allah” (Sofyan Ats Tsauri رحمه الله)

Dr. Ibrahim al-Faaris Dosen jurusan Tarbiyah di Universitas Malik Su’ud KSA, spesialis bidang madzhab kontemporer. (Twitter : @ibrahim_alfares) - Twit Ulama  

Sabtu, 20 Januari 2018

Kabar Gembira

Allah beri kabar gembira kepada nabiNya dengan kebaikan yang besar, dengan sebuah sungai di surga yang agung, sementara beliau masih berjalan di muka bumi, “Sesungguhnya kami pasti akan memberimu telaga al-Kautsar” (QS. al-Kautsar : 1).

Allah juga memberi kabar bahwa siapa yang membenci nabi-Nya, maka orang itulah yang akan terputus dari segala kebaikkan. “Sesungguhnya mereka yang mencelamu itulah yang terputus” (QS. al-Kautsar : 3)

Dr. Ahmad Hammud al-Jassar; Imam dan Khotib di Masjid Kuwait, Ketua Dewan Pembina Lembaga Studi Qur'an di Kuwait, Doktor Teknik Sipil di Universitas Kuwait. (Twitter : @DrAAljassar) - Twit Ulama  

Jumat, 19 Januari 2018

Daki Telinga

Di dalam buku “Ihya’ Ulumiddin” karya Imam al-Ghazali pada halaman 485 menuturkan bahwa daki yang berkumpul dalam lipatan–lipatan telinga. Dengan disapu hilanglah yang dlahir daripadanya. Dan yang terkumpul di dalam lobang telinga itu, maka seyogialah dibersihkan dengan pelan-pelan ketika keluar dari kamar mandi. Karena apabila daki itu banyak, kadang-kadang membawa melarat kepada pendengaran.
-------------------------------------------
Ihya’ Ulumiddin Jilid 1, Imam al-Ghazali, Penerbit  C.V. Faizan Jakarta, cetakan kesembilan 1986.

Bagaimana Menggunakan Tangan Anda ?

Bayangkan keadaan ketika, ”Pada hari ketika manusia melihat apa yang diperbuat oleh kedua tangannya” (QS. an-Nabaa : 40). Maka renungkan apa yang telah diperbuat oleh kedua tangan kita? Apakah keduanya sudah menolong agama Allah? Apakah keduanya sudah membantu hamba-hamba Allah? Apakah keduanya sudah menghormati wali-wali Allah? Apakah makhluk-makhluk Allah selamat dari kejelekan keduanya?

Dr. Sa’ad Asy-Syitsriy, Doktor dalam bidang Ushul Fiqh, pernah menjadi anggota Hai’ah Kibaril Ulama (Lembaga Ulama Senior di Saudi Arabia), kini menjabat dosen di King Saud University (KSU), Riyadh. (Twitter : @Dr_Alshathry) - Twit Ulama