"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Kamis, 06 Juli 2017

Qalbun Salim

Note Trip. Kali ini aku ingin berbagi cerita. Sekira tahun 2010 di sebuah musholla kecil di kabupaten Magelang seorang bapak-bapak sepuh memberiku nasehat.
"Ingatlah nak syarat utama untuk bisa masuk surga adalah "Qolbun Salim", hati yang selamat dari semua kotoran yang mengotorinya, Hati Bening.", begitu tutur beliau membuka nasehat.
Kemudian beliau melanjutkan nasehatnya.
Ingatlah saat Rasullullah ﷺ bersama-sama para Sahabat selesai melaksanakan sholat, tetiba Beliau ﷺ bersabda bahwa sebentar lagi akan datang seseorang yang akan dijamin masuk surga oleh الله سبحانه وتعالى. Kemudian lewatlah seseorang (sebut saja dia Fulan) yang kemudian berlalu di depan kerumunan Rasulullah dan para sahabat.
Keesokan harinya, Rasullullah ﷺ juga mengatakan hal yang sama, dan kemudian muncul orang yang sama dengan hari kemarin. Kejadian inipun berulang sampai 3 hari berturut-turut. Sahabat Abdullah bin Amr pun penasaran terhadap amalan apa yang biasa dilakukan oleh si Fulan sehingga Rasullullah ﷺ pun tiga kali menyerukan bahwa ia adalah seorang yang dijamin masuk surga.
Rasa penasaran inipun membuat Sahabat Abdullah Bin Amr kemudian mendatangi rumah si Fulan. Ketika Sahabat Abdullah Bin Amr mengetuk pintu Fulan dan dibukakannya pintu itu, Sahabat Abdullah Bin Amr kemudian mengatakan bahwa dirinya saat itu sedang ada sedikit masalah dengan ayahnya dan berjanji tidak ingin menemui ayahnya sampai 3 hari kedepan dan kemudian meminta ijin untuk bisa menginap di rumah si Fulan sampai 3 hari kedepan, dan si Fulan pun mengijinkan.
Selama 3 hari itu sahabat Abdullah Bin Amr memperhatikan setiap perbuatan si Fulan. Dan tidak ditemukan satu pun ibadah istimewa yang dilakukan oleh Fulan, sholat tahajud pun jarang dilakukan, kecuali Fulan selalu berdzikir ketika tidurnya terganggu di tengah malam dan kemudian mengubah posisi tidurnya, dan inipun dilakukannya setiap fulan bangun tidur.
Tiga hari sudah sahabat Abdullah Bin Amr menginap di rumah Fulan, sebelum berpamitan sahabat Abdullah Bin Amr menceritakan semuanya kepada Fulan, bahwa sebenarnya ia sedang tidak bertengkar dengan ayahnya, dan keadaan baik-baik saja. Beliau juga bercerita bahwa ia melakukan ini semua karena ingin tahu ibadah khusus apa yang Fulan lakukan sehingga Rasullullah menjaminnya masuk surga dan Rasullullah ﷺ katakan hal tersebut sampai 3 kali. Dan selama menginap tidak mendapati Fulan melakukan ibadah khusus apapun.
Kemudian dengan segala kerendahan hatinya fulan kemudian berkata : “Aku memang tidak punya amalan atau ibadah yang istimewa, aku hanya tidak mempunyai rasa benci, iri, dengki kepada semua orang”

Dari kisah dalam hadits tersebut nak ambillah intisari yang dapat kita teladani, bahwa si Fulan ialah seorang Ahli Masjid, lantaran ia termasuk orang yang memakmurkan masjid dengan segala aktifitas ibadah. Si Fulan selalu Khuznudzon atau berbaik sangka, terlihat dari perbuatan Fulan yang langsung mengijinkan sahabat Abdullah Bin Amr menginap dirumahnya selama 3 hari tanpa ada rasa curiga. Si Fulan bukan orang yang suka Tajazzuz (mencari-cari tahu), ketika mendengar cerita sahabat Abdullah Bin Amr yang sedang bermasalah dengan ayahnya, fulan tidak serta merta menanyakan dengan detail mengenai masalah yang dihadapi, ini adalah salah satu sifat fulan yang tidak suka tajazzuz. Si Fulan selalu bangun dalam keadaan berdzikir. Si Fulan tidak suka berkata yang sia-sia dan tidak perlu. Si Fulan tidak memiliki sifat benci, iri, dengki kepada orang lain. Alhamdulillah kembali teringat nasehat indah dari orang shalih.

Janganlah menentang nikmat Allah!

Ibnu Mas’ud رَضِيَ اللََّهُ عَنْه berkata : “Janganlah menentang nikmat Allah!” Kemudian ada yang bertanya : “Siapa yang berani menentang nikmat Allah?” Beliau berkata : “Orang yang dengki terhadap orang lain karena nikmat yang telah Allah berikan pada orang tersebut.”

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. 14/1/2016. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama

Ocehan Kaum Musyrikin

Di dalam al-Qur'an Surat ath-Thur (52) : 30 ; الله سبحانه وتعالى menjelaskan bahwa

أَمْ يَقُولُونَ شَاعِرٌ نَّتَرَبَّصُ بِهِۦ رَيْبَ الْمَنُونِ

Bahkan mereka berkata, "(Muhammad) adalah ahli syair yang kita tunggu waktu celakanya".

Asbabun Nuzul
Dalam suatu riwayat yang dikemukan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu Abbas رضي الله عنهما bahwa kaum Quraisy berkumpul di Darun Nadwah memperbincangkan Nabi Muhammad ﷺ. Berkata salah seorang dari mereka : "Masukkan saja dia ke penjara dengan terikat sehingga ia mati, sebagaimana juga teman-temannya yang terdahulu ahli-ahli syair; Zuhair dan an-Nabighah. Karena ia sama dengan mereka.
Ayat ini (QS. ath-Thur : 30) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut diatas.
---------------
Bibliography :
Asbabun Nuzul, KH Qomaruddin, Penerbit CV. Diponegoro Bandung, Cetakan ke-5, 1985, halaman 481.
Al Qur'an Terjemahan Indonesia, Tim DISBINTALAD (Drs. H.A. Nazri Adlany, Drs. H. Hanafie Tamam dan Drs. H.A. Faruq Nasution); Penerbit P.T. Sari Agung Jakarta, cetakan ke tujuh 1994, halaman 1056.

Rabu, 05 Juli 2017

Keutamaan Menyebarkan Ilmu

Ibnul Mubarak رحمه الله mengatakan, “Setelah (derajat) kenabian, aku tidak mengetahui derajat yang lebih utama dari menyebarkan ilmu.” Tadzhib al-Kamal (20/16).

Dr. Ahmad Isa al-Mu'sharawi, ketua lajnah tashih al-Qur'an di al-Azhar, Doktor ilmu hadits Universitas al-Azhar, Mesir. (Twitter : @elmasrw) - Twit Ulama 

Haram Memakai Bejana (Wadah) Mas atau Perak

Umm Salamah رَضِيَ اللََّهُ عَنْه berkata : Rasulullah bersabda : Orang yang minum dalam wadah perak, sebenarnya ia hanya mengericikkan dalam perutnya api jahannam. (HR. Buchary dan Muslim).

Hudzaifah
رَضِيَ اللََّهُ عَنْه  berkata : Nabi telah melarang kami memakai sutra tipis dan tebal, dan minum dalam wadah mas dan perak, sambil bersabda : Itu semua untuk mereka orang kafir di dunia, dan untuk kamu di akherat. (HR. Buchary dan Muslim).

Hudzaifah رَضِيَ اللََّهُ عَنْه berkata : Saya telah mendengar Rasulullah bersabda : Jangan kamu memakai sutra yang halus atau tebal, dan jangan minum dalam wadah mas dan perak, dan jangan makan di bejananya. (HR. Buchary dan Muslim).

Anas bin Sirin berkata : Ketika saya dengan Anas bin Malik ke tempat orang Majusi, maka dihidangkan kepada Anas faludzaj (halwa dimasak dengan madu) di tempat dari perak, maka Anas tidak suka makan, kemudian dipindahkan dalam wadah dari kayu dan dihidangkan kembali, maka dimakan oleh Anas bin Malik. (HR. Albaihaqy).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 591-592.

Selasa, 04 Juli 2017

Jangan Terpengaruh !

Hati-hati, banyak mendengar cacimaki dan ucapan buruk bisa membuat lisan seseorang ikut-ikutan tanpa dia sadari, berhati-hatilah!

Dr. Abdullah Al-Syurikah, Imam dan Khatib Masjid Ad-Duwailah, Kuwait. 24/3/2016. (Twitter : @DrAlshoreka) - Twit Ulama 

Senin, 03 Juli 2017

Amalan Karena Ketaqwaan

Ibnu ‘Umar رضي الله عنهما berkata: Jika aku tahu bahwa Allah menerima satu sujudku atau sedekahku 1 dirham (saja), maka tidak ada hal gaib yang lebih aku cintai daripada kematian.

 
إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّـهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ


“Allah hanya akan menerima (amal) dari hamba-hambaNya yang bertakwa” (QS. Al-Maidah : 27)
(Ad-Dur Al-Mantsur)

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid, pengasuh web IslamQA. 6/7/2016. (Twitter : @almonajjid) - Twit Ulama 

Larangan Membawa Qur’an ke Daerah Musuh Islam

Ibn ‘Umar r.a. berkata : Rasulullah s.a.w. telah melarang membawa Qur’an ke negeri musuh. (HR. Buchary dan Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979 , halaman 590.

Minggu, 02 Juli 2017

Mengingat Allah

Sekiranya dzikir (mengingat) Allah hanya memiliki manfaat bahwa Allah akan mengingat kita tatkala kita mengingatNya, maka keutamaan ini sudah cukup.

“ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu” (QS. al Baqarah : 152).

Barangsiapa yang diingat oleh Allah, maka Dia akan membuatnya bahagia, menolongnya, merahmatinya, dan mengampuni kesalahannya.

Dr. Khalid Al-Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al-Qashim, Saudi Arabia, salah satu murid senior sekaligus menantu Syaikh Utsaimin رحمه الله. (Twitter : @Dr_almosleh) - Twit Ulama  

Sabtu, 01 Juli 2017

Dzikir Berbuka Puasa

Dzikir paling shahih yang dibaca ketika berbuka puasa adalah “Dzahaba dhama-u wabtalatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru, insya Allah” (Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahalanya, insya Allah). Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua.

Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al-Muhanna, anggota Institut Ilmu Kehakiman Saudi Arabia (bagian dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud), dan salah seorang da’i di Kementerian Urusan Islam, KSA. 29/6/2014. (Twitter : @almohannam) - Twit Ulama

Berat Haramnya Sihir (Tenung)

Abu Hurairah r.a. berkata : Bersabda Nabi s.a.w. : Tinggalkanlah tujuh dosa yang membinasakan. Sahabat bertanya : Apakah itu ya Rasulullah? Bersabda Nabi : Syirik (menyekutukan) Allah. Dan sihir (tenung). Dan membunuh jiwa manusia yang diharamkan oleh Allah kecuali karena hak. Dan makan riba. Dan makan harta anak yatim. Dan lari pada waktu perang jihad fisabilillah. Dan menuduh wanita mu’minat yang sopan dengan perzinaan. (HR. Buchary dan Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 589.