"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Minggu, 22 Juni 2014

MENCEGAH KEJAHATAN-KEJAHATAN AKHLAK (9)

Dari ‘Aisyah r.a., ia berkata ; Rasulullah sa.w. bersabda : “Ya Allah, orang yang menguasai urusan ummatku, lalu ia menyusahkan umatku, maka susahkanlah orang itu”. Muttafaq’alaih.
---------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jami',  halaman 546.

MENDO’AKAN ORANG BERSIN JIKA MEMBACA ALHAMDULILLAH (6)

Abu Sa’id Alkhudry r.a. berkata : Rasulullah s.a.w. bersabda : Jika menguap salah seorang kamu hendaknya meletakkan tangan di mulutnya, karena syaithan akan masuk. (HR. Muslim).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 53.

Sabtu, 21 Juni 2014

Nabi-nabi Palsu Bermunculan

Banyak di antara mereka yang tertipu oleh orang yang pertama mendakwakan diri sebagai nabi dan mendapat wahyu, seperti wahyu yang diterima oleh Muhammad. Belum lama setelah masuk Islam mereka merasa sudah salah langkah. Bahkan ada yang merasa demikian sementara Nabi sendiri masih hidup, masih berada di tengah-tengah mereka. Di kalangan Banu Asad banyak orang yang menyambut Tulaihah yang mendakwakan diri nabi dan mendapat dukungan ketika ia meramalkan adanya tempat mata air tatkala golongannya sedang dalam perjalanan hampir mati kehausan. Kalangan Banu Hanifah banyak juga yang menyambut Musailamah ketika ia mengutus dua orang pengikutnya kepada Muhammad, memberitahukan bahwa Musailimah Juga nabi seperti dia, dan bahwa separuh bumi ini buat dia dan separuh buat Kuraisy, tetapi Kuraisy golongan yang tidak suka berlaku adil. Juga penduduk Yaman mengenal nama Aswad al-Ansi yang bergelar “Zul-Khimar” —“orang yang berkudung”, tatkala orang ini menguasai Yaman dan mengusir wakil Nabi. Tetapi mereka oleh Rasulullah tidak begitu dihiraukan, dengan keyakinan bahwa kebenaran yang ada dalam agama Allah ini sangat kuat untuk menangkis kebohongan mereka, dan dengan keimanan yang sudah kuat onang-orang yang beriman itu akan mampu membasmi mereka.

Aswad yang Mendakwakan Diri Nabi
Mereka yang mendakwakan diri nabi itu menyadari posisi mereka terhadap Rasulullah. Di antara mereka tak ada yang memberontak seperti yang dilakukan oleh Aswad al-Ansi. Konon ia mendakwakan diri nabi lalu tampil dan terbunuh ketika Nabi masih ada. Tetapi sebagian sejarawan ada yang menyebutkan bahwa ia mengambil cara seperti kedua rekannya itu, menunggu sampai Rasulullah wafat, kemudian baru mereka memberontak melawan Islam. Dalam buku Tarikh-nya al-Yaqubi menuturkan : “Aswad bin Inza al-Ansi sudah mendakwakan dirinya nabi sejak masa Rasulullah. Setelah Abu Bakr dilantik ia muncul dan mendapat pengikut beberapa orang. Ia dibunuh oleh Qais bin Maksyuh al-Muradi dan Fairuz ad-Dailami yang memasuki rumahnya dan mendapatkannya sedang mabuk lalu dibunuh.”
Mengutip salah satu sumber at-Tabari mengatakan: “Perang pembangkangan pertama setelah Nabi Sallallahu ‘alaihi wasallam wafat ialah perang yang dilancarkan oleh Ansi. dan perang Ansi itu terjadi di Yaman.”
Pada akhir hayat Nabi Semenanjung itu memang belum tenteram. Belum semua keadaan sudah stabil di bawah satu panji dan dalam satu agama. Di bawah tanah masih tersimpan bibit-bibit fitnah dan pembangkangan. Tanda-tanda pergolakan di bagian timur laut dan di selatan seluruhnya masih menyala dan tidak akan dapat dipadamkan tanpa adanya kekuatan rohani yang kemudian dilimpahkan Allah kepada Rasul-Nya dan ternyata membawa kemenangan. Bahkan kemenangan ini pun belum dapat membungkam Musailimah dan Aswad al-Ansi dari usaha-usaha mendakwakan diri nabi di kalangan masyarakatnya itu. Maksud mereka supaya di kalangan Banu Hanifah dan di Yaman serta kelompok-kelompok Arab yang lain ada juga nabinya, seperti di kalangan Kuraisy. Kalau tidak karena kearifan Rasulullah serta pandangannya yang jauh dan tepat serta karunia Allah kepadanya dan kepada Islam, niscaya api fitnah itu akan terus berkobar dan apinya akan membakar habis orang-orang itu semua, sementara ia masih hidup.
-------------------------
ABU BAKR AS-SIDDIQ, Muhammad Husain Haekal, diterbitkan oleh Litera Antar Nusa, Cetakan Keduabelas, Januari 2010, halaman 62 - 63.

8 Cara Untuk Mengetahui Nokia Asli atau Palsu

TERANG DI HATI. Saya ingin berbagi sedikit wawasan tentang cara mengetahui kualitas handphone Nokia asli atau palsu. Pada umumnya masyarakat di seluruh dunia mayoritas sudah mengenal sebuah telepon genggam atau sering disebut dengan nama handphone (HP). Kebanyakan orang hanya bisa menggunakan dan mengoperasikannya saja tapi tidak bisa mengetahui apakah handphone yang mereka gunakan berkualitas bagus atau tidak. dari sekian banyak handphone yang telah tersebar di beberapa penjuru dunia ini telah banyak handphone yang berkualitas buruk dan berkualitas bagus. Jadi untuk perhatian bagi kita semua hati-hatilah dalam memilih atau membeli sebuah handphone. kalau kita tidak mengetahui apakah handphone ini kualitasnya bagus atau tidak maka kita menggunakannya tidak akan lama. Mudah-mudahan kita semua bisa memilih atau membeli handphone yang kualitasnya bagus atau asli. Demi kenyamanan kita dalam mengoperasikan sebuah handphone hendaknya kita menggunakan handphone yang kualitasnya asli atau bagus. Untuk mengetahui sebuah handphone Nokia asli atau bukan dan lain sebagainya saya punya trik tersendiri, Anda juga bisa menggunakan trik seperti saya agar anda semua tidak tertipu dengan Nokia palsu. Untuk mengetahuinya silahkan baca triknya di bawah ini :
  1. Gunakan kode seperti ini *#2820# Kalau Nokia asli pasti akan keluar alamat addressnya atau permintaan aktifkan bluetooth, kalau handphone tersebut adalah buatan china maka tidak akan ada respone sama sekali.
  2. Lihat pada tampilan menu profil kalau ada menu bluetooth maka handphone tersebut pasti buatan China.
  3. Buka folder foto, kalau nama awal fotonya memakai nama IMG maka handphone tersebut adalah buatan China.
  4. Cek pada konektor baterainya, kalau konektor handphone Nokia asli antara VBAT-BSI-GND ada arusnya semua atau terkoneksi semua. Sedangkan handphone buatan China cuma VBAT dan GND saja yang ada arusnya.
  5. Gunakan kode *#0000# nanti akan tampil serial, tanggal pembuatan, (C), RH atau RM, language. kalau buatan china tidak bakalan keluar tampilan seperti ini.
  6. Cek konektor SIM, kalau konektornya 2 (dua) maka pasti bukan Nokia asli. sepengetahuan saya Nokia asli itu cuma memiliki 1 SIM aktif.
  7. Jika handphone menggunakan touchscreen, bongkar pasang touchsreennya, jika Nokia asli tidak ada permintaan untuk kalibirasi pena, Kalau handphone buatan China maka pasti touchscreennya agak error dan mintak di kalibirasi ulang.
  8. Terakhir buka handphonenya dan lihat CPU-nya kalau pakai MTK maka handphone tersebut pasti bukan Nokia asli.

Semua cara diatas bisa kamu praktekkan semua, trik ini tidak terlalu sulit untuk dilakukan, semoga trik ini bisa membantu Anda dan jangan sampai Anda memilih atau membeli handphone yang kualitasnya buruk. Lebih baik hati-hati daripada Anda penyesalan di kemudian hari. Demikianlah artikel saya kali ini jika Anda berhasil maka handphone yang kamu gunakan saat ini adalah Nokia yang berkualitas bagus.

MENCEGAH KEJAHATAN-KEJAHATAN AKHLAK (8)

Dari Ma’qil bin Yasar r.a., ia berkata ; Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda : “Orang yang diperintah oleh Allah memimpin / menjaga rakyat, lalu ia mati, di waktu itu ia mati sedang menipu rakyatnya, tiada lain kecuali Allah mengharamkan sorga bagi orang itu”. Muttafaq ‘alaih.
--------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jami',  halaman 545-546.

MENDO’AKAN ORANG BERSIN JIKA MEMBACA ALHAMDULILLAH (5)

Abu Musa r.a. berkata : Adanya orang-orang Yahudi suka bersin di muka Nabi s.a.w. karena ingin dido’akan dengan YARHAMUKALLAH, tetapi Rasulullah hanya berkata : YAHDIKUMULLAH WA YUSHLIHU BAA LAKUM. (HR. Abu Dawud dan Attirmidzy).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 53.

Jumat, 20 Juni 2014

Masjid Sunan Kalijaga Kadilangu Demak

Sewaktu Sunan Kalijaga masih hidup, masjid Kadilangu masih berupa Surau kecil. Setelah Sunan Kalijaga wafat dan digantikan oleh puteranya yang bernama Sunan Hadi (putera ketiga). Surau tersebut disempurnakan bangunannya hingga berupa masjid seperti terlihat sekarang ini. Disebutkan di sebuah prasasti yang terdapat di atas pintu masjid sebelah dalam yang berbunyi : "Meniko titi mongso ngadekipun masjid ngadilangu hing dino Ahad Wage tanggal 16 sasi dzul-hijjah tahun tarikh jawi 1456, (ini waktunya berdiri Masjid Kadilangu pada hari Ahad Wage tanggal 16 bulan Dzul-hijjah tahun tarikh Jawa 1456). Tulisan tersebut aslinya bertulisan huruf Arab. Atau Masjid Sunan Kalijaga Kadilangu Demak berdiri sejak 1534 M  Menurut informasinya Masjid Kadilangu ini sudah beberapa kali mengalami perbaikan di beberapa bagian, sehingga banyak bagian bangunannya yang sudah tidak asli, terutama bagian luarnya. (Sunan Kalijaga)
Selain tergolong masjid tua, masjid ini memiliki keunikan yang lain yakni mustaka yang atapnya mirip dengan berbagai masjid lama seperti Masjid Agung Demak, Masjid Agung Kauman Semarang serta banyak lagi, atap limasan itu bersusun dua. Di kubah terpasang pengeras suara yang difungsikan untuk mengumandangkan azan agar terdengar hingga ke pelosok daerah.
Saat masuk ke serambi masjid terdapat dua buah beduk yang berfungsi sebagai penanda masuk waktu shalat. Dari dua beduk itu salah satunya yang berada di sebelah kiri masjid merupakan peninggalan Sunan Kalijaga. Bedug bersejarah itu hingga saat ini masih kuat dan terlihat kokoh. Setelah melihat serambi, di ruangan utama masjid terdapat saka guru atau tiang masjid yang berjumlah empat buah semuanya masih asli dan terbuat dari kayu jati. Begitu pula pintu dan jendela masjid masih utuh dari kayu jati belum diganti. (Suara Merdeka)
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Jauharotun Nafis diketahui bahwa arah kiblat masjid Sunan Kalijaga Kadilangu Demak diketahui kemelencengannya sebesar 8,42 derajat.
Tetapi respon tamir terhadap kemelencengan arah kiblat masjid Sunan Kalijaga Kadilangu Demak kurang, karena menurut pandangan tamir masjid Sunan Kalijaga Kadilangu Demak bahwa ijtihad Sunan Kalijaga dalam menetapkan arah kiblat tidaklah sembarangan, yakni menggunakan laku spiritual yang pasti tepat dan harus diikuti tanpa ada keraguan. Wallahu a’lam bishshowwab.

MENCEGAH KEJAHATAN-KEJAHATAN AKHLAK (7)

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata ; Rasulullah s.a.w. bersabda : “Janganlah kalian berprasangka, karena sangkaan itu percakapan yang paling dusta”. Muttafaq ‘alaih.
------------------------------
Tarjamah BULUGHUL MARAM, Ibnu Hajar Asqalany, Penerbit : PT. Alma’arif Bandung, Cetakan ke tujuh, 1984, Bab Kitabul Jami',  halaman 545.

MENDO’AKAN ORANG BERSIN JIKA MEMBACA ALHAMDULILLAH (4)

Abu Hurairah r.a. berkata : Adanya Rasulullah s.a.w. jika bersin meletakkan tangan atau bajunya atas mulutnya, dan merendahkan suaranya. (HR. Abu Dawud dan Attirmidzy).
----------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN II, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1979, halaman 53.

Kamis, 19 Juni 2014

Logika Kaum Murtad dan Mereka yang Menolak Menunaikan Zakat

Mereka yang enggan menunaikan kewajiban zakat berkata di antara sesama mereka : Kalau kaum Muhajirin dan Ansar sudah berselisih mengenai kedaulatan, dan Rasulullah wafat tidak meninggalkan wasiat siapa yang akan menggantikannya, maka sudah seharusnya kita mempertahankan kemerdekaan kita sendiri justru demi menjaga Islam agama kita. Dan seperti kalangan Muhajirin dan Ansar, kita pun berhak menentukan pilihan siapa yang akan bertindak menggantikan Rasulullah di antara kita. Adapun bahwa kita harus tunduk kepada Abu Bakr atau kepada yang lain, bukanlah itu yang dikehendaki agama, juga Qur’an tidak mengajarkan demikian. Kita wajib taut kepada orang yang kita serahi urusun kita sendiri.
Barangkali mereka yang berpikiran serupa itu masih dapat dimaafkan mengingat Rasulullah sendiri memang mengakui adanya sebagian kekuasaan otonomi pada beberapa daerah Arab dan kabilah itu. Mereka berpikir untuk mengambil kemerdekaan itu sepenuhnya setelah Nabi wafat. Badhan, gubernur Persia di Yaman tetap memegang kekuasaan setelah ia menyatakan dirinya masuk Islam dan meninggalkan agama Majusi. Para amir yang lain, seperti di Bahrain, Hudramaut dan yang lain, dibiarkan dalam kekuasaan masing-masing setelah mereka beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Zakat yang dipungut dari sebagian penduduk daerah itu dibagikan kepada orang-orang miskin di daerah itu juga. Keharusan membayar jizyah yang ditemukan oleh Islam hanya berlaku terhadap Ahli Kitab.
Masyarakat Arab Muslimin seperti penduduk Medinah, kenapa mereka membayar zakat kepada penguasa Medinah! Kenapa mereka tidak mempertahankan hubungannya dengan Medinah dalam arti hubungan kesatuan agama yang tak ada hubungannya dengan kekuasaan politik! Soalnya Medinah sudah lebih dulu mengenal Islam sehingga mereka lebih tahu tentang segala kewajiban dan ajaran-ajaran Islam. Mereka tinggal mengutus orang ke daerah-daerah dan kepada kubilah-kabilah lain untuk mengajarkan agama, seperti dulu dilakukan oleh Rasulullah, sehingga hubungan mereka satu sama lain lebih menyerupai perserikatan antar-umat Islam. Satu sama lain tidak saling dirugikan dan tidak mencari jalan untuk melanggar kemerdekaan pihak lain.
Pikiran ini yang berkecamuk pada sebagian kabilah yang berdekatan dengan Medinah, Mekah dan Ta’if. Sedang penduduk Yaman dan selatan Semenanjung di seberangnya, begitu juga kavasan-kawasan lain yang jauh dari pusat kedudukan Islam, mereka banyak yang menerima Islam sebagai penghormatan saja atas kekuasaan Muhammad yang dalam waktu pendek tersebar luas hingga mencapai perbatasan imperium Rumawi dan Persia. Penyebarannya yang begitu cepat memang sangat mengagumkan. sehingga setiap kabilah itu berturut-turut mengirimkan utusan ke Medinah menyatakan kepada Nabi bahwa mereka dan kabilah-kabilah lain yang tergabung ke dalamnya masuk Islam. Tetapi dengan tersebarnya berita bahwa Nabi wafat, tidak heran jika iman mereka jadi goyah dan mereka berbalik murtad dari agama yang baru saja mereka terima. Juga tidak heran jika mereka kemudian membangkang terhadap agama ini lalu terbawa oleh orang-orang yang mengobarkan fitnah dan api permusuhan atas nama fanatisma dan kecongkakan Arahnya.
-------------------------
ABU BAKR AS-SIDDIQ, Muhammad Husain Haekal, diterbitkan oleh Litera Antar Nusa, Cetakan Keduabelas, Januari 2010, halaman 61 - 62.

Bagaimana Terjadinya Hujan?

Awan terdiri dari titik-titik air kecil dan ringan, hingga melayang di udara. Titik air itu selalu bergerak. Kalau titik-titik air itu bertemu, mereka menggabung dan menjadi lebih besar. Titik-titik air itu pun bertambah berat, dan tak dapat melayang lagi di udara. Lalu jatuh ke bumi berupa hujan. Waktu naik, udara itu menjadi dingin. Semakin tinggi udara itu naik, akan semakin dingin. Semakin dingin udara itu, semakin banyak uap air yang mengembun. Titik-titik air makin lama makin besar, dan akhirnya jatuh menjadi hujan. Itulah sebabnya, di daerah pegunungan banyak turun hujan.
Awan dan hujan terjadi, karena ada udara naik, yang kemudian menjadi dingin. Kadang-kadang udara itu terpaksa naik melewati tempat yang tinggi.
-------------------
Cuaca, Pustaka Dasar, Penerbit PT. Gramedia Jakarta, 1978, halaman 14 - 15.