"Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (QS. al-Buruj (85) : 8)

Selasa, 07 Februari 2012

TOBAT (4)

Abu Musa Al-Asj’ary r.a.: berkata : Bersabda Nabi s.a.w. : ”Sesungguhnya Allah membentangkan tangan rahmat-Nya pada waktu malam supaya bertobat orang yang telah melanggar pada siang hari, juga mengulurkan tangan kemurahan-Nya pada waktu siang, supaya bertobat orang yang berdosa pada waktu malam. Keadaan itu tetap terus hingga matahari terbit dari barat”. (HR Muslim).
------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN I, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1978, halaman 26.

BANGSA YANG PALING PENGECUT

Allah berfirman : (QS. Al-Maidah : 22)
”Mereka berkata, “Hai Musa, sesungguhnya dalam negeri itu ada orang-orang yang gagah perkasa, sesungguhnya kami sekali-kali tidak akan memasukinya sebelum mereka keluar dari padanya. Jika mereka keluar dari padanya, pasti kami akan memasukinya.”

Bangsa Yahudi masa Nabi Musa diperintahkan untuk bermigrasi ke negeri Palestina. Penduduk Palestina pada saat itu adalah orang-orang perkasa dan bersikap totaliter. Palestina pada saat itu dihuni oleh suku Inaq.
Dalam riwayat-riwayat yang tersebar dikalangan bangsa Yahudi diceritakan bahwa penduduk Palestina adalah bagaikan raksasa. Kata mereka , “Mata-mata yang dikirimkan oleh Musa pada penduduk tanah suci di belakang daerah Yordan ada 12 orang, guna memata-matai dan menyebarkan situasi negeri dan penduduk sebelum kaumnya masuk ke sana. Para mata-mata ini kemudian terlihat oleh salah seorang penduduk yang perkasa, lalu menangkap mereka semua dan dimasukkannya ke dalam bajunya.
Pada riwayat lain disebutkan, “Salah seorang mereka ini ketika itu memetik buah. Sewaktu itu ia menangkap salah seorang dari mata-mata tersebut lalu ia masukkan orang tersebut bersama buahnya ke dalam lengan bajunya.
Riwayat ini muncul sebagai cermin dari mental pengecut bangsa Yahudi di dalam menghadapi resiko perjuangan. Untuk memperoleh dalih yang membenarkan sikap pengecut mereka, maka musuhnya digambarkan secara berlebihan sebagai manusia raksasa.
Dalam buku ke empat dari Kitab Taurat disebutkan sebuah penuturan tentang bangsa Palestina sebagai berikut, “Para mata-mata itu memata-matai negeri Kan’an sebagaimana diperintahkan kepada mereka. Ketika mereka kembali, mereka memotong sebatang pohon arak yang menggantung padanya seuntai kurma. Batang pohon ini dipikul oleh dua orang di antara mereka. Di samping itu mereka pun membawa sedikit buah delima dan tin. Mereka berkata kepada Musa yang sedang berada di tengah-tengah tokoh-tokoh Bani Israel “Kami telah sampai di negeri yang tuan kirim kami ke sana. Sungguh di tempat itu banyak sekali susu dan madunya dan ini adalah buahnya. Tetapi bangsa yang mendiami tempat itu gagah-gagah. Kotanya dikelilingi benteng yang hebat sekali. Di sana kami melihat pula Bani ‘Inaq. Dan seterusnya ia berkata , “Kami lihat pula di sana orang-orang raksasa, yakni orang Bani ‘Inaq yang tinggi besar lagi seram. Sehingga kami ini terasa kecil bagai belalang, baik di mata kami sendiri maupun di mata mereka.”
Dalam Taurat pun disebutkan reaksi bangsa Yahudi terhadap perintah Nabi Musa untuk memasuki negeri Palestina. Di sana disebutkan, “Bani Israel mengingat perintah Musa untuk masuk ke Tanah suci itu. Tetapi mereka menangis dan mengharapkan lebih baik mati di negeri Mesir atau di daratan lain”. Mereka berkata , “Untuk apa Tuhan menyuruh datang ke negeri ini, sehingga kami terperangkap di bawah pedang, kemudian istri dan anak-anak kami menjadi barang rampasan. Bukankah lebih baik kita kembali saja ke Mesir ?“
Negeri yang dijanjikan oleh Musa kepada bangsa Yahudi adalah negeri yang subur makmur. Untuk bisa memasuki negeri tersebut Nabi Musa menyuruh mereka agar bersiaga penuh dan siap berperang melawan penduduk negeri tersebut. Tetapi karena mereka dahulunya adalah bangsa yang hidup dalam perbudakan bangsa Mesir dan selalu teraniaya, maka akhirnya mereka menjadi bangsa yang berjiwa lemah, pengecut dan tak pernah berani mengambil resiko. Untuk menutupi sikap pengecutnya mereka mencari dalih, bahwa penduduk negeri Palestina gagah dan perkasa. Karena itu mereka memilih lebih baik kembali ke Mesir. Mereka berkata kepada Musa , “Kami tidak akan mau masuk ke dalam negeri itu selama penduduknya yang gagah perkasa masih ada di sana.”
Ucapan mereka semacam ini adalah penolakan terhadap perintah Nabi Musa dan bukti betapa semangat mereka untuk menjadi manusia merdeka telah menjadi hancur, sehingga lebih baik mereka hidup dalam perbuatan dan kemelaratan daripada menanggung resiko. Bangsa Yahudi yang telah mengalami kebobrokan mental dan sikap pengecut sampai titik serendah ini menyebabkan mereka selalu tampil berlebih-lebihan jika mendapatkan sedikit ruang kebebasan. Karena itu di saat mereka dibebaskan oleh Nabi Musa dari cengkeraman bangsa Mesir mereka tidak mampu hidup secara mulia dan kesatria, bahkan sampai dengan abad kita ini bangsa Yahudi di Israel menjadi bukti dan kebenaran ayat ini.
--------
76 Karakter Yahudi dalam Al-Qur’an karya Syaikh Mustafa Al-Maraghi, penyusun Drs. M. Thalib, Penerbit CV. Pustaka Mantiq Solo, cetakan pertama April 1989, halaman 160 - 163

Senin, 06 Februari 2012

Cara mengatasi virus "runouce.exe" dan "readme.eml"

File yang bernama "runouce.exe" dan "readme.eml" sebenarnya virus bersaudara yang menghancurkan sistem komputer
Virus Runouce.exe dan tersebarnya file readme.eml difolder-folder bikin aku gerah, untungnya aku menemukan cara mengatasinya di http://cyber-4-life.blogspot.com/2011/11/cara-mengatasi-virus-runouceexe-dan.html.
Bagaimana cara menanggulangi virus ini? agar tidak menyebar dan menginfeksi filename.exe anda dan membuat file readme.eml di setiap folder directory anda.

Indikasi virus.
  • di task manager terdapat proses runouce.exe
  • komputer menjadi lambat
  • memori banyak terpakai padahal tidak menjalankan banyak aplikasi
  • muncul file readme.eml di setiap direktori
  • browser tiba-tiba membuka banyak file readme.eml
  • aplikasi dikomputer banyak yang tidak bisa dijalankan.
Penyerangan virus.
  • membuat file readme.eml di dalam direktori
  • menginfeksi .exe
  • merusak browser
Penanggulangan virus
ada banyak cara untuk menanggulangi virus ini :

  1. Dengan cara manual, yaitu masuk ke regedit (start->run [regedit] / ctrl+r [regedit]). cari di registry anda dengan keyword runouce kemudian hapus semua registry anda yang berisikan runouce masuk ke autorun (start->run [msconfig] / ctrl+r [msconfig]) pilih startup kemudian hapus centang yang menjalankan program runouce. restart komputer anda. Dan untuk menghapus file readme.eml masuk ke windows explorer anda kemudian tekan F3 untuk menjalankan pencarian, arahkan pencarian ke my computer, kemudian cari dengan kata kunci *.eml , hapus semua file yang ditemukan oleh pencarian tersebut, kemudian untuk mengembalikan program yang tidak bisa jalan silahkan menginstall ulang program tersebut
  2. Cara yang ke 2 yaitu semi auto, yaitu dengan menggunakan beberapa tool yang lumayan instan. untuk menghapus file runouce.exe silahkan download aplikasi RemoveOnReboot, setelah anda jalankan masuk ke drive c/windows/system32/ cari file runouce.exe , kemudian klik kanan file tersebut dan pilih send to -> RemoveOnReboot, setelah itu coba restart PC anda, untuk menanggulangi file readme.eml bisa menggunakan aplikasi Readme killer , sebelumnya matikan antivirus anda untuk menjalankan aplikasi ini sebab akan terdeteksi sebagai virus, jalankan aplikasi ini, ikuti langkah-langkahnya karena aplikasi ini tergolong mudah sebab berbahasa indonesia. kalau diminta password isi saja dengan [kill] tanpa tanda [], kemudian untuk menyembuhkan aplikasi yang tidak bisa dijalankan silahkan menggunakan antivirus PCMAV, kemudian scan seluruh file yang ada di drive C, kemudian select semua yang terkena virus runouce, pilih cure.  :) selamat mencoba.
  3. Cara yang terakhir alias cara yang automatic, yaitu dengan cara menggunakan antivirus, disini saya sudah menguji beberapa antivirus dan yang terbaik untuk membersihkan virus ini adalah dengan menggunakan Panda Cloud Antivirus, Deep Freeze atau Avast!!. selamat mencoba

Tools :
- Remove On Reboot
- Readme Killer
- PCMAV
- Panda Cloud Antivirus
- Deep freeze full
- Avast!! free Antivirus

Goodluck

SEPUTAR PENDIDIKAN ANAK

Impian untuk mempunyai anak adalah dambaan setiap orang yang telah menikah, sehingga tatkala sebuah rumah tangga belum juga dikaruniai anak maka hidupnya terasa sepi dan hambar, sehingga ditempuhlah segala jalan untuk mendapatkannya, tentunya dengan cara yang halal.
Oleh karena itu, bersyukurlah wahai para suami-istri yang telah dikaruniai anak, baik laki-laki maupun perempuan, karena itu adalah nikmat yang tidak diberikan kepada setiap orang. Dan janganlah anda menyia-nyiakan mereka, berikan hak mereka dan ajarilah mereka pengetahuan agama, sehingga mereka akan menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah dan menjadi tabungan pahala anda di akhirat kelak. Aamiin.

PARA NABI DAN RASUL PUN BERDOA AGAR DIKARUNIAI KETURUNAN YANG BAIK
Karena pentingnya masalah ini para Nabi dan Rasul pun sebagai manusia termulia berdoa kepada Allah supaya dikaruniai anak-anak yang shalih, di antaranya :
1. Nabi Ibrahim a.s., beliau berdoa yang artinya:
“Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shalih” (QS As-Shaaffaat 100)

2 Nabi Zakaria a.s. beliau juga berdoa yang artinya:
“Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS. Ali-‘Imran : 38)

APA YANG HARUS DIAJARKAN KEPADA ANAK SEMENJAK DINI?
1. Memperingatkan dari kesyirikan
Berbicara tentang pendidik anak, maka sebaik-baik metode adalah apa yang telah Allah sebutkan di dalam Al-Quran tentang kisah hamba yang shalih yaitu Luqman kepada putranya (Lihat selengkapnya QS. Luqman: 13 - 49). Di antara point-pointnya yaitu :
Ketahuilah wahai saudaraku bahwa tidaklah suatu larangan, pasti akan membawa kepada kesengsaraan dan kerugian. Diantaranya adalah sirik, yang merupakan dosa yang paling mengerikan, berikut keterangannya:
  • Akan menghapus seluruh amalan (QS. Az-Zumar : 65, Al-An’am : 88, Al-Furqon : 23)
  • Tidak akan diampuni oleh Allah S.W.T., kecuali dengan taubat yang sebenarnya (QS. An-Nisaa’ : 4, HR.Tirmidzi : 3540, lihat As-Shahihah : 127)
  • Menyebabkan pelakunya kekal di neraka (QS. Al-Maidah: 72)
  • Merupakan dosa yang paling besar (HR. Bukhari: 5976, Muslim: 87)
  • Pelakunya merupakan manusia yang paling jelek dipermukaan bumi (QS. Al. Bayyinah : 6 )
  • Akan memecah belah umat (QS. Ar-Rum:31 - 32)
2. Memperingatkan dari sifat sombong
Di antara buruknya sifat sombong adalah sebagai berikut :
  • Allah S.W.T. tidak mencintai orang yang sombong dan mereka tidak akan diajak bicara oleh Allah S.W.T. pada hari kiamat (An-Nahl: 23, HR. Muslim : 107)
  • Mencegah pelakunya masuk ke surga (QS. Al-Qashash : 83, HR. Muslim : 91)
  • Menyebabkan masuk ke neraka (QS. Az-Zumar : 72, Ghafir : 60, HR. Bukhari : 4918, Muslim : 2853, 2846)
  • Menyebabkan turunnya adzah pada pelakunya di dunia (QS. Al-Ankabut : 40. HR. Bukhari: 5789, Muslim: 2088)
3. Mengajari mereka untuk beramal shalih
Yang pertama adalah shalat, kemudian berdakwah menyeru kepada kebaikan dan melarang dari kemungkaran. dan memerintahkan untuk bersabar di dalam hal itu semua yang kesemuannya ini merupakan jalan kemenangan dan keselamatan dari kerugian  di dunia dan di akhirat, Allah S.W.T. berfirman yang artinya :
“Demi masa. Sesungguhnva manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran." (QS. Al-Ashr: 1 - 3)

HAK-HAK ANAK
Di antara hak-hak anak yang wajib kita ditunaikan adalah :
Hak mereka sebelum mereka lahir ke dunia :
  1. Wajib bagi seorang lelaki apabila akan menikah untuk mencari calon istri yang shalihah sehingga nantinya akan menjadi ibu yang baik bagi anak-anaknya. begitu juga bagi seorang wanita hendaknya mencari laki-laki shalih yang baik akhlak dan agamanva, sehingga akan menjadi bapak yang baik bagi anak-anaknya. (lihat: QS. Al Hujuraat : 13, An-Nisa : 34, An-Nur : 26, HR. Bukhari : 5090, Muslim: 1466,1469)
  2. Apabila seorang suami hendak “mendatangi” istrinya, maka berlindunglah kepada Allah s.w.t. dari setan yang terkutuk, dengan doa yang telah diajarkan Rasulullah s.aw. (HR. Bukhari : 6388, Muslim : 1434)

HAK MEREKA SETELAH LAHIR :
  1. Wajib bagi seorang bapak untuk memberikan nama-nama yang baik bagi anak-anaknya, dan apabila mendapati nama yang buruk agar menggantinya, sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Rasulullah s.a.w. Beliau mengubah nama seorang laki-laki yang bernama Hazanun (artinya: sedih) dengan Sahlun (artirnya: mudah) dan juga mengganti nama seorang perempuan ‘Aashiyatun (artinya : perempuan yang beramaksiat) dengan Jamilatun (artinya : perempuan yang cantik).
  2. Memerintahkan mereka shalat apabila sudah berumur tujuh tahun dan memukulnya apabila sudah berumur sepuluh tahun apabila enggan untuk shalat serta memisahkan tempat tidur mereka. (HR. Abu Dawud : 495)
  3. Mendidik mereka dengan aqidah yang benar (QS. At-Tahrim: 6). Ketahuilah wahai para bapak! Sesungguhnya pendidikan aqidah yang benar sangatlah penting karena dengannya seorang akan selamat dari azab Allah S.W.T. yang pedih. Karena begitu pentingnya pendidikan aqidah tersebut, sampai-sampai Nabi Yaqub a.s. ketika menjelang wafatnya tidak bosan-bosannya untuk mengajari anaknya dengan aqidah yang benar dengan mengatakan, “Apa yang kalian sembah sepeninggalku? Mereka menjawab, “Kami akan menyembah Rabb-mu dan Rabb nenek moyangmu Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya (QS. Al-Baqarah : 133)
  4. Mengajari mereka adab dan akhlak yang terpuji, seperti adab meminta izin (QS. An-Nur : 58 – 59), adab makan (HR. BUkhari : 5376, Muslim : 2022, tidak sombong dan membanggakan diri (QS. Luqman: 18), dan lain sebagainya

KESALAHAN-KESALAHAN DALAM MENDIDIK ANAK
Di antara kesalahan-kesalahan yang sering terjadi adalah:
  1. Sebelum menikah ia lalai dan mencari wanita yang shalihah.
  2. Menanamkan di hati anak agar mengedepankan kecintaan kepada orang tua atau orang lain daripada kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya
  3. Memberi tauladan yang jelek dan jauh dari manhaj Islam serta kering dari nilai sunnah Nabi.
  4. Tidak berkesesuaian antara ucapan dan perbuatan ketika mendidik mereka.
  5. Berdusta kepada anak dengan tujuan bergurau atau menipu untuk memotivasi mereka agar berbuat kebajikan
  6. Memperdengarkan kepada anak berbagai celaan dan perkataan yang tabu
  7. Tidak adil dan pilih kasih terhadap anak-anaknya
  8. Tidak memberikan pendidikan tentang adab makan.
  9. Mengabaikan anak dari keharusan untuk minta izin (terutama tatkala masuk kamar orang tua pada waktu istirahat)

PENUTUP
Sebagai kata penutup, kami sebutkan sabda Rasulullah s.a.w. tentang keutamaan mempunyai anak perempuan. Agar tidak ada orang yang bersedih dengan kelahiran mereka, sebagaimana bersedihnya kaum Jahiliyyah dahulu. Yaitu “Barang siapa yang mempunyai tiga anak perempuan kemudian dia sabar atasnya, memberi makan, minum, dan pakaian pada mereka dari kekayaannya, niscaya mereka akan menjadi hijab (penghalang) dari neraka.” (HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad : 76)
Demikianlah yang dapat kami sampaikan dalam pembahasan ini, semoga dapat memberikan pencerahan bagi seluruh pembaca dan lebih khusus bagi para orang tua. Aamiin.
--------------------------------------
SEPUTAR PENDIDIKAN ANAK, Abu’Imran, Buletin Al-Furqon, Tahun ke-6 Vol 9 No.2

TOBAT (3)

Anas bin Malik r.a. berkata: Bersabda Rasulullah s.a.w.: Sesungguhnya Allah lebih suka menerima tobat seorang hamba-Nya, melebihi dari kesenangan seseorang yang menemukan kembali dengan tiba-tiba, untanya yang telah hilang daripadanya di tengah hutan. (HR. Buchary dan Muslim).

Dalam riwayat Muslim: Sungguh Allah lebih suka menerima tobat seseorang hamba-Nya, melebihi dari kesenangan orang yang berkendaraan di hutan, kemudian hilang daripadanya, sedang kendaraan itu penuh membawa bekal makanan dan minumannya, sehingga ia patah harapan untuk mendapatkannya kembali, lalu Ia duduk di bawah pohon dengan kecewa dan putus asa; tiba-tiba ketika ia bangun dari tidurnya, kendaraannya telah ada kembali di depannya lengkap dengan bekalnya, maka segera ia pegang kendalinya sambil berkata: ”Ya Allah Engkau hambaku, dan Aku Tuhanmu. Terlanjur (keliru) lidahnya karena sangat gembira. Ia akan berkata: ”Ya Allah Engkau Tuhanku dan Aku hamba-Mu. Tetapi terbalik lidahnya sebagaimana diatas itu. Maka Allah lebih gembira menerima tobat seorang hamba-Nya melebihi kegembiraan orang yang menemukan kembali harapannya itu.
------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN I, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1978, halaman 25-26.

BANGSA YANG MENGAKU MENJADI ANAK TUHAN DAN KEKASIHNYA

Allah berfirman : (QS. Al-Maidah : 18)
”Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan, “Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya” Katakanlah, ”Ttetapi mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?” (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni siapa saja yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa saja yang didikehendaki-Nya. Dan kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya. Dan kepada Allahlah tempat kembali.”

Dalam Injil Matius Nabi Isa as. pernah bersabda kepada murid-rnuridnya : “Berbahagialah orang-orang yang berbuat baik, karena mereka ini adalah anak-anak Tuhan”.
Sabda Nabi Isa ini sebenarnya adalah merupakan ungkapan kiasan, yaitu kata “anak-anak Tuhan” dipakai sebagai pengertian “kekasih Tuhan”. Karena mereka yang berbuat kebaikan mendapatkan rahmat dan kasih sayang Tuhan. Namun bangsa Yahudi khususnya, dan Ahli Kitab pada umumnya menggunakan sabda Nabi Isa ini sebagai dalih, bahwa mereka Sebagai anak-anak Tuhan.
Pengakuan bangsa Yahudi dan Nusrani yang diri mereka sebagai anak-anak Tuhan dan kekasih-Nya, oleh Allah diminta untuk membuktikan kebenarannya. Oleh karena itu di dalam ayat ini Allah mengajukan pertanyaan, “Mengapa kamu mendapat siksa dan hukuman karena dosa kamu di dunia ini ?“
Sejarah bangsa Yahudi membuktikan, bahwa Haekal Sulaiman (Istana Nabi Sulaiman) yang menjadi pujaan bangsa Yahudi dapat dihancurkan oleh bangsa Romawi dan mereka kemudian menjadi bangsa yang dijajah oleh bangsa asing ini. Kerajaan Yahudi yang begitu jaya, mengapa menjadi hancur binasa karena serbuan bangsa Romawi ? Bangsa Yahudi yang mengaku menjadi anak-anak Tuhan diminta oleh Allah untuk membuktikan sampai dimana kebencian mereka itu. Sebab seorang bapak yang baik tentu tidak akan menyiksa dan menghukum anaknya sehingga mengalami kehuncuran dan nasib malang. Adanya bukti sejarah mengenai kehancuran kerajaan bangsa Yaliudi dan porak-porandanya Haekal Sulaiman membuktikan kebohongan pengakuan mereka.
Ayat ini menegaskan bangsa Yahudi sama dengan manusia lain. Kepada mereka berlaku secara mutlak segala sunnatullah. Sebagaimana manusia pada umumnya, kalau berbuat dosa mendapat hukuman dari Allah, maka bangsa Yahudi pun begitu juga. Allah, Sang Maha Pencipta, secara mutlak berkuasa mengatur segalanya sejalan dengan ilmu-Nya, hikmah-Nya, keadilan-Nya dan rahmat-Nya. Semua manusia adalah hamba-Nya dan tak ada seorang pun yang menjadi anak laki-laki atau perempuan-Nya
Bangsa Yahudi dengan menyalahgunakan kelebihan karunia pada mereka di atas bangsa-bangsa lain, membentuk anggapan palsu sebagai bangsa pilihan Tuhan. Karena itu mereka menganggap bangsa lain tidak berhak menuntut persamaan derajat dengan mereka, sekalipun iman dan amal perbuatan mereka jauh lebih baik. Bangsa Yahudi merasa tidak patut beriman kepada Muhammad yang keturunan Arab itu. Sebab bangsa Arab tidak semulia bangsa Israel. Mereka beranggapan bangsa yang mulia tidak patut menjadi pengikut bangsa yang lebih rendah.
Nabi saw. memerangi tipu daya bangsa Yahudi dengan gigih. Namun bangsa Yahudi selalu saja menolak setiap kebenaran yang ditampilkan Rasulullah saw. Misalnya Nabi mengajarkan bahwa hanya dengan iman dan amal shaleh seseorang dapat menjadi hamba yang dicintai Allah. Tetapi bangsa Yahudi tetap bersikeras bahwa hanya merekalah yang bisa menjadi kekasih Tuhan, sekalipun mereka berbuat dosa sebesar apapun. Bahkan mereka tidak merasakan perlu adanya syari’at baru yang memperbaiki agama mereka yang sudah begitu bobrok. Sebab bagi mereka keyahudian itulah satu-satunya jaminan memperoleh jalan kebenaran. Maka tidaklah heran kalau kita menyaksikan bangsa Yahudi berani melakukan kejahatan apapun di dunia ini terhadap manusia lain di luar bangsa Yahudi.
--------
76 Karakter Yahudi dalam Al-Qur’an karya Syaikh Mustafa Al-Maraghi, penyusun Drs. M. Thalib, Penerbit CV. Pustaka Mantiq Solo, cetakan pertama April 1989, halaman 157 - 160

Kamis, 02 Februari 2012

TOBAT (2)

Al-Agharr bin Jasar Al-Muz ny r.a. berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda: Hai sekalian manusia, bertobatlah kamu kepada ALlah, dan Istighfarlah (mintalah ampun) kepadaNya, maka sungguh saya bertobat Istighfar tiap hari seratus kali. (HR. Muslim).

Demikianlah tuntunan Rasulullah s.a.w. kepada kita ummat Islam yang percaya kepada ajaran dan tuntunan-Nya, sebab istighfar itu bagi manusia merupakan suatu alat yang terbaik untuk taqarrub mendekat kepada Allah, sebab di situ ada pengertian pengakuan sebagai hamba yang lemah, disamping pengakuan terhadap kebesaran Allah dan kekuasaan-Nya yang mutlak tidak terbatas.
------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN I, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1978, halaman 24-25.

KIRAMAN KATIBIN

Diriwayatkan, bahwa setiap manusia senantiasa disertai dua malaikat. Salah satu dari keduanya berada disebelah kanannya, menulis segala kebaikan tanpa persaksian yang lainnya. Dan yang satunya berada disebelah kirinya untuk menulis kejelekan-kejelekan. Ia belum menulisnya kecuali dengan disaksikan sahabatnya yang satu.
Jika manusia itu duduk, salah satu dari keduanya berada disebelah kanannya dan yang lain berada disebelah kirinya.
Apabila manusia itu berjalan, maka malaikat yang satu berada disamping kepalanya dan yang lain disebelah kedua kakinya.
Dalam riwayat yang lain ada 5 malaikat, dua malaikat dimalam hari dan dua malaikat disiang hari, dan seorang malaikat tidak memisahkan dalam satu waktu dari waktu-waktu, dan itulah sebagaimana -yang difirmankan Allah swt.
Artinya:
“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, dimuka dan dibelakangnya”. (QS. Ar-Ra’d : 11).

Yang dimaksud “minal mu’aqqabaat” adalah malaikat-malaikat malam dan siang dimana mereka menjaganya dari golongan jin-jin, manusia-manusia dan syetan-syetan. Adapun dua malaikat itu menulis kebaikan-kebaikan dan kejelekan-kejelekan diantara kedua belikatnya. Adapun pulpen bagi keduanya adalah lisannya, tempat tintanya adalah mulutnya, tintanya adalah ludahnya. Keduanya menulis (mencatat) amal-amal manusia sampai matinya.
Telah diriwayatkan : “Bahwa malaikat yang berada di kanan itu lebih dipercaya dari sahabat yang di kiri. Apabila seorang hamba melakukan kejelekan, dimana malaikát yang sebelah kiri akan menulisnya ia berkata lebih dahulu (minta pertimbangan) kepada sahabat di sebelah kanan. Lalu malaikat yang sebelah kanan itu berkata kepadanya: “Biarkanlah !“ Malaikat yang satu membiarkan sampai 7 jam lamanya. Jika seorang hamba itu bertaubat (mohon ampun) kepada Allah maka tak usah ditulis. Dan jika tidak bertaubat kepada Allah maka tulislah satu kejelekan.
Maka apabila seorang hamba telah dicabut dan diletakkan dalam kuburnya, lalu berkatalah kedua malai‘kat : “Ya Allah, kami serahkan kepada-Mu akan hamba-Mu yang kami menulis amalnya, dan kami telah mencabut nyawanya. Maka perkenankanlah kami untuk naik kelangit.
Allah memberi jawaban : “Langit sudah penuh malaikat-malaikat yang sama bertasbih”. Maka kembalilah kedua malaikat, dan bertasbihlah kepada-Ku diatas kubur hamba-Ku. Dan bertakbir serta bertahlillah keduanya dan menulis hal itu kepada hamba-Ku, sampai Aku membangunkan dari kuburnya”.
Allah berkata : Kiraman Katibin. Disebut demikian karena mereka sewaktu menulis kebaikan lalu mereka naik kelangit membawa kebaikan itu dan menyerahkannya kepada Allah.
Mereka menyaksikan hal itu sambil mengatakan “Sesungguhnya hamba-Mu Fulan ....... berbuat kebaikan seperti ini. Dan jika mereka menulis kejelekan seorang hamba, mereka naik kelangit membawa serta menyerahkannya dengan perasaan rikuh dan sedih.
Maka berkatalah Allah “Wahai Kiraman Katibin. apakah yang telah diperbuat hamba-KU ?“. Mereka sama diam, sehingga Allah bertanya lagi sampai. dua dan tiga kali. Kemudian mereka menjawab : “Ya Tuhan kami Engkaulah Zat yang menutupi segala cacat, dan Engkau memerintahkan hamba-Mu untuk menutupi segala cacat mereka, karena mereka setiap hari membaca Kitab Suci-Mu dan mereka sama mengharapkan penutup kami mereka sama mengucapkan :
Artinya:
“Yang mulia (disisi Allah) dan yang mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu). Mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al-Infithar: 11 - 12)
Maka kami menutupi segala cacat mereka, dan Engkaulah Zat yang Maha Mengetahui segala cacat.
Demikianlah mereka disebut KIRAMAN KATIBIN.
------------
BERITA GHAIB dan ALAM AKHERAT, M. Ali Chasan Umar, Penerbit CV. Toha Putra Semarang, Cetakan pertama 1978, halaman 74-76

Rabu, 01 Februari 2012

TOBAT (1)

Abu Hurairah r.a. berkata: Saya telah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: Demi Allah, sesungguhnya saya membaca Istighfar (minta ampun) dan bertobat kepada Allah tiap hari lebih dari tujuh puluh kali. (HR. Buchary).
------------------
Tarjamah RIADHUS SHALIHIN I, Salim Bahreisy, Penerbit PT Alma’arif Bandung, Cetakan keempat 1978, halaman 24.

JAWABAN PERTANYAAN MUNKAR DAN NAKIR

Disebutkan dalam Hadits, tatkala mayat diletakkan dalam kubur, maka datanglah dua malaikat yang hitam-hitam dan sama melerokkan kedua matanya, suaranya seperti guntur, penglihatannya seperti petir yang menyambar dan dapat membakar bumi, keduanya bersiung dan mendatangi mayat disekitar kepalanya.
Maka berkatalah shalat, janganlah engkau berdua mendatangi mayat disekitarku, sebab tidak sedikit shalat yang dilakukan setiap siang dan malam karena takut dari tempat ini. Kemudian kedua malaikat mendatangi mayat disekitar kedua kakinya. Kedua kaki itu berkata : ”Janganlah kamu berdua mendatangi mayat disekitar kami, sebab ia beserta kami berjalan untuk berjamaah karena takut dari tempat ini. Lalu keduanya mendatangi disebelah kanannya sambil berkata, shadaqah jangan engkau datangkan kepadanya disekitarnya kepadaku, sesungguhnya ia bersedekah karena takut dari tempat ini. Lantas keduanya mendatangi mayat disebelah kirinya, puasanya mengatakan : janganlah kamu berdua mendatangkan kepadanya disekitarku, sebab Ia letih dan dahaga karena takut dari tempat ini.
Kemudian mayat bangun seperti bangunnya orang dari tidur, sambil berkata : “Hendak apa engkau berdua datang kepadaku ?”.
Kedua malaikat menjawab : “Kami bermaksud kepadamu tentang tauhid kepada Allah Ta’ala”. Lalu mayat mengucapkan: “ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLALLAAH = Aku bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah”.
Kedua malaikat bertanya “Bagaimana kamu mengucapkan hak Muhammad saw. ?” Maka mayat mengucapkan : ”WAASYHADU ANNA MUHAMMADAN RASUULULLAAH = Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah pesuruh Allah.
Kemudian kedua malaikat mengatakan : “Engkau hidup mu’min dan mati mu’min pula”.
Adapun hikmahnya pertanyaan kedua malaikat, bahwasanya malaikat diciptakan pada anak turun Adam as., sekiranya mereka sama berkata
Artinya:
Mereka berkata : “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) dibumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya”. (QS. Al-Baqarah : 30).

Sebab tatkala itu Allah swt. Berfirman :
Artinya
“Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi”. (QS. Al-Baqarah : 30).

Maka Allah menolak mereka karena ucapan mereka itu, dengan Firman-Nya
Artinya:
“Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”. (QS. Al-Baqarah: 30).

Maka Allah mengutus dua malaikat itu untuk datang kekubur orang mu’min untuk menanya “MAN RABBUKA” = Siapa Tuhanmu dan seterusnya”.
Adapun Allah memerintahkan keduanya adalah untuk menjadi saksi seorang hamba yang mu’min, sewaktu ia mendengar jawaban hamba itu. Sebab sedikitnya saksi harus terdiri dari dua orang.
Kemudian Allah berkata : “Wahai malaikat-KU, Aku telah mengambil ruhnya dan telah Aku tinggalkan hartanya buat orang lain dan isterinya dalam tempat yang lain, jariyahnya untuk orang lain, dan kekikirannya juga untuk yang lain.
Lalu kedua malaikat itu bertanya kepada seorang hamba didalam bumi (kubur), ia tidak rela kecuali dari Akü, ia tak dapat menjawab sesuatupun kecuali dari Aku. Maka ia berkata : Allah Ta’ala adalah Tuhanku, Muhammad adalah Nabiku, Islam adalah agamaku.
“Apakah kalian tidak mengetahui bahwa Aku lebih mengetahui dari segala apa yang kamu kalian tidak mengetahui”.
Demikianlah sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran.
------------
BERITA GHAIB dan ALAM AKHERAT, M. Ali Chasan Umar, Penerbit CV. Toha Putra Semarang, Cetakan pertama 1978, halaman 71-73

BANGSA YANG DIHARAMKAN ALLAH MEMAKAN MAKANAN YANG BAIK

Allah berfirman : (QS. An-Nisa : 160)
“Maka karena kedzalimannya, orang-orang Yahudi Kami haramkan kepada mereka (memakan makanan) yang baik-baik (yang telah) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah.”

Kedzaliman yang pada umumnya dilakukan oleh bangsa Yahudi ialah memakan riba dari harta orang lain dengan jalan bathil. Jalan bathil yang mereka lakukan itu antara lain : korupsi, khianat, berbuat dosa, berbuat jahat dan lain-lain. Karena kedzaliman inilah, semakin hari makanan yang semula halal kemudian diharamkan kepada mereka. Setiap kali mereka melakukan perbuatan dosa, lalu pada mereka diharamkan jenis makanan halal tertentu. Walaupun sudah diberi hukuman semacam ini, bangsa Yahudi pandai mencari dalih kebohongan, yaitu mereka mengatakan : “Kami bukanlah manusia pertama yang dilarang memakan barang semacam ini. Tetapi hal ini sudah diharamkan semenjak zaman Nabi Nuh dan Ibrahim”. Perkataan mereka ini dibantah oleh Allah di dalam surat Ali-Imran ayat 93.
Makan-makanan halal yang diharamkan kepada bangsa Yahudi sebagai hukuman itu di antaranya tersebut pada Surat Al-An’am ayat 146. Di dalam ayat ini secara umum disebutkan makanan yang diharamkan kepada mereka, sebagai hukuman atas kedzaliman mereka.
Perbuatan dzalim apapun bentuknya menyebabkan gangguan kehidupan masyarakat, merusak kesejahteraan sosial dan melemahkan kekuatan masyarakat itu sendiri.
Bangsa Yahudi gemar melakukan kedurhakaan yang menyebabkan dirinya sendiri dan orang lain tidak mentaati Allah. Di masa Musa mereka berkali-kali melakukan perlawanan ataupun penolakan terhadap perintah-perintah beliau. Begitu pula bangsa Yahudi senang merintangi orang lain berbakti kepada Allah dengan jalan membikin contoh tidak baik di tengah masyarakat atau mengajak masyarakat itu sendiri berbuat durhaka. Tingkah laku Yahudi semacam inilah yang dinamakan dzalim, sehingga mereka diharamkan memakan makanan yang baik.
--------
76 Karakter Yahudi dalam Al-Qur’an karya Syaikh Mustafa Al-Maraghi, penyusun Drs. M. Thalib, Penerbit CV. Pustaka Mantiq Solo, cetakan pertama April 1989, halaman 156 - 157